Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi Lampung Masih Terjaga pada Juni 2025

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Keyakinan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Provinsi Lampung pada Juni 2025 masih berada pada level optimis, meskipun mengalami sedikit penurunan dibanding bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari hasil Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung.

Dalam laporan tersebut, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Lampung tercatat sebesar 107,83, masih berada di atas ambang batas optimis (>100). Angka ini sedikit menurun dibandingkan dengan bulan Mei 2025 yang mencapai 111,83, namun tetap menunjukkan bahwa konsumen masih memiliki pandangan positif terhadap kondisi ekonomi saat ini.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung menyampaikan bahwa tetap kuatnya keyakinan konsumen didorong oleh optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi ke depan. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang naik dari 116,00 pada Mei 2025 menjadi 119,67 pada Juni 2025.

“Kenaikan IEK menunjukkan masyarakat masih percaya bahwa kondisi usaha dan lapangan kerja akan tetap terjaga dan bahkan membaik pada akhir tahun, yakni Desember 2025,” jelasnya.

Secara umum, hasil survei menunjukkan bahwa konsumen di Lampung masih memiliki harapan positif terhadap stabilitas ekonomi daerah, terutama dalam aspek ketersediaan lapangan pekerjaan dan kelangsungan usaha.

Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ini sebagai salah satu indikator penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dan menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.*

FGII Soroti Sikap Diam Dinas Pendidikan Pesawaran Terkait Dugaan Perundungan di SMPN 19

JurnalKota.net – Bandar Lampung: Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Provinsi Lampung menyoroti sikap pasif Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran terkait kasus dugaan perundungan yang dialami seorang siswa di SMP Negeri 19 Pesawaran, yang diduga dilakukan oleh salah satu guru.

Ketua FGII Lampung, Anton Kurniawan, menilai Dinas Pendidikan seharusnya segera turun tangan dan tidak membiarkan kasus ini berlarut.
“Harusnya Dinas Pendidikan Pesawaran segera mengambil langkah agar persoalan itu bisa diatasi dan tidak terulang di kemudian hari,” kata Anton, Selasa (15/7/2025).

Menurutnya, dugaan keterlibatan guru dalam kasus ini adalah hal yang sangat serius dan menyentuh langsung kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.

Anton menambahkan, sikap diam atau lamban dari pihak dinas hanya akan memperburuk citra dunia pendidikan di Pesawaran dan melemahkan perlindungan terhadap peserta didik.

Sebelumnya, Inspektorat Pesawaran telah memeriksa ulang pihak sekolah, sementara sejumlah tokoh masyarakat juga mendesak adanya tindakan nyata dari pemerintah daerah.

Masyarakat berharap, pemerintah tidak hanya menunggu hasil pemeriksaan formal, tetapi juga hadir secara moral untuk memastikan bahwa setiap anak di sekolah mendapat perlindungan dan rasa aman.*

FGII Soroti Sikap Pasif Dinas Pendidikan Pesawaran Terkait Dugaan Perundungan di SMPN 19

Lampung – Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Provinsi Lampung mengkritik keras sikap diam Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran terkait kasus dugaan perundungan yang dialami seorang siswa di SMP Negeri 19 Pesawaran. Perundungan tersebut diduga dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut.

Ketua FGII Lampung, Anton Kurniawan, menyayangkan sikap pasif pihak dinas yang dinilai tidak responsif dalam menangani persoalan yang menyangkut keselamatan dan kenyamanan peserta didik.

“Seharusnya Dinas Pendidikan Pesawaran segera bertindak cepat, bukan membiarkan kasus ini menggantung. Penanganan yang lamban hanya membuka celah terulangnya peristiwa serupa di masa depan,” tegas Anton, Selasa (15/7/2025).

Menurut Anton, dugaan keterlibatan guru dalam aksi perundungan merupakan isu serius yang menyentuh langsung kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan. Ia menilai bahwa sikap membiarkan atau menunda penanganan sama saja dengan mengabaikan perlindungan terhadap hak anak.

“Diamnya dinas bukan hanya mencoreng wajah dunia pendidikan di Pesawaran, tapi juga berpotensi melemahkan perlindungan bagi siswa yang seharusnya menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Pemerintah Daerah Didesak Bertindak

Sebelumnya, pihak Inspektorat Pesawaran disebut telah melakukan pemeriksaan ulang terhadap manajemen sekolah, sementara sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati pendidikan terus mendesak agar pemerintah daerah mengambil sikap tegas.

FGII menegaskan bahwa upaya formal seperti pemeriksaan administrasi harus dibarengi dengan langkah moral dan preventif, agar kejadian serupa tidak terulang.

“Anak-anak di sekolah berhak atas lingkungan belajar yang aman dan bermartabat. Pemerintah daerah harus hadir untuk menjamin hal itu, bukan sekadar menunggu laporan selesai diperiksa,” tegas Anton.

Ia juga menambahkan bahwa kasus ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pola pengawasan dan pembinaan tenaga pendidik di Pesawaran.

Masyarakat kini menanti sikap tegas Dinas Pendidikan Pesawaran dalam memastikan bahwa setiap peserta didik benar-benar terlindungi, serta bahwa pelaku kekerasan, siapapun itu, mendapat sanksi sesuai aturan yang berlaku.

FKIP Gelar Ujian Promosi Doktor Pendidikan Ardian Asyhari

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar ujian terbuka promosi doktor…

Eva Dwiana Buka Bandar Lampung Expo 2025, Tekankan Peran UMKM dan Semangat Kebersamaan

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi membuka Bandar Lampung Expo Tahun 2025 pada Sabtu malam (12/7/2025), yang digelar di Gedung Graha Mandala. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kolintang oleh Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, didampingi Wakil Wali Kota H. Deddy Amarullah, Sekretaris Daerah Kota Iwan Gunawan, unsur Forkopimda Kota Bandar Lampung, serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selaku Ketua APEKSI periode 2025–2030, dan Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam. Kehadiran mereka menambah semarak dan bobot penting dalam perhelatan tersebut.

Ajang Promosi, Hiburan, dan Silaturahmi
Bandar Lampung Expo 2025 tidak hanya menjadi bentuk perayaan ulang tahun kota, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat dan pemerintah daerah, serta ajang promosi produk lokal dan UMKM.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan berharap kegiatan ini dapat memperkuat perekonomian lokal.

“Kami ingin acara ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Eva.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah guna menciptakan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.

Berlangsung 8 Hari
Bandar Lampung Expo 2025 dijadwalkan berlangsung selama 8 hari, mulai dari tanggal 12 hingga 19 Juli 2025. Selama expo, masyarakat akan disuguhkan berbagai acara menarik seperti:

– Pameran UMKM
– Stand kuliner lokal
– Pertunjukan musik dan hiburan rakyat
– Layanan publik dari dinas dan instansi pemerintah

Pemerintah Kota berharap gelaran ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kebangkitan ekonomi dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.*

Bunda Eva Borong Produk dan Beri Umrah Gratis di Bandar Lampung Expo 2025, UMKM Lokal Banjir Dukungan

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Geliat Bandar Lampung Expo 2025 bukan sekadar menampilkan capaian pembangunan daerah, tetapi juga menjadi ajang unjuk gigi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satu titik perhatian pengunjung adalah booth Bank Lampung, yang menampilkan beragam produk unggulan dari pelaku UMKM binaan Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) dan mitra binaannya.

Sorotan utama terjadi saat Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, melakukan kunjungan langsung ke anjungan Bank Lampung. Dalam suasana penuh kehangatan dan antusiasme, Bunda Eva — sapaan akrab Wali Kota — secara teliti menelusuri satu per satu produk yang dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan hingga makanan olahan khas daerah.

Tidak hanya berkunjung secara simbolis, Bunda Eva menunjukkan dukungan nyatanya dengan memborong sejumlah produk UMKM, sekaligus memberikan kejutan berupa hadiah umrah gratis kepada salah satu pelaku UMKM binaan IKBL yang dinilainya inspiratif.

“Kami sangat bersyukur dan terharu atas perhatian serta dukungan Bunda Eva yang luar biasa ini,” ungkap Ketua IKBL, Desiyanti Mahdi Yusuf, yang tampak haru dan bangga. Menurutnya, kehadiran Wali Kota Bandar Lampung menjadi suntikan semangat dan pengakuan atas dedikasi para pelaku usaha kecil dalam memajukan produk lokal.

Dalam kunjungannya, perhatian khusus Wali Kota tertuju pada produk-produk kain perca “kain hati” dan olahan tapis khas Lampung dari Sumi Collection, salah satu mitra UMKM binaan IKBL. “Produk ini mampu memikat Bunda Eva dengan inovasi dan nilai budaya yang ditampilkan. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan kami berhasil membuahkan hasil nyata,” ujar Desiyanti.

Ia menambahkan, kehadiran Wali Kota dan aksi borong produk yang disertai dengan apresiasi dalam bentuk umrah, memberi motivasi besar bagi UMKM untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.

“Dengan hadirnya Bunda Eva, kami semakin optimis bahwa UMKM di Bandar Lampung dapat terus berkembang dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian daerah,” tutup Desiyanti.

Bandar Lampung Expo 2025 menjadi panggung penting bagi UMKM untuk menjangkau pasar lebih luas, dan dukungan dari pemerintah daerah terbukti menjadi katalisator kuat dalam mengangkat potensi ekonomi rakyat.*

Unila Terima Kunjungan Universitas Baturaja Bahas Sistem Penjaminan Mutu Internal

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan dari Universitas Baturaja (Unbara) pada Senin, 14 Juli 2025,…

Unila Terima Penghargaan BNN Provinsi Lampung atas Kontribusi Aktif dalam P4GN

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bebas…

Unila Raih Penghargaan UAPPA-W Terbaik I Kategori Kecil dari Kanwil DJPb Lampung

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) meraih penghargaan sebagai Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran-Wilayah (UAPPA-W) Terbaik I…

FH Gelar Sidang Terbuka Promosi Doktor ke-33 Ilmu Hukum

LAMPUNG – Promovendus Yulia Neta resmi menyandang gelar doktor usai melaksanakan sidang ujian terbuka promosi doktor…

Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris Gelar Asesmen Lapangan oleh LAMDIK

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi untuk…

Modeling Cilik Nindya Nafisya Putri Tampil Anggun di Pembukaan Festival Krakatau 2025

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 Tahun 2025 resmi dibuka dengan meriah pada Sabtu (5/7/2025) di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung. Acara pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nova Arisne, Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnawa Wulan Sari Mirza, serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.

Mengusung tema “Nemui Nyimah” yang berarti menyambut dan memuliakan tamu dalam budaya Lampung—festival tahun ini menampilkan berbagai pertunjukan budaya, termasuk peragaan busana adat oleh para model muda daerah.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Modeling Cilik Nindya Nafisya Putri. Gadis cantik yang juga putri dari Bendahara Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung, Mala Sari, tampil memukau mengenakan pakaian adat Lampung. Penampilannya mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan penonton yang hadir.

Mala Sari, ibunda Nindya, mengaku bangga dan terharu atas penampilan sang putri. Dalam wawancara singkat, ia mengungkapkan bahwa momen tersebut dipersembahkan untuk mendiang suaminya, Riko Amir, yang semasa hidupnya menjabat sebagai Ketua PW IWO Lampung.

“Biasanya, kalau putri kami tampil di acara seperti ini, almarhum suami saya selalu mendampingi. Hari ini kami persembahkan momen ini untuk beliau,” ujar Mala.

Usai acara, Nindya berkesempatan berfoto bersama Gubernur Lampung Iyai Mirza dan Ketua TP-PKK yang juga istri gubernur, Purnawa Wulan Sari Mirza.

Festival Krakatau merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Lampung yang bertujuan mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata daerah. Tahun ini, nuansa tradisional kian kental dengan keterlibatan generasi muda seperti Nindya yang turut melestarikan adat dan budaya Lampung melalui peragaan busana.*

Tokoh Lampung Desak Perda Anti LGBT Segera Direalisasikan

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Sejumlah tokoh penting di Provinsi Lampung mendesak agar segera diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Gubernur (Pergub) yang secara tegas melarang praktik LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Hal ini mencuat dalam rapat koordinasi yang digelar Kamis, 3 Juli 2025, di Ruang Rapat Rektorat Kampus Darmajaya, Bandar Lampung.

Pertemuan yang difasilitasi oleh Habib Umar Assegaf selaku Koordinator Lampung Anti LGBT ini dihadiri oleh tokoh-tokoh berpengaruh, termasuk Mantan Rektor IIB Darmajaya Hi. Firmansyah, Ketua Pengda TP Sriwijaya Lampung Hj. Nurhasanah, dan Ustadz Edi Azhari dari Dewan Dakwah Lampung.

Hi. Firmansyah dalam paparannya menekankan pentingnya pemerintah daerah, khususnya Gubernur Lampung, untuk segera menerbitkan Pergub anti LGBT sebagai bentuk perlindungan terhadap nilai-nilai budaya dan agama yang dianut masyarakat Lampung.

“Gubernur tidak boleh ragu. Ini soal moralitas generasi. Kami dorong secepatnya Pergub anti LGBT diterbitkan,” tegas Firmansyah.

Sementara itu, Hj. Nurhasanah menilai peran media massa sangat penting dalam mengawal isu ini. Ia meminta agar kasus-kasus terkait LGBT terus di-blow up untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Ini bukan sekadar isu sosial, tapi pelanggaran terhadap nilai luhur bangsa. Prilaku LGBT jelas bertentangan dengan Sila Pertama Pancasila yakni Ketuhanan Yang Maha Esa,” ujar Nurhasanah lantang.

Ustadz Edi Azhari dari Dewan Dakwah Lampung turut memberikan pandangan dari sisi keagamaan. Menurutnya, peran ulama adalah untuk menyampaikan dakwah dan menuntun umat, namun keputusan kebijakan tetap berada di tangan para pemimpin atau amir.

“Ulama hanya bisa mengingatkan dan berdakwah. Yang bisa mengeluarkan regulasi adalah para pemegang otoritas. Maka kita harus dorong pemimpin agar tegas dalam hal ini,” jelas Edi Azhari.

Habib Umar Assegaf yang memoderatori diskusi menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan musyawarah langkah kedua dalam rangka merealisasikan Perda anti LGBT di Lampung.

“Kita akan terus melakukan langkah-langkah strategis agar regulasi ini benar-benar lahir dan bisa diterapkan dengan baik,” ujar Habib Umar.

Rapat ini ditutup dengan seruan bersama agar masyarakat dan tokoh agama di Lampung terus bersatu menyuarakan pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan spiritual bangsa dari pengaruh gaya hidup menyimpang yang dinilai merusak.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Pengda TP Sriwijaya Lampung, Akademisi, Politisi berbagai parpol, Bulan Sabit Merah, dan berbagai ormas Islam dan komunitas masyarakat lainnya. (*)

Jelang Muswil, DPW Gerak Lampung Koordinasi dengan Dewan Penasehat dan Pakar

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Gerakan Rakyat (Gerak) Provinsi Lampung yang dijadwalkan pada Sabtu, 5 Juli 2025, jajaran pengurus DPW Gerak Lampung intensif menjalin koordinasi dengan Dewan Penasehat dan Dewan Pakar organisasi.

Muswil akan digelar di Gedung Pokdar Mitra Kamtibmas, yang beralamat di Jl. Bumimanti II, Kampung Baru, Kedaton, Bandar Lampung. Acara ini akan dihadiri oleh peserta dari 15 perwakilan DPD Gerak Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, yang terdiri dari unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara masing-masing daerah.

Ketua DPW Gerak Provinsi Lampung, Benny Ryansyah, mengatakan bahwa langkah koordinasi ini dilakukan sebagai bentuk sinergi dan penguatan struktur organisasi guna menyukseskan gelaran Muswil yang diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penguatan gerakan di daerah.

> “Kami bersilaturahmi dan berkonsultasi dengan para tokoh Dewan Penasehat dan Dewan Pakar, seperti Bapak Abdullah Fadli Auli, Hi. Fauzi Syarief, Dr. Hi. Firmansyah, MBA., MSc., Hi. Nuryadin, SH, dan banyak tokoh lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” ujar Benny.

Ia berharap melalui koordinasi ini, Muswil Gerak Lampung dapat berjalan lancar, meriah, dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen organisasi serta masyarakat luas.

Tanggapan Dewan Penasehat dan Dewan Pakar

Dr. Hi. Firmansyah, MBA., MSc, selaku Dewan Pakar, mengapresiasi semangat dan inisiatif DPW Gerak Lampung dalam mempersiapkan Muswil.

> “Muswil ini bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi momentum penting untuk merumuskan arah gerakan ke depan. Saya mendukung penuh dan berharap lahir kepengurusan yang solid serta program kerja yang menyentuh kebutuhan rakyat,” katanya.

Hi. Fauzi Syarief, anggota Dewan Penasehat, turut menyampaikan dukungannya. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan di tengah dinamika organisasi.

> “Koordinasi seperti ini sangat strategis. Muswil harus menjadi ajang konsolidasi yang sehat, demokratis, dan memperkuat nilai perjuangan rakyat. Kita harus tetap solid dan saling menopang,” ungkapnya.

Hi. Nuryadin, SH, menyoroti pentingnya Muswil sebagai titik awal memperkuat kelembagaan organisasi secara struktural dan fungsional.

> “Saya mengapresiasi langkah DPW Gerak Lampung yang serius dalam menyiapkan Muswil ini. Ini momentum penting untuk menyusun strategi perjuangan ke depan dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen. Gerak harus tampil sebagai organisasi yang cerdas, inklusif, dan berorientasi pada solusi,” tegas Nuryadin.

Mardi Syahpery, M.M, sebagai Dewan Penasehat, menyampaikan harapannya agar Muswil menjadi ajang regenerasi yang sehat dan pemantapan arah gerakan.

“Saya mendukung penuh pelaksanaan Muswil ini. Ini adalah forum penting untuk memperkuat barisan, menyegarkan struktur, dan mempertegas komitmen perjuangan organisasi. Gerak harus mampu membaca tantangan zaman dan hadir sebagai kekuatan rakyat yang solutif dan konsisten,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Abdullah Fadli Auli, yang menyatakan optimisme terhadap keberhasilan Muswil jika seluruh pihak bersinergi dan menjaga semangat kolektif.

> “Kunci sukses Muswil adalah kekompakan. Jika semua unsur saling mendukung, saya yakin Gerak Lampung akan melahirkan kepemimpinan yang kuat dan visioner,” ucapnya.

Muswil Gerak Provinsi Lampung 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran organisasi ini di tengah masyarakat serta memperluas jaringan perjuangannya di tingkat daerah maupun nasional.*

Prodi S-1 Pendidikan Fisika Gelar Asesmen Lapangan oleh LAMDIK

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi untuk…