Penguatan Sinergi Pemprov dan TNI Lewat Pembangunan Batalyon Teritorial

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi membahas rencana pembangunan Batalyon Teritorial (Yon TP) untuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.

Pembahasan dilakukan di Ruang Kerja Gubernur, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (22/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Mayjen TNI Kristomei yang didampingi Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho Asren (Kodam XX/RI), menyampaikan konsep Yon TP yang dirancang tidak hanya untuk memperkuat pertahanan, tetapi juga mendukung pembangunan daerah.

Setiap batalyon direncanakan mengelola 50 hektare lahan, sementara satu kompi akan menggarap 10 hektare. Program ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan produksi pangan, khususnya beras.

Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XXI menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan pembangunan satu unit Yon TP dengan kekuatan 541 personel untuk setiap kabupaten/provinsi ke depan, Pangdam menargetkan Lampung dan Bengkulu dapat memiliki 8 Yon TP yang siap mendukung ketahanan wilayah sekaligus program swasembada pangan nasional.

Selain itu, Pangdam juga menekankan bahwa keberadaan Yon TP di wilayah Lampung diarahkan untuk mendukung program swasembada pangan, dengan target produksi beras sebesar 30.000 ton yang akan dikelola oleh satuan Yon TP. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Gubernur Mirza menyambut baik rencana itu dan menegaskan bahwa Pemprov Lampung mendukung penuh langkah TNI dalam memperkuat ketahanan pangan serta menjaga stabilitas wilayah. “Kami percaya sinergi ini akan membawa manfaat ganda, menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan Indonesia mencapai swasembada pangan. Menurutnya, program Yon TP menjadi instrumen nyata yang bisa mempercepat pencapaian target nasional tersebut melalui optimalisasi lahan produktif di daerah.

Pertemuan juga membahas pembentukan Satgas Gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Polisi Kehutanan, dan Balai TNBBS. Satgas ini akan difokuskan untuk menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak perambahan.

Dengan adanya kerja sama ini, Gubernur Mirza berharap kehadiran Kodam XXI/Raden Inten dan Yon TP dapat mempercepat pembangunan daerah, memperkuat swasembada pangan sesuai arahan Presiden, serta menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat Lampung.

Acara ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Kepala Bappeda, dan Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung.*

Gubernur Lampung: Media Adalah Mitra Strategis Pemerintah dalam Mendorong Pembangunan Daerah

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menghadiri Rapat Kerja Nasional dan Apel Akbar Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) dalam rangka memperingati HUT ke-3 organisasi tersebut. Acara berlangsung di Gedung Graha Bintang, Universitas Malahayati Lampung, Senin (22/9/2025).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Kominfo, Gubernur Mirza menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sarat makna. Menurutnya, ulang tahun ketiga PWDPI menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan organisasi sekaligus memperkuat peran wartawan di tengah derasnya arus informasi.

“Tiga tahun mungkin terasa singkat, tetapi cukup untuk menunjukkan arah yang jelas, membangun soliditas, serta menghadirkan karya jurnalistik yang memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ucap Ganjar membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur menekankan bahwa rakernas yang digelar PWDPI bukan hanya agenda rutin, melainkan forum strategis untuk merumuskan gagasan, menyusun program, dan meningkatkan kualitas kerja jurnalistik. Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan, PWDPI mampu melahirkan terobosan baru yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Di tengah perkembangan teknologi digital, lanjutnya, wartawan dituntut menjaga kualitas informasi yang jernih, berimbang, dan dapat dipercaya. “Melalui karya jurnalistik, wartawan berperan menjaga keutuhan bangsa, memperkuat nilai demokrasi, serta membuka wawasan publik terhadap isu pembangunan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi pemberian Sustainability Award 2025 kepada tokoh nasional maupun daerah. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen para pemimpin dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, menjaga lingkungan hidup, dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Ia menegaskan, bagi Provinsi Lampung, media adalah mitra strategis pemerintah. Besarnya potensi daerah di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan budaya membutuhkan dukungan pemberitaan positif, edukatif, dan membangun optimisme masyarakat.

“Pers membantu pemerintah menjembatani informasi dengan masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah,” katanya.

Selain itu, Ganjar Jationo juga menambahkan apresiasinya atas gagasan PWDPI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pembentukan UMKM. Ia menyatakan siap menjembatani agar gagasan tersebut terhubung dengan pihak-pihak terkait. “Nanti kita kolaborasi bersama, kita pertajam, saya bantu untuk terhubung dengan pihak-pihak terkait agar gagasan UMKM PWDPI ini dapat terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah, dalam sambutannya menyebut organisasi yang dipimpinnya kini beranggotakan lebih dari 800 media. Menurutnya, kegiatan rakernas tahun ini berlangsung selama dua hari, 20–22 September 2025, diawali apel akbar yang bertujuan menanamkan disiplin dan kecintaan anggota pada organisasi serta negara.

Nurullah juga memaparkan bahwa sebelumnya telah digelar pelatihan jurnalistik yang diikuti 180 wartawan. Tahun depan, pihaknya menargetkan 1.000 wartawan anggota PWDPI mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Ia menekankan, pers memiliki tanggung jawab tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi. Karena itu, PWDPI mendirikan Yayasan UMKM Merah Putih PWDPI yang diharapkan dapat berkembang di seluruh DPC se-Indonesia.

“Itulah bentuk nyata kami untuk mendorong dan mendukung perekonomian bangsa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota,” kata Nurullah.

Rakernas PWDPI 2026, tambahnya, akan digelar di Kalimantan Timur. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang hadir dari berbagai daerah untuk mengikuti agenda nasional ini.

Puncak acara ditandai dengan PWDPI Award Sustainability 2025. Salah satu penerima penghargaan adalah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang dinobatkan sebagai Tokoh Pemimpin Muda dengan tingkat kepuasan publik mencapai 83,67 persen pada 100 hari pertama menjabat secara nasional.

Acara turut dihadiri Dewan Pembina DPP PWDPI Irjen Pol (Purn) Ike Edwin serta sejumlah pejabat daerah dan organisasi perangkat daerah.

Kegiatan ini menegaskan peran strategis pers dalam pembangunan. Dengan dukungan media, pemerintah daerah diyakini dapat menyebarkan informasi lebih efektif, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat optimisme publik terhadap masa depan Lampung dan Indonesia.*

Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Hadiri Rakornas Posyandu 2025 yang Dibuka Ibu Tri Tito Karnavian: Sukseskan Transformasi 6 Pelayanan SPM

JurnalKota.net – Jakarta — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) 2025, yang dibuka Ketua Umum Posyandu Ibu Tri Tito Karnavian di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Senin (22/9/25).

Rakornas Posyandu 2025 mengusung tema “Penguatan Peran Posyandu dalam Mendukung Indonesia Emas 2045”. Yang mencakup kedalam 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).

Dalam pemaparan Ibu Tri Tito Karnavian disebutkan uraian tugas 6 SPM dalam Posyandu Integrasi Layanan Primer. Yaitu, Bidang Kesehatan bertugas menjamin pelayanan dasar kesehatan masyarakat sesuai standar, Bidang Pendidikan bertugas menjamin layanan pendidikan dasar sesuai amanat SPM.

Sedangkan Bidang Pekerjaan umum menjamin ketersediaan infrastruktur dasar sesuai SPM, untuk Bidang Perkim bertugas menjamin masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan rumah layak huni.
Kemudian Bidang Sosial dengan tugas menjamin perlindungan dan rehabilitasi sosial bagi kelompok rentan serta Bidang Trantibum Linmas yang menjamin ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sebagai pelayanan dasar.

Agenda rakornas menjadi wadah penting untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat sinergi antar-lembaga, sekaligus mendorong peran Posyandu dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama terkait pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak.

“Kesamaan visi dan misi transformasi Posyandu inilah yang kami bahas hari ini, dan apa saja alasannya kenapa Posyandu penting, dan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menyukseskan transformasi enam pelayanan ini,” ujar Ibu Tri.

Ibu Tito Karnavian, mengatakan Posyandu sekarang tidak lagi hanya melayani satu bidang, yaitu kesehatan. Seiring perkembangan regulasi dan kebutuhan masyarakat, Posyandu bertransformasi melayani enam bidang SPM, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum dan perumahan, ketenteraman dan ketertiban, serta perlindungan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Rakornas tersebut juga menjadi momentum bagi para ketua tim pembina Posyandu di berbagai daerah di Indonesia untuk menyamakan persepsi mengenai pentingnya tugas Posyandu.

Sementara itu, Ibu Wulan mengatakan apa yang dipaparkan Ibu Tri Tito Karnavian akan diimplementasikan di Lampung. “Hari ini kita hadir langsung untuk mendengarkan seluruh paparan oleh ibu ketua umum posyandu Ny. Tri Tito Karnavian yang nantinya akan kita implementasikan langsung di Lampung agar seluruh masyarakat Lampung dapat langsung merasakan manfaatnya,” jelas Ibu Wulan.

Seperti diketahui, Posyandu sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peranan penting dalam mewujudkan masyarakat sehat, cerdas, dan sejahtera.*

Rakornas Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan Digelar di Kementerian Pertanian, Gaungkan Kembali Kejayaan Pertanian

JurnalKota.net – JAKARTA — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).

Rakornas ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian pada tahun anggaran 2025 memperoleh alokasi Anggaran Belanja Tambahan (ABT) yang difokuskan untuk program hilirisasi komoditas prioritas di berbagai daerah. Dengan dukungan pendanaan tersebut, pemerintah daerah didorong segera menyusun rencana aksi sesuai potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, hilirisasi diharapkan menjadi momentum transformasi sektor perkebunan. “Kita akan kembalikan kejayaan Indonesia dalam sektor pertanian ini. Pemerintah pusat telah menyediakan dukungan anggaran, sementara pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjutinya dengan rencana aksi konkret,” ujarnya.

Rakornas ini diikuti sejumlah Kepala Daerah atau yang mewakili serta jajaran dinas terkait. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama memperkuat daya saing produk perkebunan, baik di pasar domestik maupun ekspor, sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Bagi Lampung, dukungan terhadap hilirisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah, mulai dari kopi, kakao, hingga kelapa sawit. Wagub Jihan mengungkapkan komitmen Pemprov Lampung memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat serta pelaku usaha agar Lampung dapat menjadi salah satu penggerak utama transformasi perkebunan nasional.*

Bazar UMKM 2025 Digelar Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri peluncuran Bazar UMKM Tahun 2025 yang digelar Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Merah Putih di Halaman Gedung Graha Bintang, Universitas Malahayati, Bandarlampung, Minggu (21/9/2025).

Wagub Jihan mengapresiasi PWDPI dalam menyediakan wadah bagi pelaku UMKM Lampung untuk mempromosikan produk unggulan sekaligus memperkuat perekonomian kerakyatan melalui penyelenggaraan Bazar UMKM Merah Putih.

Dia juga mengatakan UMKM menjadi salah satu sektor yang sangat penting dan vital dalam mendukung ekonomi kerakyatan khususnya di Provinsi Lampung.

“Secara nasional, UMKM menyumbang sekitar 60-61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Di Lampung sendiri, terdapat lebih dari 500.000 unit UMKM yang aktif berkontribusi pada perekonomian daerah,” ujar Jihan.

Jihan menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan UMKM tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers seperti PWDPI.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar PWDPI yang telah menyediakan ruang dan panggung bagi para pelaku UMKM untuk menampilkan produk-produk unggulannya,” ujarnya.

Jihan turut menyoroti tantangan utama yang dihadapi UMKM saat ini bukan hanya pendirian usaha, tetapi keberlanjutannya. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah, media, swasta, dan masyarakat luas sangat diperlukan.

“Ini untuk memastikan UMKM terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Jihan mengucapkan selamat ulang tahun ke-3 kepada PWDPI dan mengajak organisasi tersebut untuk terus berperan aktif dalam menyajikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat Lampung.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun daerah. Kami sangat membutuhkan dukungan insan pers, khususnya PWDPI, untuk bersama-sama memajukan sumber daya manusia dan perekonomian di Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PWDPI M. Nurullah menegaskan bahwa kegiatan Bazar UMKM Merah Putih merupakan bentuk komitmen PWDPI dalam mendorong pertumbuhan perekonomian bangsa melalui penguatan pelaku UMKM.

Acara ini juga dihadiri oleh Dewan Pembina DPP PWDPI Irjen Pol (Purn) Ike Edwin, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.*

Locomotive Lampung Festival 2025, PT KAI Didorong Tingkatkan Layanan Transportasi Modern, Nyaman, dan Tepat Waktu bagi Masyarakat

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, mengajak PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan layanan transportasi yang modern, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat.

Ajakan ini disampaikan Wagub Jihan dalam acara Locomotive Lampung Festival 2025, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PT KAI di Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Bandarlampung, Minggu (21/9/2025).

“Usia 80 tahun tentu bukan perjalanan yang singkat. PT KAI telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memberikan pelayanan transportasi massal kepada masyarakat Indonesia, termasuk di Sai Bumi Ruwa Jurai,” ujar Jihan.

Wagub Jihan menekankan bahwa pencapaian tersebut harus menjadi momentum untuk terus melaju dan berinovasi.

“Perayaan ini menjadi titik awal untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai perusahaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Lampung yang bergerak menuju kemajuan dan kesejahteraan,” katanya.

Lebih lanjut, Jihan mengungkapkan harapannya agar PT KAI dapat semakin mengutamakan kualitas pelayanan dengan mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu.

Menurutnya, pelayanan yang prima akan mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Sementara itu, Plt Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa tema HUT PT KAI tahun ini, yaitu “Semangat Melayani”, menjadi pengingat pentingnya setiap perjalanan, pelayanan, dan inovasi yang berorientasi pada kepuasan pelanggan serta keselamatan bersama.

“Kita ingin menghadirkan pelayanan yang aman, nyaman, tepat waktu dan berintegritas. Kita ingin terus menjadi bagian dari solusi transportasi yang anda ramah lingkungan serta mampu mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi bangsa,” ujar Ramdany.*

Pangdam XXI/RI Hadiri Baksos Peringati HUT ke-80 TNI, Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat

JurnalKota.net – Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)., menghadiri kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang dipusatkan di Makodim 0411/Kota Metro, Jl. Veteran, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Minggu (21/9/2025).

Kegiatan Baksos ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan sosial, TNI membuktikan bahwa pengabdian bukan hanya di bidang pertahanan, melainkan juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu membantu mengatasi berbagai persoalan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Beragam layanan diberikan secara gratis kepada masyarakat, di antaranya donor darah, pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan gigi, khitanan massal, operasi katarak, operasi bibir sumbing, serta pembagian ratusan paket sembako kepada warga, pengemudi ojek online, dan para purnawirawan di wilayah Kota Metro.

Kegiatan ini juga tersambung secara nasional melalui video conference bersama Panglima TNI, sebagai bentuk sinergi satuan TNI di seluruh Indonesia yang secara serentak menggelar kegiatan serupa di berbagai daerah.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Banyak warga mengaku terbantu dengan adanya layanan sosial tersebut, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Kolaborasi TNI bersama unsur Forkopimda menjadi wujud nyata kemitraan dalam membangun kesejahteraan rakyat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung Tengah, Walikota Metro, Danrem 043/Gatam, Irdam XXI/RI, Asrendam XXI/RI, para Asisten Kasdam XXI/RI, PJU Kodam XXI/RI, Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Korem 043/Gatam, Dandim 0411/KM, Dandenpom Lanal Lampung, Pasi Intel Brigif 4 Mar/BS, Forkopimda Kota Metro, serta Forkopimda Lampung Tengah.*

Peringatan Maulid Nabi, Momentum Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mahan Agung, Jumat (19/09/2025). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat diikuti berbagai jajaran organisasi wanita se-Provinsi Lampung dan sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah teladan sepanjang masa yang membawa risalah Islam penuh kasih sayang, keadilan, dan kedamaian.

“Melalui peringatan hari ini, kita sama-sama merenungkan ajaran, perilaku Beliau, serta yang pastinya insya Allah berusaha mengimplementasikan, mempraktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Peringatan Maulid Nabi ini juga mendekatkan diri kita kepada Allah SWT dan meningkatkan iman serta amal kita,” ucapnya.

Purnama Wulan Sari Mirza juga menekankan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat untuk senantiasa bersyukur dan meneladani ajaran Rasulullah SAW. Menurutnya, rasa syukur itu harus diwujudkan dengan memperbanyak dzikir, shalawat, serta menebarkan kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dengan rasa syukur kita kepada Allah SWT, kita juga selalu mencoba berbuat kebaikan. Karena kita umat Nabi Muhammad, kita selalu berkiblat pada ajaran-ajarannya. Insya Allah ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan ini selalu dapat menebarkan kebaikan karena seperti yang ada di surat al-rahman ayat 60 yang berarti ‘Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)’ Kita sama-sama belajar disini,” lanjutanya.

Ia berharap momentum peringatan Maulid Nabi ini dapat semakin memperkuat tekad dan semangat seluruh organisasi perempuan di Provinsi Lampung untuk ikut serta bersama-sama membangun daerah.

“Peringatan Maulid Nabi ini tentu semakin menguatkan tekad dan semangat yang sama dan kita semua mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan daerah,” tegasnya.

“Marilah kita semua bersemangat selalu mencintai Nabi Muhammad Saw, selalu bersilaturahmi, saling mendukung dan berkolaborasi dalam setiap program-program pembangunan daerah Provinsi Lampung kita tercinta karena kita tidak bisa melakukan program sendiri, tentunya kita harus saling mendukung, saling berkolaborasi,” pungkasnya.

Acara peringatan Maulid Nabi diisi dengan tausiyah dan doa yang dipimpin oleh Ustadzah Nabila Zainuri, serta diikuti para santri dari Pondok Pesantren Al Ikhlas Babussalam.*

Aspirasi Petani Singkong Lampung Didengar, Presiden Instruksikan Lartas Impor Tapioka

JurnalKota.net – JAKARTA – Perjuangan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam menyampaikan aspirasi petani singkong mendapat respons dari pemerintah pusat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto segera menerapkan larangan terbatas (Lartas) impor etanol dan tepung tapioka untuk melindungi petani lokal serta menjaga ketahanan pangan nasional.

Instruksi tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai memimpin Rapat Perlindungan dan Penyelesaian Permasalahan Petani Ubi Kayu dan Tebu, di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Jumat (19/9/2025). Rapat dihadiri pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, asosiasi petani, serta pelaku usaha dari sektor singkong, tapioka, dan tebu.

Mentan Amran menegaskan bahwa kebijakan Lartas merupakan arahan langsung Presiden.
“Khusus etanol, kita akan terbitkan Lartas, larangan terbatas impor. Kalau produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan, impor ditiadakan. Begitu juga singkong, jika bisa dipenuhi, impor tepung tapioka tidak diperbolehkan,” ujar Amran.

Tepung tapioka merupakan produk turunan dari singkong. Ketika impor tapioka tinggi, permintaan singkong petani lokal menurun karena industri memilih pasokan impor dengan harga lebih murah. Akibatnya, harga singkong di tingkat petani turun meski produksi melimpah. Dengan adanya Lartas impor tapioka, industri dalam negeri kembali diarahkan untuk menyerap singkong lokal.

Menanggapi kebijakan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden kepada petani singkong.
“Alhamdulillah, perjuangan panjang kita bersama petani akhirnya mendapat perhatian serius Presiden. Dengan kebijakan Lartas ini, harga singkong InsyaAllah akan kembali naik dan petani Lampung bisa lebih sejahtera,” ujar Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza juga mengusulkan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk tepung tapioka sebagai upaya mengendalikan rantai perdagangan.
“Kita ingin harga tapioka di pasar terkendali, sehingga petani mendapatkan keuntungan yang lebih layak. Pemprov Lampung akan terus mengawal implementasi kebijakan pusat ini agar benar-benar dirasakan oleh petani,” tambahnya.*

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Yayasan Al Hidayah Mashumiyah Diresmikan di Desa Mulyorejo II Lampung Utara

JurnalKota.net – LAMPUNG UTARA — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, didampingi Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al Hidayah Mashumiyah Dapur Tulus Hati, di Desa Mulyorejo II, Lampung Utara, Jumat (19/9/2025).

Pada kesempatan itu, Wagub Jihan
meninjau langsung gedung, sarana memasak, penyimpanan makanan, dan pengemasan di SPPG untuk memastikan kesiapan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah dan ibu hamil.

Ia menegaskan bahwa Lampung saat ini menjadi provinsi nomor satu sasaran utama program MBG secara nasional, sekaligus menempati posisi keempat terbanyak dalam pembentukan SPPG.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus memperluas layanan sosial dan kesehatan masyarakat.

Usai peninjauan dapur gizi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) di Balai Desa Mulyorejo II. Program strategis Provinsi Lampung ini mencakup pemeriksaan kesehatan, pendampingan sosial, hingga pemberian alat bantu bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.

Wagub Jihan menekankan bahwa lebih dari 2 persen penduduk Lampung adalah penyandang disabilitas yang berhak mendapatkan akses yang sama.

“Kami ingin penyandang disabilitas memperoleh akses ekonomi, pekerjaan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang setara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Yansos Jejama dilaksanakan sebagai wujud komitmen membangun sinergi lintas sektor dalam mewujudkan keadilan sosial. Menurutnya, kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal membangun jejaring sosial yang lebih kuat dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan akademisi.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program serupa dapat diperluas ke desa dan kabupaten lain agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemprov Lampung dalam memperkuat layanan sosial dan kesehatan demi masyarakat yang lebih inklusif dan sejahtera.*

Bantuan Sembako Disalurkan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Ponpes Tahfidzul Quran Nurul Mutaqqin di Kotabumi

JurnalKota.net – KOTABUMI — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, yang juga Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung menyerahkan bantuan paket sembako kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Mutaqqin di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Nurul Mutaqqin, Kotabumi, Lampung Utara, Jumat (19/9/2025).

Saat penyerahan bantuan, Jihan Nurlela, didampingi Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, dan disambut hangat para santri serta pengurus pondok.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan menyampaikan bahwa LKSA merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat posisi Lampung sebagai provinsi layak anak. Predikat ini, ujarnya, lahir dari kontribusi nyata lembaga sosial yang bekerja tulus dan ikhlas.

“Di balik capaian besar ini ada kerja senyap dan penuh keikhlasan dari para pengasuh, guru, dan pengurus LKSA. Mereka menghadirkan rumah yang penuh energi positif bagi anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh nyaman dan percaya diri,” kata Jihan.

Ia menambahkan, saat ini terdapat 228 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Provinsi Lampung. Pemerintah berkomitmen hadir sebagai mitra, karena keberhasilan pembangunan sosial hanya dapat tercapai melalui sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi stimulus untuk pembangunan jejaring kolaboratif untuk seluruh LKS. Dan semua pihak LKS selalu selaras dengan menghubungkan pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.*

Lampung Jadi Target Program Hilirisasi dan Investasi Besar Sektor Pangan

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Provinsi Lampung menjadi target program hilirisasi dan investasi besar yang akan dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Pertanian. Desember 2025 ini, akan dilakukan peremajaan tanaman di sektor hulu dengan kucuran dana Rp180 miliar. Dan Tahun depan akan dilakukan pembangunan pabrik pengolahan di sektor hilir.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dengan Dirjenbun Kementan RI Abdul Roni Angkat beserta jajaran dan perwakilan perusahaan di Ruang kerja Gubernur, Bandarlampung, Kamis (18/9/25).

Abdul Roni Angkat menyampaikan bahwa saat ini Lampung menjadi target program hilirisasi dan investasi.

“Sesuai instruksi pak Menteri, insya Allah kita akan usung program hilirisasi dan investasi yang besar untuk Lampung. Hilirisasi produk pangan di bagian hulu yaitu proses peremajaan, kita sediakan benih, jasa penanaman hingga pengolahan tanah.

Kemudian, nilai investasinya yaitu dari bahan baku yang sudah kita berikan itu akan menjadi sebuah ekosistem dan menjadi sebuah bahan baku yang benar benar bisa diperhitungkan untuk dibuat sebuah produk hilirisasi perkebunan seperti pabrik tapioka, pabrik kopi, pabrik coklat, pabrik gula dan lain sebagainya,” jelas Roni.

Roni menyebutkan pada tahap awal ini, Kementan RI akan langsung mengeksekusi proses hilirisasi di bagian hulu (proses peremajaan), “September ini akan langsung kita eksekusi dengan dana Rp180 miliar dan itu ditargetkan selesai di bulan Desember, kemudian untuk pembangunan pabrik pengolahan kemungkinan di tahun depan,” ujar Roni

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa mayoritas hasil produk perkebunan dan pertanian di Lampung ini sudah diekspor ke berbagai negara dalam bentuk mentah. Hal tersebut yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Lampung sangat lamban dikarenakan rasio keuntungan yang didapatkan dari petani sangat kecil.

“Kurang lebih dari 60 persen ekspor kopi Indonesia ke negara luar ini sumber kopinya dari Lampung, coklat juga kurang lebih demikian. Jadi, Lampung ini berdasarkan analisis saya, 70 persen uangnya keluar dari Lampung. Artinya apabila 70 persen uang itu dikelola dan hanya berputar di Lampung, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita sangat cepat dan signifikan,” ujar Mirza.

Mirza juga meyakini akan terwujudnya Lampung sebagai daerah sentra hilirisasi produk pangan itu dengan dalih bahwa saat ini setiap perusahaan yang berencana akan membangun pabrik pengolahan produk pangan semuanya melirik Provinsi Lampung.

“Hasil perkebunan kita melimpah, lahan kita luas, lokasi kita strategis tidak terlalu jauh dengan Jakarta, jadi banyak perusahaan-perusahaan yang ingin membangun pabrik itu melirik daerah kita,” ujarnya..*

Desa TAPIS Hadir di Tanggamus, PKK Provinsi Lampung Dorong Kesejahteraan dari Akar Desa

JurnalKota.net – Tanggamus – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, meresmikan pencanangan Pekon Kacapura, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, sebagai Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Kamis (18/9/2025).

Program Desa TAPIS merupakan desa binaan Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung yang berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kunjungan kerja Wulan Sari Mirza dalam rangka pembinaan berkelanjutan dan implementasi program PKK berbasis desa/kelurahan.

Dalam sambutannya, Wulan Sari menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga wujud perhatian dan dukungan nyata terhadap masyarakat desa.

“Keberhasilan program PKK sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh elemen pendukung. Dengan kolaborasi, kita bisa mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Wulan Sari.

Ia menjelaskan, melalui Desa TAPIS, terdapat sejumlah sasaran yang ingin dicapai bersama Pemerintah Provinsi Lampung dengan pemerintah kabupaten/kota, antara lain :

1. Penurunan prevalensi stunting yang pada tahun 2024 tercatat sebesar 19,85 persen.
2. Peningkatan pelayanan kesehatan dasar melalui kegiatan posyandu dan kesehatan keluarga.
3. Pengendalian inflasi, yang pada Juli 2025 berada di angka 2,63 persen, melalui pemanfaatan pekarangan dengan program HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman).
4. Penguatan ekonomi keluarga melalui usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K).
5. Peningkatan infrastruktur, di mana pada 2024 kemantapan jalan provinsi mencapai 78,08 persen, sebagai fondasi utama konektivitas antarwilayah.

Wulan Sari juga mengajak seluruh pihak menjaga semangat gotong royong dan terus mengembangkan inovasi sesuai potensi lokal masing-masing desa.

“Mari kita sukseskan program Desa TAPIS ini untuk mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.

Sejak dicanangkan, sejumlah desa di berbagai kabupaten/kota telah resmi menjadi Desa TAPIS binaan TP. PKK Provinsi Lampung. Beberapa di antaranya yaitu : Pekon Way Gelang (Tanggamus), Desa Sidomulyo (Lampung Selatan), Desa Hanura (Pesawaran), Pekon Sinar Banten (Lampung Barat), serta Kampung Gunung Sakti (Tulang Bawang Barat).

Program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga dan desa di seluruh wilayah Lampung.*

Kepala Bappeda dan Kepala BKD Baru Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Tingkatkan Pelayanan dan Percepatan Kesejahteraan Masyarakat

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melantik Anang Risgiyanto sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Rendi Riswandi sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Kamis (18/9/2025).

Pelantikan ini menjadi momentum bagi Gubernur Mirza untuk menekankan kembali orientasi birokrasi yang harus berfokus pada peningkatan pelayanan dan percepatan kesejahteraan masyarakat.

Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 800.1.3.3/5117/VI.04/2025 dan dihadiri oleh para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengibaratkan Bappeda sebagai “otak” dan BKD sebagai “jantung” dari jalannya roda pemerintahan daerah. Menurutnya, sinergi kedua institusi ini menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang efektif dan pelayanan publik yang prima.

“Bappeda adalah arsitek pembangunan daerah. Perencanaan yang baik harus berbasis data, mengutamakan partisipasi masyarakat, serta mampu mengintegrasikan program strategis daerah dengan kebijakan nasional,” ujar Gubernur.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ke depan bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi harus menyentuh aspek fundamental seperti peningkatan kualitas manusia, pemerataan ekonomi, dan kelestarian lingkungan. “Ujung dari semua perencanaan ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, kepada Kepala BKD yang baru, Gubernur Mirza memberikan amanat untuk menata manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan publik. Ia secara khusus menyoroti pentingnya akselerasi transformasi digital dalam pelayanan kepegawaian.

“Di era digital ini, BKD harus mempercepat transformasi dalam rekrutmen, pengembangan kompetensi, hingga sistem penilaian kerja. Tujuannya adalah transparansi dan objektivitas, sehingga kita bisa menemukan talenta-talenta terbaik dari 17.000 ASN di Lampung untuk melayani masyarakat,” kata Rahmat Mirzani.

Menurutnya, digitalisasi akan menutup celah subjektivitas dan membuka kesempatan yang sama bagi seluruh ASN berprestasi untuk berkontribusi. Dengan birokrasi yang diisi oleh personil yang kompeten dan berintegritas, pemerintah akan lebih cepat tanggap dalam memberikan pelayanan.

Gubernur juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang membawa tanggung jawab besar, bukan sebuah hadiah yang harus dirayakan secara berlebihan. Ia berpesan agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, membangun sinergi, dan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerjanya.

“Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah semakin tinggi. Kita harus bekerja keras, inovatif, dan yang terpenting adalah menjaga kebersamaan. Saya percaya, dengan itu semua, Lampung akan menjadi provinsi yang unggul, berdaya saing, dan sejahtera,” ujarnya.*

‎IJTI Lampung Perkuat Peran Media dalam Penyiapan SDM Vokasi Untuk Pasar Global ‎

JK, BANDAR LAMPUNG – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Kelas Migran Vokasi yang dirangkai dengan Musyawarah Daerah (Musda) IJTI Lampung 2025. Acara ini menegaskan komitmen IJTI untuk memperkuat peran media, khususnya jurnalis televisi, dalam mengawal program penyiapan sumber daya manusia vokasi agar siap bersaing di pasar global.

‎Seminar menghadirkan narasumber lintas sektor, di antaranya Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, IJTI Nasional, Dewan Pers, serta Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).

‎Dalam paparannya, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI Bambang Irawan menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas SDM vokasi sebagai jawaban atas tantangan bonus demografi dan kebutuhan tenaga kerja global. “Kami ingin memastikan tenaga kerja Indonesia tidak hanya terserap di dalam negeri, tetapi juga mampu berdaya saing di pasar internasional,” ujarnya.

‎Perwakilan Ditreskrimum Polda Lampung menyoroti pentingnya perlindungan hukum bagi pekerja migran, terutama dalam pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Adapun BP3MI menegaskan perlunya kolaborasi dengan pemerintah daerah, media, dan masyarakat sipil untuk memastikan pekerja migran Indonesia terlindungi sekaligus memiliki daya saing tinggi.

‎Sementara itu, IJTI Nasional bersama Dewan Pers menekankan peran vital jurnalis televisi dalam menyajikan informasi yang edukatif dan menjaga etika jurnalistik, sekaligus berfungsi sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal program vokasi dan ketenagakerjaan.

‎Musda IJTI Lampung 2025 sendiri menghasilkan kepemimpinan baru dengan terpilihnya Andres Afandi sebagai Ketua IJTI Lampung periode berikutnya. Dalam sambutannya, Andres menegaskan bahwa kepengurusan barunya berkomitmen menjadikan IJTI Lampung sebagai rumah besar jurnalis televisi yang tidak hanya memperjuangkan kesejahteraan anggota, tetapi juga aktif berkontribusi dalam isu strategis daerah.

‎“Kami ingin memastikan jurnalis televisi hadir tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menyiapkan SDM vokasi yang profesional dan siap bersaing secara global,” tegas Andres.

‎Dengan berakhirnya Musda, IJTI Lampung di bawah kepemimpinan Andres Afandi diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, memperjuangkan kepentingan jurnalis televisi, serta memainkan peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan vokasi.(kwt)