Lampung – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan coaching penulisan proposal…
Penulis: BJe
Unila Tutup Pelatihan Bahasa Asing untuk Pekerja Migran
Lampung – Universitas Lampung (Unila) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa, bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja…
Agus Sartono Apresiasi Kinerja Bupati Egi Meski Dana Transfer Turun 17,69 Persen
LAMPUNG SELATAN — Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PAN, Agus Sartono, menyampaikan apresiasi atas capaian…
Sinergi Bupati dan Forkopimda Lampung Selatan Kawal Program Nasional KDMP
Kalianda – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmen penuh dalam mendukung Program Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi di ruang kerja bupati pada Kamis (20/11/2025), yang secara khusus membahas percepatan pembangunan gerai dan gudang KDMP. Fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026 sebagai bagian dari persiapan peluncuran nasional program pada 31 Januari 2026.
Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati M. Syaiful Anwar serta unsur Forkopimda: Dandim 0421/LS Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, Kapolres AKBP Toni Kasmiri, Kajari Suci Wijayanti, dan Ketua DPRD Erma Yusneli.
Percepatan Pembangunan 119 Titik Gerai dan Pergudangan
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0421/LS Letkol Kav M. Nuril Ambiyah memaparkan perkembangan pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDMP yang saat ini telah memasuki tahap signifikan. Ia menyebutkan bahwa anggaran pembangunan telah sepenuhnya diterima melalui rekening kesatuan.
Kodim 0421/LS, lanjutnya, melakukan pendampingan ketat agar pelaksanaan berjalan transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.
“Di Lampung Selatan dan Pesawaran terdapat 119 titik pembangunan. Dua titik sudah mulai berjalan sejak akhir Oktober, dan seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum peluncuran nasional,” ungkap Letkol Kav Nuril Ambiyah.
Tantangan Lahan dan Percepatan Penetapan Lokasi
Meski progres berjalan baik, Dandim mengakui bahwa beberapa desa masih menghadapi kendala terkait ketersediaan lahan. Karena itu, percepatan penetapan lokasi pada titik-titik tertentu harus segera dilakukan guna mengejar target waktu.
“Pekerjaan ini kami lakukan secara transparan. Aturannya jelas, pendampingannya ada, dan desa menjadi ujung tombak pelaksanaan,” tegasnya.
Bupati Egi Apresiasi Progres dan Minta Percepatan Penyelesaian Aset Lahan
Merespons laporan tersebut, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi tinggi atas progres cepat yang ditunjukkan Kodim 0421/LS.
Ia menekankan agar seluruh perangkat daerah dapat segera mempercepat penyelesaian aset lahan, khususnya titik yang belum masuk dalam zona portal.
“Terima kasih Pak Dandim, progresnya sangat baik dalam waktu singkat. Saya minta BPKAD dan Dinas PMD segera berkoordinasi dengan para camat untuk mempercepat penetapan lahan. Semua harus bergerak bersama,” tegasnya.
Pemkab Pastikan Dukungan Penuh untuk Kesuksesan Program KDMP
Bupati Egi memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan siap memberikan dukungan penuh bagi kelancaran pembangunan sarana KDMP, mengingat program ini memiliki dampak strategis bagi penguatan ekonomi desa dan peningkatan kemandirian masyarakat.
“Kita prioritaskan agar program ini berjalan sukses. Target 31 Januari 2026 harus siap, dan Pemkab Lampung Selatan siap membantu sepenuhnya,” ujar Bupati Egi.
Harapan Penyelesaian Tepat Waktu
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Kodim, dan unsur Forkopimda lainnya, percepatan pembangunan fasilitas KDMP di Lampung Selatan diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa di seluruh wilayah.
Prodi Kimia FKIP Gelar Workshop FABLAB-Based Innovation in 3D Learning Media
Lampung – Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan…
Rektor Hadiri Uji Publik Keterbukaan Informasi Publik oleh KIP
Lampung – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., hadir…
Wakapolri Soroti Kinerja Ditreskrim, Kapolres, dan Kapolsek: Banyak yang Dinilai Underperform
Jakarta — Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memaparkan sejumlah persoalan internal Polri dalam rapat kerja bersama Komisi…
Polres Tanggamus Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025
Tanggamus – Polres Tanggamus menggelar Apel Pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2025, Senin (17/11/2025),…
Unila Gelar Workshop Implementasi Balanced Scorecard Perkuat Sistem Perencanaan
Lampung – Universitas Lampung (Unila) melalui bidang perencanaan menyelenggarakan workshop Implementasi Balanced Scorecard (BSC) dalam Sistem…
Pascasarjana Gelar Asesmen Lapangan Reakreditasi Prodi S-2 MIP3M
Lampung – Program Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) menggelar Asesmen Lapangan (AL) Reakreditasi Program Studi S-2 Magister…
Cindi Ratna Putri, Lulusan Terbaik Magister Pendidikan Fisika Unila Periode II 2025
Lampung – Cindy Ratna Putri, mahasiswi Program Studi Magister Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan…
6.573 Peserta Ramaikan Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan, Atraksi Terbesar Sepanjang Penyelenggaraan
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan sukses menyelenggarakan Pawai Budaya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (16/11/2025).
Digelar di kawasan kompleks perkantoran Pemkab Lampung Selatan, kegiatan ini diikuti 6.573 peserta, menjadikannya pawai budaya terbesar dalam sejarah perayaan HUT daerah tersebut.
Ribuan peserta menampilkan ragam adat, busana tradisional, atraksi seni, serta berbagai replika budaya dari kecamatan dan perangkat daerah se-Lampung Selatan. Sepanjang rute pawai dipadati penonton yang ikut menikmati kemeriahan acara, menciptakan suasana penuh warna dan antusiasme masyarakat.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semua hadir dengan semangat persatuan. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta pawai dan masyarakat yang memeriahkan HUT ke-69 Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Budaya Sebagai Identitas dan Fondasi Masa Depan
Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan bahwa Pawai Budaya tidak hanya sekadar hiburan, melainkan wadah pelestarian tradisi dan identitas masyarakat Lampung Selatan.
“Lampung Selatan adalah rumah bagi keberagaman adat, bahasa, pakaian tradisional, dan nilai-nilai leluhur. Pawai ini mengingatkan kita bahwa budaya adalah identitas, dan tradisi merupakan warisan yang menjadi fondasi masa depan,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa Pawai Budaya tahun ini menjadi panggung kolaborasi bagi tokoh adat, seniman, komunitas kreatif, serta perwakilan kecamatan.
“Ini bukan sekadar tampil cantik dengan busana adat, tetapi bukti bahwa kita bangga dengan daerah kita,” lanjutnya.
Tokoh Nasional Turut Hadir
Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta anggota DPR RI seperti Sigit Purnomo, Surya Utama, Primus Yustisio, Eko Purnomo, Desi Ratnasari, dan Putri Zulkifli Hasan.
Selain itu hadir pula Ketua TP PKK Lampung Selatan sekaligus UKP Bidang Pariwisata Zita Anjani, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Forkopimda Lampung Selatan, anggota DPRD, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta ribuan warga.
Kehadiran para tokoh tersebut menegaskan bahwa Pawai Budaya Lampung Selatan kini menjadi salah satu ikon perayaan budaya terbesar di Provinsi Lampung.
Momen Penguat Kebersamaan
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam rangkaian Lamsel Fest 2025, yang untuk pertama kalinya digelar selama tiga hari berturut-turut dan sepenuhnya gratis untuk masyarakat.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan meriah, Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal, sekaligus mendorong perkembangan pariwisata dan kreativitas daerah.
1.500 Penari Pecahkan Rekor MURI, Tari Tuping Lampung Selatan Ukir Sejarah di Panggung Budaya Dunia
LAMSEL, Kalianda – Sebuah pertunjukan megah menghentak Lapangan Korpri, Kalianda, Minggu (16/11/2025). Sebanyak 1.500 pelajar dari berbagai sekolah di Lampung Selatan menari secara serempak dalam Pagelaran Tari Tuping 12 Wajah, yang sukses memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Pagelaran Tari Tuping dengan Penari Terbanyak.
Aksi kolosal ini langsung dinilai sebagai salah satu pertunjukan tari topeng terbesar yang pernah digelar di Indonesia, bahkan di tingkat dunia. Iringan musik tradisional Lampung, hentak ribuan langkah penari, serta kemilau topeng 12 wajah menghadirkan panorama budaya yang memukau dan membangkitkan rasa bangga ribuan penonton yang memadati area acara.
Pagelaran monumental tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan, sekaligus menyita perhatian publik dan media nasional.
Piagam penghargaan MURI diserahkan langsung kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, didampingi Ketua TP PKK yang juga Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani. Momen bersejarah ini turut disaksikan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wamendagri Bima Arya, serta para anggota DPR RI seperti Sigit Purnomo, Surya Utama, Primus Yustisio, Eko Purnomo, Desi Ratnasari, dan Putri Zulkifli Hasan.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan kekagumannya atas gelaran budaya tersebut. Ia menyebut pagelaran ini bukan hanya memecahkan rekor, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah Lampung.
“Belum pernah ada di Lampung, Indonesia, bahkan dunia, tari topeng sebanyak ini tampil bersama. Ini luar biasa. Pagelaran ini mengingatkan pada kisah Radin Inten II dan para prajuritnya yang menyamar demi perjuangan. Semangat itu terasa hidup pagi ini,” ujarnya takzim.
Menghidupkan Legenda Dua Belas Pendekar Bertopeng
Tari Tuping 12 Wajah terinspirasi dari kisah dua belas pendekar yang menggunakan topeng sebagai lambang keberanian, kesetiaan, dan kehormatan. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam gerak harmonis para penari yang tampil penuh disiplin, energi, dan kebanggaan sebagai generasi penerus budaya Lampung Selatan.
Bupati Radityo Egi Pratama mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan para pelajar menghadirkan pertunjukan kelas dunia tersebut.
“Saya sangat terharu melihat anak-anak kita tampil dengan penuh dedikasi membawa budaya Lampung Selatan ke panggung dunia. Rekor ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus merawat dan mempromosikan budaya daerah,” ujar Bupati Egi.
Keberhasilan memecahkan Rekor MURI ini menegaskan bahwa Tari Tuping 12 Wajah bukan sekadar seni pertunjukan, tetapi identitas budaya yang mampu menyatukan ribuan generasi muda dalam ekspresi yang penuh harmoni dan kebanggaan.
Rekor tersebut semakin memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai daerah yang berkomitmen menghadirkan pertunjukan budaya kelas dunia dalam rangka peringatan HUT ke-69.
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Capaian Awal Bupati Egi: Komitmen Mulai Terlihat, Lampung Selatan Terus Melaju
LAMSEL, Kalianda – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya memberikan pujian atas capaian awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri malam kedua Lamsel Fest 2025 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Lampung Selatan, yang digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemkab setempat, Sabtu (15/11/2025).
Dalam sambutannya, Bima Arya menilai sejumlah janji kampanye Bupati Egi mulai terealisasi dalam waktu kurang dari setahun memimpin. Ia menyoroti perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan administrasi kependudukan, serta pembenahan fasilitas pendidikan sebagai bagian dari langkah nyata pembangunan daerah.
“Saya melihat tiga hal yang dijanjikan Mas Egi sudah mulai terlihat. Jalan-jalan diperbaiki, layanan Dukcapil makin mudah karena sudah tersebar di kecamatan, dan sekolah-sekolah mulai diperbaiki,” ujar Bima Arya di hadapan ribuan masyarakat yang memadati area festival.

Bima Arya mengaku hadir lebih awal dari agenda resmi Pawai Budaya yang dijadwalkan pada hari berikutnya karena ingin menyaksikan langsung semarak dan antusiasme warga dalam perayaan Lamsel Fest 2025.
“Ternyata dari jauh saya melihat luar biasa sekali antusiasme warga. Acaranya tidak berhenti-berhenti, tepuk tangan untuk Pak Bupati dan semua warga,” ujarnya.
Menurutnya, visi menjadikan Lampung Selatan sebagai gerbang Sumatra dan pusat pariwisata mulai terlihat melalui gelaran Lamsel Fest yang mampu menarik perhatian publik dan menghadirkan kebanggaan bagi masyarakat lokal.
“Jika Lamsel Fest dipersembahkan untuk warga Lampung Selatan, itu adalah mimpi dari Pak Bupati yang kini mulai terwujud. Lampung Selatan dikenal oleh luar, dan warganya menikmati daerahnya dengan bangga,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan doa dan dukungan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk Ketua TP PKK yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, serta perangkat daerah hingga tingkat desa, agar tetap solid dalam mendorong pembangunan.
“Semoga semuanya bekerja hanya untuk rakyat dan tidak pernah meninggalkan rakyat. Dirgahayu Kabupaten Lampung Selatan ke-69,” ucap Wamendagri.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK sekaligus UKP Bidang Pariwisata Zita Anjani, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar bersama Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat tinggi pratama Pemkab Lampung Selatan.
Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja Pemprov Lampung Tandatangani Komitmen Bersama Program Corporate Goes to School dengan Forum CSR Lampung di SMKN 1 Natar
LAMPUNG –.Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha, Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga…