Tiga Poin Krusial: Pengendalian inflasi, Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Sinergi Pusat dan Daerah Dibahas dalam “Economic Leadership for Regional Government Leaders”

JurnalKota.net – JAKARTA – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Acara Economic Leadership for Regional Government Leaders (REL) Angkatan IX Tahun 2025 yang digelar Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Pertemuan ini menekankan pentingnya tiga poin krusial, yaitu pengendalian inflasi, peningkatan digitalisasi sistem pembayaran, dan sinergi kebijakan antara pusat dan daerah. Seluruhnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kegiatan yang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi melalui Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah dalam Mendukung Program Asta Cita” ini berlangsung di Ruang Chandra, Gedung BI, Jakarta Pusat.

Selain Gubernur Mirza, hadir pula Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Kepala Perwakilan BI Lampung Bimo Epyanto, serta sejumlah kepala daerah dan ketua DPRD dari berbagai provinsi.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Deputi Gubernur BI Juda Agung menyoroti tiga poin krusial, yaitu pengendalian inflasi, peningkatan digitalisasi sistem pembayaran, dan sinergi kebijakan antara pusat dan daerah. Ia menegaskan, ketiga hal tersebut menjadi kunci untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menegaskan bahwa keberhasilan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sangat bergantung pada sinkronisasi, sinergitas, dan akselerasi antara pemerintah pusat dan daerah. Sementara itu, Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Haryono menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kepemimpinan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ekonomi yang semakin kompleks.

Gubernur Mirza menyampaikan, partisipasi aktif para pemimpin daerah diharapkan dapat memperkuat peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian. Ia menambahkan, langkah ini juga penting untuk mendorong pemerataan pembangunan, termasuk di Provinsi Lampung.*

Pemprov Lampung Perkuat Nilai Tambah Produk Pangan, Perpadi Lampung Dukung Pencegahan Pengiriman Gabah Keluar Daerah

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat nilai tambah (value-added) produk pangan terutama beras dengan mencegah pengiriman gabah keluar daerah.

Seperti diketahui, sejak Mei hingga Agustus 2025, Satpol PP Provinsi Lampung bersama instansi terkait telah memutar balik sedikitnya 15 kendaraan pengangkut gabah di Pelabuhan Bakauheni.

Total muatan yang berhasil diamankan mencapai lebih dari 128 ton gabah, yang rencananya dikirim ke Banten, Jawa Barat dan Indramayu. Langkah ini diharapkan mampu menjaga agar gabah Lampung tetap diolah di dalam daerah, sehingga nilai tambah ekonomi, ketersediaan beras, serta stabilitas harga bagi masyarakat dapat terjamin.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, yang ditemui setelah Rapat Pembahasan Pengawasan Gabah di Provinsi Lampung, Senin (15/9/2025), menegaskan bahwa pemerintah mendorong hilirisasi dilakukan di daerah agar nilai tambah lebih banyak dinikmati oleh petani.

“Hilirisasi ini bila dilakukan di daerah itu akan menjadikan nilai tambah bagi petani. Added value itu bisa mendapatkan nilai tambah untuk mendukung kesejahteraan petani. Itu kenapa dari proses hulu-hilir ini dijaga di daerah,” jelasnya.

Menurut Mulyadi, Lampung sebagai lumbung pangan nasional menargetkan capaian gabah kering panen sebesar 3,5 juta ton pada 2025. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah melalui Satpol PP, Dinas terkait, hingga Bulog akan diperkuat untuk mengawasi agar gabah tidak keluar Lampung sebelum diproses.

“Itu penting, karena beras ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Tujuan pemerintah adalah untuk menjamin terhadap kesejahteraan masyarakat. Ini lebih penting,” tegasnya.

Mulyadi juga menyampaikan bahwa sudah menyerap 111 persen dari target, yakni sebanyak 171 ribu ton gabah.

Gabah yang belum terserap akan tetap ditampung melalui skema kemitraan Bulog dengan mitranya sesuai dengan Harga Pokok Penjualan (HPP) Rp6.500.

Sementara itu, dukungan penuh datang dari Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi). Haris Dianto pengurus Perpadi menegaskan pihaknya sangat mendukung langkah pemerintah memutarbalikkan kendaraan yang membawa gabah keluar Lampung.
“Sangat mendukung. Kalau dari Perpadi sih sangat mendukung sekali. Kalau diputar-balik, karena kan itu penegakan perda. Perpadi kan hanya bisa mendukung saja,” tegasnya.

Menurutnya, jika gabah terus mengalir keluar daerah dengan harga tinggi, maka berpotensi mendorong lonjakan harga beras di dalam negeri.

Haris juga menekankan bahwa keberadaan penggilingan padi di Lampung sangat strategis.

Ia menilai selain menjaga pasokan beras, penggilingan juga menyerap tenaga kerja lokal dan menghasilkan produk turunan yang bermanfaat.

“Gabah kalau nggak digiling oleh penggilingan padi, mana bisa jadi beras ? Nah ini pentingnya penggilingan-penggilingan padi. Hasil gilingnya bisa dimanfaatkan di Lampung, diproses di Lampung, kemudian hasil berasnya boleh keluar Lampung. Kalau hasil berasnya pasar bebas ke mana saja, mau keluar negeri pun boleh,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah pemerintah saat ini patut diapresiasi karena mampu melibatkan Perpadi sebagai mitra strategis.

“Alhamdulillah saya terima kasih. Penggilingan padi ini menjadi suatu ikon yang memang betul-betul harus bersinergi bersama pemerintah, diperhatikan, karena memang sangat strategis,” pungkasnya

Dengan kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha, diharapkan distribusi gabah tetap terkendali, harga beras lebih stabil, dan kesejahteraan petani serta masyarakat Lampung dapat terjamin.*

Polsek Pesisir Selatan Berikan Edukasi Bahaya Kenakalan Remaja dan Bullying di Lingkungan Sekolah

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Polsek Pesisir Selatan melaksanakan kegiatan edukasi tentang bahaya kenakalan remaja dan bullying kepada para siswa-siswi SMAN 1 Pesisir Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 15 September 2025 di lapangan sekolah setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Samapta Polsek Pesisir Selatan IPDA M.Farid S.H., M.H, berkesempatan menjadi inspektur upacara pada pelaksanaan upacara bendera rutin hari Senin. Pada amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga sikap dan perilaku, serta menjauhi hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pesisir Selatan AKP Juni Rosiwan, S.Sos., mengatakan bahwa kenakalan remaja dan tindakan bullying dapat berdampak serius terhadap masa depan siswa, baik dari sisi pendidikan, psikologis, maupun sosial. Oleh karena itu, siswa diimbau untuk lebih bijak dalam bergaul, saling menghargai, serta menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

“Bullying maupun perilaku menyimpang lainnya tidak hanya merugikan korban, tetapi juga merusak lingkungan sekolah dan mencoreng masa depan pelaku. Kami berharap para siswa mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar AKP Juni Rosiwan.

Kegiatan edukasi ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Pesisir Selatan menyampaikan terima kasih kepada Polsek Pesisir Selatan atas perhatian dan kepeduliannya dalam memberikan pembinaan kepada para siswa, sehingga mereka dapat lebih memahami bahaya kenakalan remaja dan bullying.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk berprestasi, menjaga pergaulan yang sehat, serta menjauhi perilaku yang dapat merugikan masa depan.*

Pemprov Lampung Bersama Bakrie Amanah Siap “All Out” Kelola Masjid Al-Bakrie Dengan Baik, Bersih, Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung bersama Bakrie Amanah akan selalu hadir secara all out untuk memastikan pengelolaan yang baik dari sisi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang berkunjung ke Masjid Al-Bakrie.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat memimpin Rapat Pembahasan Kebersihan dan Keamanan Masjid Raya Al-Bakrie, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Lampung, Senin (15/9/2025).

“Pemprov harus hadir secara all out untuk memastikan pengelolaan yang baik dari sisi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang berkunjung ke Masjid Al-Bakrie,” ujar Marindo.

Sejak diresmikan pada 12 September 2025, Masjid Raya Al-Bakrie yang berlokasi di Pusat Kota Bandarlampung ini menjadi landmark baru dan menarik minat besar dari masyarakat, tidak hanya dari dalam kota tetapi juga dari luar daerah.

Menurutnya, animo masyarakat yang tinggi, ini harus dibarengi dengan pengelolaan yang optimal agar masjid tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bersahabat bagi semua kalangan.

“Banyak masyarakat dari luar Bandarlampung ingin berkunjung ke masjid ini. Kita harus memastikan bahwa lingkungan masjid bersih dan aman, baik di dalam maupun di luar area,” katanya.

Marindo melanjutkan Pemprov Lampung akan menempatkan personel Satpol PP secara rutin guna memastikan keamanan dan ketertiban lingkungan masjid tetap terjaga.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, khususnya pada malam hari atau akhir pekan, Pemprov juga akan menyusun skema lalu lintas untuk menghindari kemacetan di sekitar area masjid.

“Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kemacetan serta memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi masyarakat yang datang beribadah maupun beraktivitas sosial,” katanya.

Tak hanya sebagai tempat ibadah, Masjid Raya Al-Bakrie juga dirancang sebagai pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial-ekonomi.

Masjid ini dilengkapi dengan ballroom serbaguna, ruang terbuka hijau, taman bermain yang ramah keluarga, serta lebih dari 70 gerai UMKM yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Di pelataran ruang terbuka, masyarakat dapat bersantai dan menikmati suasana religius sekaligus kekeluargaan.

Marindo menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban di Masjid Raya Al-Bakrie merupakan bagian dari komitmen Pemprov Lampung dalam menghadirkan ruang publik keagamaan yang representatif dan terawat.

Ia turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat masjid kebanggaan masyarakat Lampung tersebut.

“Masjid ini harus menjadi tempat yang inklusif, terbuka, dan nyaman untuk seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.*

Parkir Gratis ala Bojonegoro, Mungkinkah Diterapkan di Kota Bandar Lampung?

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Video yang beredar tentang Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang memberlakukan parkir gratis untuk kendaraan berplat Bojonegoro mengundang perhatian publik. Kebijakan tersebut dinilai progresif karena memberi keringanan bagi warga lokal dan sekaligus menekan praktik parkir liar yang kerap meresahkan.

Pertanyaannya, mungkinkah hal serupa diterapkan di Bandar Lampung?

Kita tahu, problem parkir di Bandar Lampung sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Selain pungutan liar yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, sistem retribusi parkir juga sering dianggap tidak transparan. Banyak pengendara merasa tidak mendapatkan kepastian, apakah biaya parkir yang mereka bayarkan benar-benar masuk ke kas daerah atau justru hanya menjadi keuntungan segelintir orang.

Kebijakan parkir gratis khusus untuk plat daerah bisa menjadi langkah berani Pemkot Bandar Lampung untuk menata perparkiran. Dengan sistem digitalisasi, retribusi bisa difokuskan hanya pada kendaraan dari luar daerah, sementara kendaraan plat BE mendapat fasilitas parkir gratis. Dampaknya, warga merasa dihargai, PAD tetap masuk dari kendaraan pendatang, dan yang terpenting: ruang untuk praktik parkir liar semakin sempit.

Namun tentu saja, kebijakan ini tidak bisa diadopsi mentah-mentah. Harus ada kajian matang terkait potensi kehilangan pendapatan daerah serta kesiapan regulasi. Pemerintah Kota Bandar Lampung mesti berani melakukan reformasi manajemen parkir dengan memprioritaskan transparansi dan pengawasan ketat.

Karena sejatinya, parkir bukan hanya soal pungutan. Ia adalah cermin tata kelola kota. Jika parkir saja masih semrawut, bagaimana masyarakat bisa percaya pada keseriusan pemerintah dalam mengatur sektor lain yang lebih kompleks?

Kita berharap, keberanian Bojonegoro bisa menjadi inspirasi. Sudah saatnya Bandar Lampung berbenah dan menunjukkan keberpihakan nyata pada warganya, bukan pada kepentingan jangka pendek oknum-oknum parkir liar.*

Lampung Kembali Raih Predikat Provinsi Layak Anak, Bukti Kepedulian untuk Masa Depan Anak-Anak

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Lukman Pura memimpin Apel Mingguan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, bertempat di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Senin (15/09/2025).

Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Lukman Pura, menyampaikan bahwa Provinsi Lampung kembali meraih penghargaan “Provinsi Layak Anak (PROVILA)” dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Ini merupakan kali ketiga bagi Lampung, bersama 12 provinsi lainnya.

Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti sinergi luar biasa antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Gubernur menekankan bahwa penghargaan tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk terus melindungi, menjamin hak, dan memenuhi kebutuhan anak-anak di Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadikan keberhasilan ini sebagai motivasi dan kepedulian. Tujuannya agar Lampung tidak hanya mempertahankan predikat Provinsi Layak Anak, tetapi juga menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh anak.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Mari kita jaga bersama hak-hak mereka yang meliputi Hak Hidup, Tumbuh Kembang, Perlindungan, dan Partisipasi,” ujar Gubernur.

Sebagai komitmen nyata, Pemerintah Provinsi Lampung memiliki layanan khusus yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, yaitu Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dan Tempat Penitipan Anak (TPA) Pinggungan Sebuai.

PUSPAGA merupakan layanan berbasis masyarakat yang disediakan gratis sebagai wadah pembelajaran, edukasi, dan konseling bagi keluarga, yang ditangani oleh tenaga ahli seperti konselor dan psikolog.

Sementara itu, TPA Pinggungan Sebuai adalah tempat penitipan anak sekaligus taman asuh yang dirancang dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan mereka. Kedua fasilitas ini dapat diakses selama hari kerja di Gedung Pinggungan Sebuai, Jalan WR. Mongonsidi No. 69, Teluk Betung.*

Perkuat Solidaritas dan Kebersamaan, Komitmen PSMTI dalam membangun Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Lampung ke-V Tahun 2025 bertempat di Radisson Hotel Lantai V Meeting Room, Minggu (14/09/2025).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya musyawarah ini.

“Ini menjadi momentum dan ajang untuk memperkuat, memperkokoh solidaritas komitmen dan menumbuhkan kembali peran sosial PSMTI dalam membangun Lampung dan juga kota Bandar Lampung dengan tema Harmoni dalam kebersamaan,” ucapnya.

Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut juga menyoroti keberagaman budaya yang ada di Provinsi Lampung dan berharap keberagaman itu dapat menjadi salah satu hal yang dapat memajukan daerah Lampung.

Lebih lanjut, Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kolaborasi antar semua elemen masyarakat merupakan hal yang sangat fundamental.

“Kolaborasi itu tidak harus menghilangkan identitas kita, suku ras agama atau gender kah. Beliau menekankan bahwa kolaborasi itu adalah share value, apa nilai terbaik dalam diri kita apa nilai terbaik dalam kawan-kawan kita, saudara-saudara kita itu yang kita kontribusikan untuk Lampung Maju ini. Kuncinya adalah share value kemampuan share value dengan sangat bagus hanya bisa dikemukakan dengan komunikasi,” tegasnya.

Gubernur dalam kesempatan tersebut juga menyinggung tentang pentingnya menjaga solidaritas sosial di tengah berbagai tantangan, dimana salah satunya bagaimana Lampung mampu melewati dinamika ‘Agustus Kelabu’ dengan kondisi yang tetap aman dan kondusif.

“Solidaritas sosial ini selalu menghadapi tantangan, menghadapi goncangan-goncangan. Alhamdulillah Lampung termasuk daerah yang paling aman, demo mahasiswanya paling beradab, pemimpin-pemimpinnya bisa duduk bersama di atas aspal, sama-sama panas-panasan dan tidak ada satupun botol aqua yang terbang. Itu semua tentu karena kontribusi kita semua, kolaborasi kita semua, termasuk warga PSMTI dan inilah peran sosial itu,” tegasnya.

Diakhir, Gubernur menyampaikan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta dan berharap tema musyawarah ini dapat dapat benar-benar terwujud dalam kehidupan sosial masyarakat Lampung.

“Ini temanya ‘Harmoni Dalam Kebersamaan’, harmoni itu tidak perlu sama yang sudah sama jangan harus beda-bedakan yang sudah berbeda jangan dipaksa sama, itulah seninya bermusyawarah untuk mencapai satu tujuan diikat oleh cita-cita dan obsesi terhadap keberhasilan dan kemajuan PSMTI,” pungkasnya.*

 

Perkuat Nilai Persatuan, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ikuti Dakwah Damai Indonesiaku

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri acara Damai Indonesiaku yang bertema “Hidup Plong, Tanpa Sifat Sombong” di Masjid Raya Al-Bakrie, Minggu (14/09/2025). Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peresmian masjid yang baru saja diresmikan pada Jumat, 12 September 2025.

Masjid Raya Al-Bakrie tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan berskala nasional dan internasional. Hal ini ditegaskan dengan diselenggarakannya program religi Damai Indonesiaku yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi tvOne. Program ini dikenal luas karena mengemas dakwah Islam dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

Acara Damai Indonesiaku hari ini diisi oleh penceramah kenamaan, Ustadz Das’ad Latief dan K.H. Cholil Nafis. Dalam ceramahnya, K.H. Cholil Nafis menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjadikan agama sebagai landasan, bukan sumber perpecahan.

Ia juga mengajak umat untuk mengedepankan toleransi dan saling pengertian, serta menghindari konflik yang sering kali muncul akibat perbedaan pendapat. K.H. Cholil Nafis juga menekankan agar umat Islam berdakwah dengan cara yang santun dan bijaksana.

Acara ini berjalan dengan khidmad dan disambut antusias oleh para jamaah yang hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap nilai-nilai perdamaian dan persatuan yang diserukan.*

Anindya Bakrie Buka RAPIMPROV Kadin Lampung, Alzier Ingatkan Pentingnya Jembatan Dunia Usaha – Pemerintah

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Lampung menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) Tahun 2025 di Graha Bintang Universitas Malahayati, Sabtu (13/9). Acara ini dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., Dewan Penasehat Kadin Lampung Alzier Dianis Thabranie, serta jajaran pengurus Kadin tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan tarian tradisional Lampung, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Kadin, hingga laporan panitia penyelenggara. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pleno pembahasan program kerja.

Alzier Dianis Thabranie: Kadin Harus Jadi Jembatan Nyata

Dewan Penasehat Kadin Lampung, Alzier Dianis Thabranie, menegaskan RAPIMPROV ini harus menjadi forum konsolidasi sekaligus sinergi nyata antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

> “Kadin Lampung harus menjadi jembatan yang kuat antara pelaku usaha dengan pemerintah. Melalui RAPIMPROV ini, saya berharap lahir rekomendasi nyata yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat iklim investasi yang sehat di Lampung,” ujarnya.

Ia juga menekankan agar Kadin memberi perhatian serius pada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

> “UMKM perlu didorong naik kelas, mampu bersaing, dan mendapatkan akses pasar lebih luas,” tambahnya.

Muhammad Kadafi: Kadin Lampung Siap Jadi Mitra Strategis

Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung, Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., dalam sambutannya (disarikan dari beberapa media), menekankan bahwa Kadin Lampung siap menjadi mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Ia menyebut RAPIMPROV sebagai wadah penting untuk menyatukan visi dan langkah bersama. Kadin Lampung, kata Kadafi, berkomitmen mendukung program pemerintah sekaligus memperjuangkan kepentingan pelaku usaha baik skala besar maupun UMKM agar tumbuh bersama.

Kadafi juga menegaskan bahwa Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan industri kreatif yang perlu terus dioptimalkan melalui inovasi, investasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Anindya Bakrie: Lampung Mesin Pertumbuhan Sumatera

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie secara resmi membuka RAPIMPROV Kadin Lampung 2025.

Anindya menegaskan bahwa tema RAPIMPROV tahun ini adalah “Memperkuat Peran Dunia Usaha dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing.”

> “Lampung memiliki potensi luar biasa, terutama di sektor pertanian dan agribisnis. Produksi beras yang mencapai lebih dari 2 juta ton adalah bukti bahwa Lampung bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Sumatera,” ungkap Anindya.

Ia menambahkan, Kadin bukan hanya rumah bagi pengusaha besar, tetapi juga UMKM dan generasi muda.

> “Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi sangat penting agar ekosistem usaha di Lampung bisa tumbuh kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Arah Strategis ke Depan

RAPIMPROV Kadin Lampung 2025 membahas berbagai agenda strategis, mulai dari kolaborasi program Kadin Indonesia dengan daerah, penguatan organisasi, bidang hukum dan komunikasi, hingga pengembangan kewirausahaan.

Forum ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi dunia usaha Lampung dalam memperkuat daya saing daerah sekaligus mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.*

Wulan Mirza Kunjungi Bocah Penderita Gizi Buruk di Natar: “Kita Dampingi Sampai Sembuh”

JurnalKota.net – Lampung Selatan, 13 September 2025 – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, yang akrab disapa Batin Wulan, turun langsung mengunjungi Rendy Aditia (10), bocah asal Dusun Gedong Bendo, Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, yang mengalami gizi buruk.

Dalam kunjungan tersebut, Batin Wulan tidak hanya hadir memberikan dukungan moril bagi keluarga. Tetapi juga memastikan adanya intervensi cepat dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami hadir bukan hanya menyerahkan bantuan, tetapi memastikan Rendy mendapat pendampingan sampai benar-benar sehat. Anak-anak Lampung harus tumbuh kuat, cerdas, dan ceria,” ujar Batin Wulan.

Bantuan awal yang disalurkan dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyerahkan bantuan uang tunai dan buah-buahan untuk mendukung pemulihan gizi. TP PKK Provinsi Lampung memberikan paket susu untuk kebutuhan tambahan nutrisi. Serta Dinas Sosial Provinsi Lampung menyalurkan paket sembako untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

Selain itu, tim pendamping telah menyiapkan ambulans jika pasien perlu segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) di Bandar Lampung.

Batin Wulan menegaskan, pendampingan tidak akan berhenti pada bantuan awal. Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kesehatan bersama PKK Lampung akan melakukan pemantauan dan pendampingan jangka panjang hingga kondisi Rendy kembali pulih.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Lampung yang luput dari perhatian. Intervensi gizi bukan hanya sekali, tetapi harus terus dikawal,” tegasnya.

Rendy merupakan anak ketiga dari pasangan Widodo, seorang buruh tani, dan Langgeng Ningsih, ibu rumah tangga yang sesekali bekerja di ladang warga. Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini kesulitan membawa anak mereka ke rumah sakit.

Melihat kondisi tersebut, Batin Wulan mengajak semua pihak untuk lebih peka terhadap keluarga pra-sejahtera di sekitar lingkungan.

“Ini tanggung jawab bersama. Mari kita saling peduli, saling membantu, agar tidak ada lagi anak Lampung yang menderita karena kekurangan gizi,” pesan Batin Wulan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menekan angka stunting dan kasus gizi buruk,l. Sejalan dengan program prioritas nasional makan bergizi gratis dari Presiden RI.

Melalui PKK, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, Pemprov Lampung berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh terhadap kasus-kasus serupa di seluruh kabupaten/kota.*

Dukung Agenda Nasional, Pemprov Lampung Komitmen Hadirkan Data yang Akurat

JurnalKota.net – Bandar Lampung —- Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dalam rangka mendukung pembangunan yang berbasis data akurat dan komprehensif. Sinergi ini ditandai dengan audiensi antara Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan dengan Kepala BPS Provinsi Lampung pada Jumat (12/9/2025), di Ruang Kerja Sekdaprov.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan BPS sebelumnya kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada Kamis (11/9/2025). Melalui rangkaian pertemuan ini, Pemerintah Provinsi Lampung bersama BPS meneguhkan komitmen untuk menyukseskan dua agenda nasional, yaitu Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 dan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Pemerintah Provinsi Lampung sepakat bahwa keberhasilan kedua agenda nasional tersebut sangat bergantung pada dukungan penuh semua pihak. Data yang akurat dan menyeluruh menjadi landasan penting bagi penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga mendukung langkah BPS dalam meningkatkan literasi statistik di masyarakat. Salah satu upaya nyata adalah penerbitan sejumlah buku dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, di antaranya :

Buku 1: Cerita di Balik Dua Belas Indikator.

Buku 2: Statistik Berkisah.

Buku 3: Potret Kemiskinan di Provinsi Lampung.

Melalui publikasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami peran penting statistik dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong kesadaran bahwa data merupakan instrumen vital dalam pembangunan.

Dengan kerja sama yang solid dengan BPS serta dukungan peningkatan literasi statistik di masyarakat, Pemerintah optimis, Lampung dapat menghadirkan data berkualitas yang menjadi dasar kuat dalam perencanaan pembangunan daerah.*

Ribuan Masa Aliansi Anti Narkoba Lampung Siap Geruduk BNNP, Tuntut Oknum HIPMI Pemakai Narkoba Ditahan

JurnalKota.net – Lampung – Situasi panas diprediksi akan terjadi Kota Bandar Lampung pada Selasa, 16 September 2025. Pasalnya, (Aliansi Anti Narkoba Provinsi Lampung) resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi besar-besaran kepada Polresta Bandar Lampung.

Dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Aliansi, Destra Yudha S.H., M.Si dan Jenderal Lapangan Herman dari Ormas Grib Jaya, massa mengaku akan menurunkan lebih dari 1.500 orang untuk menggelar aksi unjuk rasa menuntut penegakan hukum atas kasus narkoba yang menyeret sejumlah orang penting.

Aksi tersebut akan dimulai dari Bundaran Tugu Adipura dan long march menuju kantor BNN Provinsi Lampung, dengan membawa mobil komando, sound system, spanduk, hingga ratusan kendaraan roda dua.

Lebih mengejutkan lagi, dalam tuntutannya, Aliansi Anti Narkoba mendesak aparat agar segera menahan para pemakai narkoba yang diamankan di Hotel Grand Mercure. Disebutkan dalam surat tersebut.

beberapa di antaranya merupakan oknum pengurus HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Provinsi Lampung bersama rekan-rekannya.

Aliansi menilai bahwa publik berhak mengetahui siapa saja oknum yang terlibat, bukan malah ditutup-tutupi. “Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Jika benar ada pengurus HIPMI yang terjerat narkoba, BNN wajib segera menahannya, bukan melindungi.” tegas pernyataan dalam surat itu.

Sekda DPD Grib Jaya Prov Lampung Herman menambahkan” Kami dari ormas Grib Jaya siap menurunkan anggota dari 15 kab/kota yang mungkin berjumlah kurang lebih sekitar 1000 anggota, bahwa aksi kami ini bertujuan agar masyarakat luas mengetahui. Kami juga menekankan kepada BNNP lampung agar aturan ini berlaku adil dan merata jangan ada tebang pilih, adanya rehab terhadap penguna narkoba memacu dari peraturan Sema Nomor 04 Tahun 2010 itu dasar melepas penguna narkoba tetapi kalau memakai aturan sema itu seharusnya yang memutuskan untuk melepaskan itu pengadilan, dan apkah dari BNNP tidak memakai aturan UU Nomor 35 tahun 2009, yang mengatur sanksi pidana yang tegas untuk tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, termasuk ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, serta pidana penjara yang berat (Penguna Narkoba Tetap dapat Di Pidanakan) ,” tegasnya.

Aksi ini diperkirakan bakal menyedot perhatian luas masyarakat Lampung. Pasalnya, isu keterlibatan pengurus HIPMI dalam kasus narkoba dianggap sebagai tamparan keras bagi organisasi pengusaha muda (HIPMI) yang seharusnya menjadi teladan.

Diberitakan sebelumnya, BNNP Lampung menggelar operasi di Karaoke Astronom, Hotel Grand Mercure, Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, pada Kamis malam tanggal (28/8/2025). Dalam operasi itu, 11 orang berhasil diamankan, terdiri dari enam laki-laki dan lima perempuan pemandu lagu (PL).

Dari enam laki-laki tersebut, lima di antaranya diketahui merupakan kader dan pengurus HIPMI Lampung periode 2025–2030, yaitu RML selaku Bendahara Umum, SP Ketua Bidang 1, MRP Ketua Bidang 3, serta dua anggota berinisial WB dan P.

Publik kini menunggu, apakah BNN Provinsi Lampung berani bersikap tegas atau justru memilih bungkam di tengah desakan ribuan massa yang akan mengepung kantor mereka.*

Antusiasme Pemohon PPPK Membludak, Polresta Bandar Lampung Tambah Jadwal Layanan SKCK

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung mengambil langkah khusus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan membuka layanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di hari libur, Sabtu dan Minggu.

Hal ini dilakukan menyusul membludaknya jumlah pemohon penerbitan SKCK khususnya pemohon untuk keperluan persyaratan PPK paruh waktu.

Kapolresta Bandar Lampung melalui Kasi Humas, AKP Agustina Nilawati mengatakan bahwa pelayanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) akan tetap beroperasi pada hari libur yakni Sabtu dan Minggu,

“Tentunya ini merupakan upaya kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mengantisipasi banyaknya pemohon, maka pelayanan SKCK tetap dibuka pada hari Sabtu dan Minggu,” Kata AKP Agustina Nilawati, Jumat (12/9/2025).

Kasi Humas mengimbau masyarakat yang akan membuat SKCK untuk terlebih dahulu mendaftar secara online melalui aplikasi super Apps Polri Presisi yang bisa di unduh di play store atau App Store.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk terlebih dahulu melakukan registrasi atau mendaftar secara online di aplikasi Super APP Presisi, setelah selesai kemudian bisa membawa bukti pembayaran dan pas foto 4×6 latar merah ke bagian pelayanan SKCK” Kata Kasi Humas.

AKP Agustina menuturkan selama 2 hari pelayanan SKCK, pihaknya sudah menerima sekitar 1100 berkas pemohon.

“Kemarin dan hari ini sudah sekitar 1100 lebih berkas pemohon yang masuk, ini didominasi oleh pemohon untuk persyaratan PPPK,” Kata AKP Agustina Nilawati.

“Kami akan berusaha maksimal agar semua pemohon bisa mendapatkan SKCK sesuai ketentuan. Kami imbau masyarakat tetap tenang, tertib dan bersabar dalam prosesnya,” Kata Kasi Humas.

Sesuai surat Nomor 13834/B-KS.04.01/SD/D/2025, BKN menegaskan bahwa perpanjangan waktu mencakup pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) serta usul penetapan Nomor Induk (NI) PPPK Paruh Waktu.

Penyesuaian jadwal yang ditetapkan BKN adalah sebagai berikut:

Pengisian DRH: diperpanjang dari semula 20 September 2025 menjadi 22 September 2025.

Usul Penetapan NI: diperpanjang dari 20 September 2025 menjadi 25 September 2025.

Penetapan NI: tetap sesuai jadwal awal, yakni hingga 30 September 2025.(*)

Ikuti Ziarah Rombongan HUT PEPABRI ke-66 Tahun 2025, Kasrem 043/Gatam: PEPABRI Provinsi Lampung Semakin Solid

JurnalKota.net – Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-66 Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) tahun 2025, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., mengikuti kegiatan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjung Karang, Jl. Teuku Umar, Bandar Lampung, Jum’at (12/9/2025).

Ziarah rombongan yang diselenggarakan oleh DPD PEPABRI Provinsi Lampung ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD PEPABRI Provinsi Lampung Brigjen TNI (Purn) Mujiono. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Kasdim 0410/KBL, Ketua LVRI Provinsi Lampung, Kepala Kantor Cabang Asabri Lampung, Mada PPM Provinsi Lampung, PD FKPPI Provinsi Lampung, serta PERIP Provinsi Lampung.

Ziarah ini bertujuan untuk mendoakan para syuhada bangsa yang telah rela berkorban jiwa raga demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh generasi penerus dapat meneladani semangat juang para pahlawan yang tanpa pamrih memperjuangkan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sebagai generasi penerus, Korem 043/Gatam berkomitmen melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa dengan menjaga nilai-nilai keluhuran serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif demi merajut persatuan dan keutuhan bangsa,” ujar Kasrem.

Lebih lanjut, Kolonel Sumarlin Marzuki mengajak seluruh komponen bangsa untuk senantiasa memanjatkan doa terbaik bagi para patriot pejuang bangsa agar arwah mereka mendapatkan tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga di hari jadinya PEPABRI yang ke-66 tahun 2025 ini, PEPABRI Provinsi Lampung semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa,” pungkasnya.*

Menteri Agama Resmikan Masjid Raya Al-Bakrie, Hadirkan Pusat Ibadah dan Ekonomi Umat di Lampung

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG — Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., meresmikan Masjid Raya Al-Bakrie, Enggal, Bandarlampung, Jumat (12/09/2025). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama, bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan tokoh nasional Aburizal Bakrie dari perwakilan keluarga Bakrie.

Acara peresmian diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan pembangunan oleh Aninditha Anestya Bakrie, dan sambutan Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.
Usai peresmian, dilaksanakan salat Jumat berjemaah, ramah tamah, serta kegiatan sosial berupa pembagian sembako dan santunan.

Dengan hadirnya Masjid Raya Al-Bakrie, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik, tetapi juga aspek spiritual, sosial, dan ekonomi. Masjid ini diharapkan menjadi ikon baru yang memperkuat identitas religius sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Masjid megah yang berdiri di atas lahan seluas 22.000 meter persegi ini mampu menampung hingga 12.000 jemaah. Selain sebagai pusat ibadah, masjid ini juga dirancang menjadi pusat pembinaan umat dan aktivitas sosial-ekonomi, dengan fasilitas ballroom serbaguna, ruang terbuka hijau, taman bermain ramah keluarga, serta lebih dari 70 gerai UMKM yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Aburizal Bakrie yang mewakili keluarga besar Bakrie menyampaikan pesan terkait pemeliharaan masjid. Menurutnya, keberadaan Masjid Raya Al-Bakrie harus dijaga bersama, tidak hanya sebagai bangunan megah, tetapi juga agar tetap bersih, nyaman, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Saya sudah menitipkan kepada Bapak Gubernur agar masjid ini diolah dan dipelihara dengan sebaik-baiknya. Sesekali harus dibersihkan, jangan sampai orang beranggapan masjid besar tapi kurang terurus. Justru kita harus tunjukkan bahwa rumah Allah bisa dijaga tetap bersih, rapi, dan indah,” ujar Aburizal.

Ia menambahkan, masjid ini diharapkan menjadi pusat keberkahan bagi masyarakat Lampung. “Mudah-mudahan Masjid Raya Al-Bakrie memberi manfaat besar, mempersatukan umat, dan menghadirkan kebaikan yang berkelanjutan bagi daerah ini,” ujarnya.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas hadirnya Masjid Raya Al-Bakrie yang ia sebut sebagai rumah besar umat Lampung.

“Masjid ini kita harapkan menjadi tempat anak-anak belajar Al-Qur’an, para pemuda menemukan jati diri dan arah hidup, orang tua bersujud memohon ampun, serta seluruh lapisan masyarakat berkumpul dalam semangat ukhuwah Islamiyah. Inilah rumah besar umat Lampung, yang akan terus melahirkan gagasan dan gerakan kebaikan,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, kehadiran masjid ini juga sejalan dengan cita-cita Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun ikon-ikon daerah yang bermanfaat langsung bagi rakyat. “Masjid ini bukan hanya kebanggaan secara fisik, tetapi harus hidup dengan sifat-sifat yang indah. Ketika sifat itu terwujud, masyarakat tidak hanya kagum, tapi akan cinta, dan cinta inilah yang membuat masjid terus diramaikan dan dimakmurkan,” tambahnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa Masjid Raya Al-Bakrie tidak hanya diperuntukkan bagi ibadah, tetapi juga terbuka untuk kegiatan sosial, pendidikan Al-Qur’an, bahkan menjadi ruang kebersamaan lintas umat. Beliau juga menggagas ide untuk menjadikan masjid ini destinasi utama bagi para pendatang ke Lampung.

“Saya ingin setiap orang yang datang ke Lampung bisa singgah di Masjid Al-Bakri. Dari bandara, kita akan siapkan akses langsung ke sini. Sehingga yang diceritakan orang tentang Lampung nantinya adalah masjid yang indah ini,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Masjid Raya Al-Bakrie juga akan menjadi pusat kegiatan dakwah dan pendidikan keagamaan, termasuk menjadi lokasi program nasional Damai Indonesiaku TV One pada 13–14 September 2025 yang menghadirkan penceramah nasional dan terbuka untuk masyarakat umum.*