Tinjau SRMA 32 Lampung Selatan, Menko AHY dan Wagub Jihan Pastikan Fasilitas Pendidikan Siap

JurnalKota.net – LAMPUNG SELATAN — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan pada Selasa (14/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, AHY meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, dan asrama tempat tinggal siswa. AHY juga menyempatkan diri berbincang dengan para pelajar dan tenaga pengajar untuk mengetahui secara langsung proses belajar mengajar di sekolah yang menjadi bagian dari program nasional tersebut.

“Ini adalah program prioritas yang menjadi kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Kami mengawal serius agar bukan hanya infrastrukturnya siap, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung pendidikan lainnya, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” kata AHY usai meninjau sekolah.

Menurut AHY, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, siswa dapat fokus belajar sekaligus mendapatkan pembinaan karakter secara menyeluruh.

AHY menilai fasilitas di SRMA 32 Lampung Selatan sudah memadai. Asrama dan ruang belajar dinilai bersih, rapi, serta dilengkapi sarana laboratorium. “Guru-gurunya semangat dan anak-anaknya punya cita-cita tinggi. Ada yang ingin jadi guru, tentara, hingga pengusaha. Ini menandakan semangat mereka luar biasa,” ujar AHY.

Meski demikian, AHY menilai masih ada ruang untuk peningkatan fasilitas. Saat ini, bangunan SRMA 32 masih menempati area milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung dan bersifat sementara. Pemerintah Provinsi Lampung, menurut AHY, telah menyiapkan lahan seluas sekitar 10 hektare untuk pembangunan kompleks sekolah permanen di masa mendatang.

“Ini masih tahap transisi. Namun tadi Bu Wagub menyampaikan, Pemprov sudah menyiapkan lahan yang lebih luas agar nanti sekolah ini bisa berdiri permanen, termasuk dilengkapi fasilitas olahraga. Karena pembangunan karakter siswa tidak cukup dari sisi akademik saja,” jelas AHY.

Dalam kesempatan itu, AHY juga menekankan pentingnya sinergi antara kementerian dan pemerintah daerah. Kementerian Koordinator yang ia pimpin akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan infrastruktur, serta Kementerian Sosial yang membidangi pelaksanaan program sosial bagi masyarakat kurang mampu.

“Kita harus pastikan pembangunan berjalan terintegrasi, tidak masing-masing jalan sendiri. Untuk Lampung, kami akan kawal dengan semangat percepatan, tapi tetap sesuai perencanaan dan prosedur yang benar,” tegasnya.

Keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera di seluruh kabupaten dan kota. Siswa di SRMA 32 berasal dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Kunjungan AHY di Lampung menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Melalui pembangunan sekolah berasrama seperti SRMA, pemerintah berharap generasi muda dari keluarga pra-sejahtera dapat memperoleh pendidikan yang layak, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja di masa depan.*

Purnama Wulan Sari Mirza Dorong Kolaborasi Organisasi Wanita, Perkuat Sinergi di Era Digital

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) IX Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung Tahun 2025, yang mengusung tema “BKOW Provinsi Lampung Berkontribusi Wujudkan Perempuan Berdaya di Era Digital Menuju Lampung Maju”, Senin (14/10/2025).

Dalam sambutannya, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BKOW atas dedikasi dan komitmennya memperkuat kiprah organisasi perempuan di Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa MUSDA IX menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan solidaritas antarorganisasi perempuan dalam menjawab tantangan zaman.

“Kolaborasi lintas organisasi perempuan merupakan kekuatan besar. Ketika seluruh elemen bersatu, kita dapat menciptakan program yang lebih efektif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat, terutama bagi perempuan, anak, dan keluarga,” ujar Ketua TP. PKK Provinsi Lampung.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan tangguh.

Sementara itu, Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Lukman Pura menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus BKOW yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Gubernur menegaskan bahwa perempuan Lampung memiliki peran strategis dalam memperkuat pembangunan daerah, terutama di era digital yang membuka peluang luas bagi pemberdayaan dan inovasi.

“Perempuan Lampung telah menunjukkan kontribusi nyata di berbagai bidang pendidikan, ekonomi, sosial, hingga kepemimpinan publik. Melalui literasi digital dan semangat kolaboratif, perempuan mampu menjadi agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengajak seluruh organisasi wanita di bawah BKOW untuk terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan komunitas masyarakat agar setiap program dapat memberikan dampak nyata.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum BKOW Provinsi Lampung, Risneni Rasyid menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Gubernur serta Ketua TP. PKK Provinsi Lampung. Ia berharap MUSDA IX menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin perempuan yang berintegritas, dinamis, dan visioner.

“Kami berkomitmen menjadikan BKOW sebagai wadah kolaborasi dan inspirasi bagi seluruh organisasi wanita di Lampung, guna mewujudkan perempuan yang berdaya dan keluarga yang tangguh di era digital,” ujar Hj. Risneni Rasyid.

MUSDA IX BKOW Provinsi Lampung diharapkan menghasilkan keputusan dan program strategis yang mampu memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua dan pengurus organisasi wanita se-Provinsi Lampung, tokoh perempuan, perwakilan lembaga pemerintah, serta mitra strategis dari berbagai kabupaten/kota.*

LEIF 2025 akan Fokus pada Gagasan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal tentang Penguatan Ekonomi Berbasis Komoditas dan Hilirisasi

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Rapat lanjutan persiapan Lampung Economic Investment Forum (LEIF) 2025 akan fokus pada gagasan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tentang penguatan ekonomi berbasis komoditas dan hilirisasi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, di Ruang Kerja Sekda, Kantor Gubernur, Rabu (15/10/2025).

Bimo Epyanto menjelaskan sebanyak 130 investor nasional dan internasional diperkirakan akan hadir dalam forum tersebut.

Bimo menyampaikan bahwa ajang tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Lampung untuk berdialog langsung dengan calon investor, sehingga diperlukan kesiapan bahan presentasi dan data yang kuat.

Rapat tersebut dihadiri juga oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

LEIF 2025 merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2025. Dalam forum ini, Lampung akan menampilkan berbagai proyek strategis dan peluang investasi unggulan untuk menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor potensial.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menyampaikan pesan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bahwa forum investasi ini tidak hanya menampilkan daftar proyek, tetapi juga harus mampu menggambarkan secara komprehensif potensi dan sumber daya yang dimiliki Provinsi Lampung.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Lampung memiliki aset, lahan, dan sumber daya yang menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Marindo.

Ia menegaskan bahwa data, informasi, dan produk investasi yang akan disajikan harus jelas, akurat, dan menarik, agar mampu meningkatkan kepercayaan investor. Ia juga berharap hasil dari kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaannya saja, tetapi berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata dan berdampak jangka panjang bagi perekonomian daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung optimistis LEIF 2025 mampu membuka peluang kolaborasi dan investasi jangka panjang, mempercepat hilirisasi komoditas unggulan, serta menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah.*

Pemprov Lampung dan Jajaran Kementerian Keuangan Perkuat Sinergi Percepat Penyelesaian Kegiatan dan Pencairan Dana Akhir Tahun Anggaran 2025

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menjalin sinergi dengan jajaran Kementerian Keuangan seperti Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Bandar Lampung dan perwakilan Bidang I Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung dalam rangka percepatan penyerapan anggaran, penyelesaian kegiatan akhir tahun, serta penguatan tata kelola keuangan daerah.

Sinergi itu dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat menerima kunjungan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Bandar Lampung bersama perwakilan Bidang I Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung di Ruang Rapat Sekda, Kantor Gubernur, Selasa (15/10/2025).

Tim DJPb menyampaikan pentingnya disiplin waktu penyelesaian kontrak, BAST, hingga pendaftaran di KPPN agar tidak melewati batas waktu yang ditetapkan.

Dalam kesempatan itu, pihak KPPN menegaskan bahwa permintaan dispensasi atas keterlambatan dokumen hanya dapat diberikan satu kali, sehingga setiap OPD diharapkan mempercepat proses administrasi keuangan dan pelaporan agar penyerapan APBN maupun APBD dapat optimal. Sekda menekankan agar seluruh satuan kerja menjaga koordinasi dengan KPPN serta BPKAD dalam hal pengelolaan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan.

Beberapa dinas yang turut hadir antara lain Dinas Tenaga Kerja, Dinas PMPTSP, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas PSDA, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PMD dan Transmigrasi, Dinas Kelautan dan Perikanan, Bappeda, serta Biro Administrasi Pembangunan. Sekda juga menyoroti pentingnya menjaga efisiensi pelaksanaan kegiatan agar tidak terjadi pemblokiran anggaran dan memastikan seluruh proses pengawasan dilakukan sesuai regulasi.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemprov Lampung dan jajaran Kementerian Keuangan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan akuntabilitas, serta mempercepat penyelesaian kegiatan dan pencairan dana di akhir tahun anggaran 2025.*

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dampingi Menko Agus Harimurti Yudhoyono dalam Acara Fun Run di Bandar Lampung, Bangun Kolaborasi Lintas Sektor di Lampung sebagai Pintu Masuk Pulau Sumatera

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kegiatan Fun Run di Bandar Lampung, Selasa Pagi (14/10/2025).

Kehadiran Menko AHY tidak saja terkait acara itu, tetapi juga upaya melakukan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur nasional, termasuk di Provinsi Lampung yang menjadi gerbang utama Pulau Sumatera.

Sebagai pintu masuk Sumatera, Lampung harus didukung infrastruktur, konektivitas, dan efisiensi mobilitas manusia, barang, dan jasa.

Gubernur Mirza mengapresiasi kehadiran Menko AHY di Provinsi Lampung, yang dinilainya menjadi dorongan kuat bagi percepatan pembangunan daerah.

“Kami ucapkan selamat datang kepada Pak Menko. Tentu saja dukungan kita penuh untuk kemajuan pembangunan di Provinsi Lampung. Ke depan, kita akan terus menambah kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh program pemerintah pusat akan terus didukung dan diintegrasikan dengan program daerah agar pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur nasional, termasuk di Provinsi Lampung yang menjadi gerbang utama Pulau Sumatera.

“Lampung adalah pintu masuk Sumatera, sehingga harus didukung infrastrukturnya, konektivitasnya, dan efisiensi mobilitas manusia, barang, dan jasa,” ujarnya.

Ia menambahkan keberadaan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang baru dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto, memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan pembangunan lintas kementerian dan lembaga agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kami hadir untuk memastikan pembangunan berjalan lebih efisien, saling mendukung antar sektor, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Misalnya, kita bisa membangun bandara besar, tetapi tanpa konektivitas jalan yang baik, pemanfaatannya tidak akan optimal. Begitu juga dengan bendungan yang tidak diikuti jaringan irigasi,” jelasnya.

AHY juga menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya akan memastikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah dilakukan secara terintegrasi.

“Kami ingin memberikan kontribusi yang lebih baik dalam pembangunan di seluruh wilayah, termasuk Lampung. Sinergi dengan Pemprov menjadi kunci keberhasilan bersama,” pungkasnya.

Selain jajaran pemerintah daerah, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Khristome Sianturi, Wali Kota Metro Bambang Imam Santoso, Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian, serta unsur Forkopimda Provinsi Lampung.

Kegiatan Fun Run ini sekaligus menjadi simbol semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, merata, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Lampung dan wilayah Sumatera bagian selatan.*

Dukung Ekonomi Daerah, JAPFA Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Lampung Selatan

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperluas kolaborasi dengan sektor swasta untuk memperkuat ekonomi daerah. Kali ini, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menerima audiensi dari PT Suri Tani Pemuka Aquafeed Lampung, anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2025).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA dalam berbagai program sosial dan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Head of Industrial Relations Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Jefri Hari Akbar, mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kemitraan sekaligus membangun sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah.

“Kami ingin menjajaki kolaborasi dalam berbagai program, mulai dari ketahanan protein pangan, dukungan regulasi investasi, hingga pembinaan koperasi masyarakat. Misalnya, kami bisa membantu pemberdayaan kolam ikan agar masyarakat memiliki akses terhadap pakan berkualitas,” jelas Jefri.

Menanggapi hal itu, Bupati Egi menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan, Pemkab Lampung Selatan tengah berfokus pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat kecil.

“Dengan konsep pentahelix, kami ingin menggandeng semua pihak, termasuk sektor swasta seperti JAPFA, untuk mengakselerasi program unggulan daerah. JAPFA bisa ikut memperkuat program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Bupati Egi.

Bupati muda itu juga optimistis, sinergi dengan industri pangan seperti JAPFA akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM.

Kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA diharapkan tidak hanya memperkuat kemandirian pangan dan pemberdayaan koperasi, tetapi juga menjadi model kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemkab Lampung Selatan Gandeng BTN, Perluas Akses KPR dan Perkuat Digitalisasi Layanan Publik

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memperluas akses layanan perbankan, khususnya program Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sekaligus memperkuat digitalisasi layanan publik di daerah.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja bupati, Rabu (15/10/2025).

Bupati Egi menyebut, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus mengembangkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan dalam menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Sementara itu, Pimpinan BTN Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN).

“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” jelas Peggy.

Selain KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.

Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan terpadu, mulai dari pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.

Peggy menambahkan, implementasi DigiKab juga akan mendukung optimalisasi sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna mendorong perluasan transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi berkelanjutan antara Pemkab Lampung Selatan dan BTN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat digitalisasi layanan publik, serta menghadirkan kemudahan akses perbankan bagi seluruh lapisan masyarakat.

8 Camat Baru Dilantik, Bupati Egi: Jabatan Itu Amanah untuk Melayani Rakyat

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melakukan penyegaran di jajaran pejabat administrator. Sebanyak 18 pejabat dilantik oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pelayanan publik di wilayahnya masing-masing.

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), tersebut menjadi momentum penting bagi Bupati Egi untuk menegaskan kembali semangat birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni atau pergantian jabatan, tapi bagian dari penyesuaian organisasi agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya,” ujar Bupati Egi dalam sambutannya.

Delapan camat baru yang dilantik antara lain:

  • Sidik (Camat Bakauheni)

  • Sumiyati (Camat Candipuro)

  • Ruris Apdani (Camat Kalianda)

  • Sri Mahendra Kesuma Dewi (Camat Ketapang)

  • Wayan Susana (Camat Sragi)

  • R. Sy. Handoyo Soesilo (Camat Tanjungsari)

  • Raden Permata Marga (Camat Way Panji)

  • Fitri Hidayat (Camat Way Sulan)

Selain mereka, dr. Djohardi resmi menjabat sebagai Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, dan Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan pejabat lainnya menempati posisi Kepala Bidang di sejumlah perangkat daerah.

Bupati Egi menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik harus memiliki mental melayani, bukan mental dilayani.

“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Maka semua harus punya mental melayani,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar para camat menjaga sikap dan perilaku, karena mereka adalah wajah pemerintah daerah di tingkat kecamatan.

“Camat itu perpanjangan tangan bupati. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku, sebab masyarakat menilai pemerintah dari cara Anda bertindak,” pesan Egi.

Kepada pejabat lama, Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan semata-mata untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja, bukan karena alasan politis.

“Kalau ini urusan politik, dari awal saya dilantik sudah saya ganti semua. Tapi tidak. Ini murni penyesuaian agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif,” tandasnya.

Di akhir arahannya, Bupati Egi mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan sepenuh hati demi mewujudkan Lampung Selatan yang maju dan melayani rakyat.

Selain itu, dua Aparatur Sipil Negara (ASN) juga mendapat tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), yakni Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.

Fraksi Gerindra Apresiasi Program Pasar Murah Pemkab Lampung Selatan: Bukti Nyata Pemerintah Hadir untuk Rakyat

LAMPUNG SELATAN – Program pasar murah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendapat apresiasi tinggi dari…

DPRD Lampung Bahas Penyelesaian Konflik Tanah di Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya

Lampung — Komisi I DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan perwakilan masyarakat untuk membahas penyelesaian konflik tanah di tiga wilayah, yakni Kelurahan Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya.

Rapat berlangsung di Ruang Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/10/2025), dengan menghadirkan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Sulpakar, serta sejumlah anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, termasuk Garinca Reza Pahlevi, S.I.

Dalam kesempatan itu, Sulpakar menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap berpegang pada asas hukum dan keadilan dalam menyelesaikan persoalan tanah tersebut.

“Tim kerja tetap memperhatikan asas-asas hukum. Tadi kami sudah mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat, dan bersama DPRD kita akan merumuskan langkah-langkah penyelesaian. Intinya, hari ini kita fokus mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ujar Sulpakar.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai masukan dan aspirasi masyarakat, termasuk dari kelompok warga yang belum sempat hadir dalam rapat.

“Kami menerima aspirasi masyarakat, baik yang hadir maupun yang belum sempat hadir. Ada sejumlah catatan penting yang akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Provinsi Lampung,” jelas Garinca.

Garinca juga menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) untuk menangani penyelesaian aset daerah, termasuk konflik lahan di tiga kelurahan tersebut.

“Tim Pokja ini menjadi bagian penting untuk memastikan adanya rasa keadilan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah sebagai pemegang aset. Kami berharap penyelesaian ini dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan adil,” katanya.

Ia menambahkan, konflik tanah di Way Dadi telah berlangsung hampir empat dekade, sehingga memerlukan langkah strategis dan komitmen kuat dari seluruh pihak.

“Masalah ini sudah hampir 40 tahun. Kami di DPRD ingin memastikan agar penyelesaiannya menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan marwah kelembagaan pemerintah. Kami optimistis tim yang dibentuk dapat bekerja secepat mungkin menemukan solusi terbaik,” pungkas Garinca.

Pemprov Lampung Gelar Acara Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Mahan Agung

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggelar acara silaturahmi dan penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Provinsi Lampung, di Aula Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (13/10/2025).

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan komitmennya untuk bersinergi bersama Kodam XXI/Radin Inten di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Salah satu sinergi yang dibangun adalah memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi Lampung, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kehadiran Kodam XXI adalah semangat baru bagi Lampung. Kami ingin TNI bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat, bergandengan tangan menjadikan Lampung bukan hanya aman, tapi juga maju, khususnya di sektor pertanian,” ujar Mirza.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi sendiri merupakan putra daerah Lampung yang resmi dilantik oleh Presiden RI pada 10 Agustus 2025 dan menjadi Pangdam XXI/Radin Inten pertama.

“Kami segenap masyarakat Lampung menyampaikan selamat datang kembali di rumah. Ini bukan hanya seremoni, tapi benar-benar menyambut keluarga sendiri yang pulang ke kampung halaman,” kata Mirza.

Gubernur Mirza menekankan bahwa Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra.

Menurutnya, peran TNI sangat penting, tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga menjaga rasa aman dan kebanggaan rakyat.

“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Bapak, Kodam XXI/Radin Inten akan menjadi benteng yang kokoh dan bersahabat, bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menumbuhkan rasa aman, persatuan, dan kebanggaan di hati rakyat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mirza menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, dalam memajukan pertanian sebagai penopang utama ekonomi Lampung.

“Pertumbuhan ekonomi Lampung sangat luar biasa, terutama dari sektor pertanian seperti jagung, padi, kopi, dan lada. Ini berkat kolaborasi massif dari pusat hingga daerah,” tegasnya.

Menurutnya, permasalahan yang mengganggu produktivitas pertanian harus diselesaikan bersama.

Ia meminta dukungan TNI dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan petani di lapangan.

“Apa yang kita lakukan ini adalah untuk petani kita. Untuk meningkatkan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Mirza menambahkan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto agar dapat diimplementasikan dengan baik di Lampung.

“Dengan semangat kebersamaan itu, saya yakin Lampung akan terus tumbuh menjadi provinsi yang kuat, guyub, dan membanggakan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan komitmennya untuk bersama-sama membangun Lampung yang lebih baik.

“Kami berharap kedatangan kami di kampung halam sendiri ini bisa bersama-sama membangun Provinsi Lampung. Tolak ukur hadirnya Kodam XXI/Radin Inten adalah jumlah kriminalitas di Lampung ini berkurang,” ujar Kristomei.

Ia mengatakan, sinergi dengan Forkopimda dan Pemerintah Daerah menjadi kunci. Terlebih, kini Pangdam berasal dari Lampung, maka harus membawa perubahan nyata.

“Sekarang Pangdam nya asli dari Lampung, jadi harus ada bedanya,” katanya.

Kristomei menjelaskan Kodam XXI/Radin Inten memiliki visi pembangunan berbasis lima pilar, yakni ketahanan pangan, konektivitas wilayah, sumber daya manusia, mitigasi lingkungan, serta sinergi pentahelix.

“Kami mohon dukungan seluruh elemen. Tidak ada yang berhasil tanpa kebersamaan. Mari kita bangun kampung halaman kita menjadi lebih maju, santun, dan bermartabat,” ujarnya.*

Tim Pembina Posyandu Lampung Salurkan Bantuan Susu, Dukung Gerakan Nasional Cegah Stunting

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyerahkan bantuan susu kepada masyarakat sekitar Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pembina Posyandu di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Lampung, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 warga perwakilan RT 14 Kelurahan Sumur Batu. Pembagian susu ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Posyandu dalam mendukung gerakan pencegahan stunting melalui peningkatan gizi keluarga.

Bantuan susu diberikan dalam dua jenis, yaitu susu kotak (UHT) untuk anak-anak dan ibu hamil, serta susu dalam kemasan dus untuk anak balita ke atas. Setiap dua Kartu Keluarga (KK) menerima satu dus susu, sementara untuk susu UHT disalurkan sebanyak 10 ribu liter yang dibagikan ke satu kelurahan di dua RT.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan ini yang menjadi wujud nyata perhatian dan dukungan Posyandu terhadap upaya menekan angka stunting di Provinsi Lampung.

“Kami ikut serta memberikan bentuk perhatian dan kasih sayang yang hari ini Alhamdulillah berupa susu. Susu ini untuk anak-anak dan juga boleh untuk ibu hamil. Ini adalah gerakan serentak secara nasional untuk mencegah stunting dengan memberikan bantuan berupa susu,” ujar Wulan.

Wulan berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya anak-anak dan ibu hamil, agar dapat memenuhi kebutuhan gizi demi tumbuh kembang yang lebih sehat dan cerdas.

“Semoga bantuan ini bisa diterima dengan baik dan membawa manfaat. Terima kasih juga kepada ibu-ibu yang berkenan hadir. Mudah-mudahan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” ucap Wulan.

Dalam kesempatan tersebut, Wulan juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung, Saipul, beserta jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Saipul dan seluruh rekan-rekan Dinas PMD, juga kepada tim protokol dan media atas dukungan dan kehadirannya hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Yati dari Kelurahan Sumur Batu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Saya sangat senang karena memiliki dua anak yang membutuhkan susu. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak agar tumbuh sehat,” ujar Yati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu Provinsi Lampung terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang serta berkontribusi nyata dalam upaya mencegah stunting dan membangun generasi Lampung yang sehat dan cerdas.*

Purnama Wulan Sari Mirza: Guru Lampung Harus Sehat, Kompak, dan Jadi Inspirator Bangsa

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka acara Senam Bersama dalam rangka HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional Tahun 2025, yang digelar di Gedung Green Sport Arena, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Senin (13/10/2025).

Pelaksanaan Lomba Senam Kreasi Lampung Maju ini merupakan salah satu program kerja Perempuan PGRI Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga, mempererat silaturahmi antar angggota PGRI se-Provinsi Lampung, serta menjadi wadah kreativitas dan ekspresi seni gerak di bidang olahraga.

Dalam sambutannya, Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya rangkaian kegiatan HUT PGRI dan HGN 2025 yang diinisiasi oleh Ketua PGRI Provinsi Lampung. Ia menilai kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan keluarga besar PGRI dalam memajukan dunia pendidikan di Lampung.

Wulan juga menegaskan pentingnya peran guru dalam dunia pendidikan. Menurutnya, baik guru laki-laki maupun perempuan memiliki peran strategis dalam membina dan mendukung proses pendidikan. Ia menyampaikan rasa bangga dapat berada di tengah para pendidik yang berdedikasi tinggi serta menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung seluruh kegiatan PGRI Provinsi Lampung.

Ia menjelaskan bahwa para guru tidak hanya menjadi pengajar di sekolah, tetapi juga berperan sebagai pembimbing dan pengasuh bagi siswa. Guru menjadi sosok yang melanjutkan pendidikan setelah anak-anak melewati pintu rumah mereka.

“Kita semua sebagai motivator dan inspirator. Kalau bukan dari Bapak Ibu guru, dari mana anak-anak mendapatkan inspirasi dan pemikiran yang inovatif, Guru juga menjadi pelindung bagi peserta didik di lingkungan sekolah,” ucap Wulan.

Lebih lanjut, ia menilai keberadaan PGRI sebagai wadah bagi para guru sangat penting untuk menyatukan langkah dan visi pendidikan, sehingga program dan kurikulum dapat sejalan dengan kebijakan pusat.

“Bapak Ibu guru juga merupakan pembina kegiatan ekstrakurikuler, teladan bagi siswa, serta kontributor penting dalam pengembangan kurikulum dan pendidikan. Karena itu, saya berharap keluarga besar PGRI Provinsi Lampung dapat semakin solid, semakin besar, dan terus mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Wulan menambahkan, kegiatan senam ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT PGRI dan HGN, tetapi juga ajang silaturahmi yang memberi manfaat besar bagi seluruh anggota PGRI, khususnya bagi para perempuan dan guru di Provinsi Lampung. Ia menekankan bahwa selain memperebutkan juara, kegiatan ini membawa “bonus” berupa kesehatan fisik dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran tubuh bagi para tenaga pendidik, karena profesi guru membutuhkan kekuatan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai karakter siswa.

“Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” katanya.

Selain itu, Wulan turut mengapresiasi semangat para peserta yang tampil dengan busana khas daerah masing-masing. Ia menyampaikan bahwa yang terpenting dari kegiatan ini bukan semata soal kemenangan, tetapi nilai kebersamaan dan kekompakan seluruh guru di Provinsi Lampung.

“Semangat yang luar biasa dari para perempuan PGRI bapak ibu guru juga untuk tetap semangat berdedikasi menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik yang tanpa kenal lelah pahlawan tanpa tanda jasa guna mewujudkan lampung maju menuju Indonesia emas,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Wulan menyampaikan harapan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terus memberikan dukungan bagi keluarga besar PGRI sebagai organisasi yang berperan penting dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Lampung.

Ketua Perempuan PGRI Provinsi Lampung, Pori Sulpakar, menjelaskan bahwa lomba senam dengan tema “Dengan Lomba Senam Kreasi Perempuan PGRI Membangun Asta Cita Wujudkan Lampung Maju” diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk memperebutkan piala dari Bunda Guru Provinsi Lampung.

“Peserta lomba berasal dari 14 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Namun, Pesisir Barat belum dapat berpartisipasi tahun ini, mudah-mudahan di waktu mendatang bisa mengirimkan pesertanya,” ujarnya.

Acara ini juga diisi dengan penyerahan secara simbolis trophy, piagam, dan bingkisan kepada Ketua Perempuan PGRI Provinsi Lampung, Pori Sulpakar, oleh Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza. Setelah itu, para peserta mengikuti kegiatan senam bersama “Senam Lampung Maju” dan “Tabola Bale,” yang dilanjutkan dengan penampilan lomba senam kreasi dari masing-masing kabupaten/kota.*

Melalui Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Spirit Keagamaan dan Moral Masyarakat

JurnalKota.net – Lampung Tengah – Gubernur Lampung diwakili  Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menghadiri Pengajian Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Thoriqoh Qodiriyah Wanaqsabandiyah, di Mushola Baiturrohman, Kampung Rejo Basuki V, Kecamatan Seputih Raman, Minggu (12/10/2025).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekdaprov, menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini secara rutin setiap tahunnya.

“Pemerintah Provinsi Lampung sangat menghargai eksistensi thariqah sebagai bagian dari kekayaan warisan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah, yang mampu merawat ketenangan batin masyarakat, memperkuat moral, dan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif zaman,” ujar Gubernur.

Gubernur menyatakan bahwa Majelis Haul merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan menjadi media muhasabah (introspeksi). Hal ini dilakukan untuk mengenang jasa para wali Allah, mengambil teladan dari akhlak dan perjuangan mereka, serta menanamkan kembali kecintaan kepada para orang saleh.

“Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani adalah ulama besar yang mewariskan ilmu, keteladanan, dan jalan ruhani. Melalui haul ini, kita memperbaharui niat untuk mengikuti jejak beliau dalam mencintai ilmu, meneguhkan tauhid, dan menjadi wasilah turunnya rahmat dan rida Allah SWT,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada Mursyid Thoriqoh Qodiriyah Wan-Naqsabandiyah, KH. Ali Sodiq S.Pdi, dan Ibu Nyai Hj. Mua’rifah Sodiq yang telah beristiqamah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Semoga Allah SWT menerima amal kita semua, mengangkat derajat para guru kita, serta melimpahkan keberkahan bagi Kampung Rejo Basuki dan seluruh masyarakat Lampung,” pungkasnya.*

Pemprov Lampung Dukung BKPRMI Perkuat Peran Pemuda Masjid dalam Pembangunan Daerah

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menghadiri acara Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Lampung Tahun 2025-2030, bertempat di Balai Keratun Kantor Gubernur, Minggu (12/10/2025).

BKPRMI telah menjadi garda terdepan dalam membina dan memberdayakan generasi muda Islam, khususnya dalam lingkup masjid, Keberadaan BKPRMI memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pembangunan karakter bangsa.

Pemerintah Provinsi Lampung menyadari bahwa membangun daerah tidak dapat dilakukan sendiri, Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan dengan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah, aparatur, Pelajar termasuk organisasi kepemudaan berbasis masjid seperti BKPRMI.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggaris bawahi hal hal yang dapat kita bangun secara bersama diantaranya,
Pembinaan karakter generasi muda ,
Pemberdayaan ekonomi umat,
Keterlibatan aktif dalam isu-isu sosial kemasyarakatan, seperti edukasi kesehatan, lingkungan, dan penguatan nilai-nilai toleransi.

“Kita perlu menyegarkan nilai nilai kebangsaan kita, nilai nilai kebersatuan kita sebagai bangsa, yang memang sesungguhnya sudah berakar jauh, ber abad abad lampau yang memikat wilayah wilayah dinusantara ini”. Ucapnya

Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung langkah-langkah konstruktif BKPRMI dalam rangka pembangunan spiritual dan sosial masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga gubernur Lampung mengucapkan Selamat bertugas, kepada Pengurus BKPRMI yang telah dilantik.

“Amanah ini merupakan bentuk kepercayaan besar untuk menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan daerah,Pimpinlah dengan hati, layani dengan ketulusan, dan ajak generasi muda untuk semakin dekat dengan masjid dan agamanya”. Katanya

Diakhir, Gubernur Lampung mengajak seluruh pengurus BKPRMI agar berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.

“Jadikan pelantikan ini sebagai awal dari langkah-langkah besar yang berdampak nyata bagi masyarakat, Pemuda masjid bukanlah penonton zaman, tetapi pemain utama dalam membentuk peradaban”. Pungkasnya

Sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) terpilih Ahmad Kharudin Syam, mengatakan bahwa BKPRMI siap membantu dan mendorong Gubernur Lampung Menjadikan Pemerintah Provinsi Lampung menjadi Lampung Maju.

“Tentu BKPRMI bukan satu satunya lembaga yang berkontribusi didalam negara, kami sadar kami hanya sebagian kecil dari organisasi kepemudaan yang ada diprovinsi Lampung, tapi saya yakin kami bisa bersinergi dan berkontribusi kepada Pemerintah Provinsi Lampung”. Katanya.*