Pabrik Kelapa Sawit PT. Pesona Sawit Makmur Resmi Beroperasi di Lampung Timur, Dorong Penyerapan Tenaga Kerja dan Perkuat Perekonomian Daerah

JurnalKota.net – LAMPUNG TIMUR —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, meresmikan Pabrik Kelapa Sawit PT. Pesona Sawit Makmur (PT. PSM) yang berlokasi di Desa Gunung Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, Kamis (16/10/2025).

Wagub Jihan menyampaikan bahwa kehadiran pabrik kelapa sawit ini menjadi harapan dan tumpuan kesejahteraan bagi petani kelapa sawit di wilayah tersebut.

Selain itu, pabrik ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja serta memperkuat perekonomian daerah.

“Selamat atas diresmikannya Pabrik PT. PSM. Semoga kehadirannya membawa berkah bagi masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, dan menjadi bagian penting dari perjalanan Lampung menuju masa depan yang maju,” ujar Jihan.

Turut mendampingi Wagub Jihan, Mewakili Manajemen PT. PSM Reno Ruswandi.

Jihan menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang mendapat perhatian pemerintah pusat dan daerah.

Hal ini tidak hanya karena kontribusinya terhadap ekspor, tetapi juga penyerapan tenaga kerja serta upaya mensejahterakan petani.

“Kita semua tahu bahwa Lampung dikenal sebagai salah satu provinsi dengan potensi perkebunan terbesar di Indonesia. Kelapa sawit adalah komoditas andalan yang menopang kehidupan banyak keluarga, terutama di pedesaan,” jelasnya.

Saat ini, ada sekitar 250.000 hektare lahan perkebunan sawit yang dikelola masyarakat, dan sebagian besar merupakan mitra PT. PSM.

Namun, potensi besar ini baru dapat memberikan manfaat maksimal apabila hasil kelapa sawit diolah secara langsung di daerah asal.

“Karena itu, kehadiran pabrik seperti PT. PSM sangat strategis. Ini memperkuat rantai nilai, mendorong hilirisasi, dan menjadikan Lampung sebagai pusat industri pengolahan sawit yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan,” katanya.

Jihan menyebut Pemerintah Provinsi Lampung sendiri terus berkomitmen memperkuat industri berbasis sumber daya lokal.

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan setiap hasil bumi Lampung memberi manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.

“Kami terus memperkuat infrastruktur penunjang, mempercepat pelayanan investasi, dan membangun kolaborasi yang sehat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Jihan menegaskan pentingnya kepatuhan PT. PSM terhadap peraturan yang berlaku, terutama mengenai undang-undang ketenagakerjaan dan lingkungan hidup.

“Segala hal yang sudah dipenuhi untuk berdirinya industri ini akan kami awasi secara ketat, mulai dari amdal hingga pelaksanaan undang-undang ketenagakerjaan. Harus ada simbiosis mutualisme yang menguntungkan antara industri, tenaga kerja, dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa industri kelapa sawit memiliki kewajiban melaksanakan Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS).

“Saya meminta PT. PSM untuk menjalankan FPKMS demi kepentingan dan keberlanjutan masyarakat petani kita,” tegasnya.

Wagub berharap PT. PSM dapat menjadi contoh bagi industri lain dalam menjalankan usaha yang ramah lingkungan, peduli sosial, dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Dunia usaha kini dituntut untuk tidak hanya produktif, tetapi juga adaptif dan bertanggung jawab. Saya yakin, dengan komitmen dan semangat yang kuat, PT. PSM akan menjadi bagian penting dari transformasi industri sawit yang modern, efisien, dan berdaya saing global,” pungkasnya.*

Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Canangkan Pekon Rejomulyo, Jati Agung, Lampung Selatan sebagai Desa Tapis atau Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas

JurnalKota.net – LAMPUNG SELATAN —– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza mencanangkan Pekon Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan sebagai Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Kamis (16/10/2025).

Dalam sambutannya, Ibu Wulan mengatakan bahwa kunjungan Kerja ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan dan implementasi program PKK Provinsi Lampung berbasis Desa/Kelurahan.

Ia menekankan bahwa kehadiran TP-PKK bukan hanya dalam rangka menjalankan tugas dan program, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Sebagai informasi, melalui program Desa Tapis ini, TP-PKK akan menberkan bantuan berupa :

1. Bantuan Modul Posyandu dan Susu, guna mendukung Desa Rejomulyo dalam meningkatkan gizi balita dan ibu hamil serta keterlibatan aktif dalam upaya penurunan stunting dan pencegahan kecacingan.
2. Bantuan Sembako dan kursi roda serta alat Bantu Dengar untuk Lansia serta kaum disabilitas sebagai wujud bantuan kepada lbu Hamil, Keluarga beresiko stunting, masyarakat kondisi ekonomi lemah yang memiliki keterbatasan
3. Bantuan mesin jahit untuk Usaha Ekonomi Perempuan (UEP) dalam penguatan ekonomi keluarga melalui usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K).
4. Pelatihan Perempuan Kepala Keluarga guna meningkatkan ekonomi perempuan baik di sektor formal maupun informal di Desa Rejomulyo.
5. Bantuan Bibit Cabai untuk Kader PKK di Desa Rejomulyo guna Penekanan Laju Inflasi melalui Pemanfaatan pekarangan melalui HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman PKK).
6. ⁠Pembangunan/Peningkatan jalan di Desa Rejomulyo guna Konektivitas antarwilayah sebagai fondasi utama bagi perekonomian dan pembangunan yang berkelanjutan.

Ibu Wulan menggarisbawahi bahwa keberhasilan program PKK sangat bergantung pada sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat dan seluruh elemen pendukung.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong, meningkatkan kolaborasi, serta mengembangkan inovasi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa masing-masing.

“Saya sebagai Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengajak kita semua untuk menyukseskan program Desa TAPIS ini dalam mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.

Sejak dicanangkan, sejumlah desa di berbagai kabupaten/kota telah resmi menjadi Desa TAPIS binaan TP. PKK Provinsi Lampung.

Beberapa di antaranya, yakni Pekon Way Gelang (Tanggamus), Desa Sidomulyo (Lampung Selatan), Desa Hanura (Pesawaran), Pekon Sinar Banten (Lampung Barat), Kampung Gunung Sakti (Tulang Bawang Barat) serta Pekon Kacapura (Kabupaten Tanggamus).*

Pemprov Lampung Raih Mandaya Awards 2025 untuk Dedikasi dalam Pemberdayaan Masyarakat

JurnalKota.net – JAKARTA — Pemerintah Provinsi Lampung meraih penghargaan dari Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam acara Mandaya Awards 2025 yang digelar di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Penghargaan Mandaya merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap dedikasi dan kontribusi daerah, lembaga, maupun individu dalam memberdayakan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan nasional. Tahun ini, Pemprov Lampung menjadi salah satu penerima penghargaan untuk kategori Dedikasi dan Kontribusi Pemberdayaan Masyarakat.

Menko PM Muhaimin Iskandar dalam sambutannya menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Menurutnya, ukuran keberhasilan bukan hanya pada program bantuan sosial, melainkan pada meningkatnya kemandirian dan martabat masyarakat.

“Mandaya adalah simbol pengakuan negara terhadap kiprah nyata pemberdayaan masyarakat. Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi cambuk bagi kita semua untuk bekerja lebih keras, karena tantangan sosial ekonomi ke depan masih kompleks,” ujar Muhaimin.

Muhaimin mengungkapkan, angka kemiskinan nasional tahun 2025 masih berada di level 8,47 persen, dengan lebih dari 12,58 juta jiwa penduduk miskin tinggal di wilayah pedesaan. Selain itu, tingkat ketimpangan sosial masih cukup tinggi dengan gini rasio 0,375, sementara sekitar 4,85 juta dari 7,28 juta pengangguran merupakan tenaga kerja terdidik.

Dalam menghadapi situasi tersebut, Muhaimin menekankan pentingnya strategi pemberdayaan yang berkelanjutan. Muhaimin menilai, bantuan sosial memang berfungsi sebagai “bantalan”, tetapi upaya membangun ekosistem yang menumbuhkan kemandirian dan produktivitas masyarakat jauh lebih penting.

“Mandaya adalah simbol perubahan paradigma, dari bantuan menjadi pemberdayaan, dari program menjadi gerakan, dari ide menjadi dampak nyata,” tegasnya.

Muhaimin menambahkan, 50 inisiatif terbaik penerima penghargaan tahun ini memiliki satu benang merah: keyakinan bahwa masyarakat dapat menjadi pelaku utama pembangunan apabila diberikan ruang, akses, dan kepercayaan.

Menurut Muhaimin, tugas pemerintah adalah memastikan ekosistem pemberdayaan tersebut berkelanjutan. Dimana setiap kebijakan dan penggunaan anggaran negara harus bermuara pada peningkatan daya masyarakat.

Presiden, kata Muhaimin, juga telah memberikan arahan agar tidak ada fasilitas pemerintah yang dibiarkan mangkrak. Fasilitas publik harus dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan kegiatan ekonomi masyarakat di akar rumput.

“UMKM harus menjadi prioritas utama. Pemerintah wajib memberikan ruang dan fasilitas strategis agar UMKM bisa tumbuh sehat dan bersaing di tengah iklim ekonomi yang ketat,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Muhaimin menyebut bahwa Mandaya bukan hanya sekadar penghargaan, melainkan gerakan nasional yang menandai babak baru dalam pemberdayaan masyarakat. Oleh karenanya, Muhaimin mengajak seluruh pemimpin daerah dan pemangku kepentingan untuk bersinergi membangun ekosistem yang menumbuhkan produktivitas sosial.

Penghargaan yang diterima Provinsi Lampung menjadi pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun model pemberdayaan masyarakat berbasis desa dan UMKM. Ke depan, langkah ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemprov Lampung dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.*

Pangdam XXI/Radin Inten Kunjungi Kodim 0424/Tanggamus dan Berikan Arahan kepada Prajurit dan Persit

JurnalKota.net – Tanggamus – Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXI/Radin Inten, Ny. Asti Kristomei Sianturi, melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0424/Tanggamus, Kamis (16/10/2025).

Kunjungan kerja diawali dengan laporan dari Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono beserta Ibu, dilanjutkan dengan laporan dari Pos 1 dan penghormatan dari regu jaga kesatrian. Pangdam beserta rombongan kemudian menerima sambutan hangat dari para Perwira, Ibu Persit, serta unsur Forkopimda Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pringsewu.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi satuan, bertatap muka langsung dengan prajurit dan anggota Persit Kodim 0424/Tanggamus, sekaligus meninjau lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Usai kegiatan ramah tamah bersama Forkopimda Tanggamus dan Pringsewu, Pangdam XXI/Radin Inten didampingi Ketua Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan anggota Persit Kodim 0424/Tanggamus.

Dalam arahannya, Pangdam menyampaikan rasa bangganya dapat kembali mengunjungi satuan yang pernah ia pimpin sebagai Dandim 0424/Tanggamus. Beliau menegaskan pentingnya disiplin dan komitmen prajurit dalam menjalankan tugas, khususnya menjauhi penyalahgunaan narkoba.

> “Saya tekankan, jangan sampai ada prajurit yang terlibat narkoba. Narkoba akan menghancurkan hidup dan keluarga kita. Siapa pun yang terbukti menggunakan, tidak ada ampun — pasti dipecat,” tegas Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga mengingatkan agar seluruh prajurit senantiasa membina keluarga dengan baik dan menjaga hubungan harmonis antar rekan kerja. Kepada anggota Persit, beliau berpesan agar bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga nama baik satuan, serta mendukung suami dalam bertugas.

Mayjen Kristomei juga menekankan pentingnya kerja sama antara Kodim dan masyarakat di wilayah binaan. Ia meminta agar setiap Koramil selalu siap siaga dan memastikan ada personel yang berjaga di markas.

> “Kodim harus mampu menjadi satuan teritorial yang profesional dan dekat dengan masyarakat. Untuk Dandim, siapkan personel yang memiliki kemampuan di bidang siber karena ke depan Angkatan Darat akan mengembangkan Sispam dan Cyber TNI. Selain itu, terus berikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat agar mereka memahami arti pentingnya cinta tanah air,” pungkas Pangdam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 043/Garuda Hitam, Asintel Kasdam XXI/Radin Inten, Asops Kasdam XXI/Radin Inten, Danpomdam XXI/Radin Inten, Kasiops Kasrem 043/Gatam, Dandenintel Kasdam XXI/Radin Inten, serta Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten beserta pengurus.*

Pabrik Kelapa Sawit PT. Pesona Sawit Makmur Resmi Beroperasi di Lampung Timur, Dorong Penyerapan Tenaga Kerja dan Perkuat Perekonomian Daerah

LAMTIM – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, meresmikan Pabrik Kelapa Sawit PT. Pesona Sawit Makmur (PT.…

Pemprov Lampung Raih Mandaya Awards 2025 untuk Dedikasi dalam Pemberdayaan Masyarakat

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Lampung meraih penghargaan dari Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan…

Gubernur Lampung Hadiri Pembukaan Trade Expo Indonesia ke-40, Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global

JurnalKota.net – TANGERANG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Opening Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun 2025, yang secara resmi dibuka oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (15/10/2025).

Pameran dagang internasional terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) ini mengusung tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries.” Tema tersebut menegaskan tekad pemerintah untuk memperluas jangkauan ekspor, menarik investasi baru, dan memperkuat daya saing produk unggulan nasional.

Dalam sambutannya, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa kinerja perdagangan Indonesia menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga tahun ini, ekspor nasional meningkat lebih dari 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara surplus neraca perdagangan melonjak dari USD 19 miliar menjadi USD 29 miliar.

Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Perdagangan serta kementerian dan lembaga terkait atas kontribusinya menjaga momentum ekspor nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menjalankan tiga agenda strategis nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pertama, program hilirisasi industri, yang melahirkan kebijakan Danantara untuk memperkuat nilai tambah dan kemandirian ekonomi nasional. Hilirisasi ini diharapkan menjadikan Indonesia bangsa industri yang kuat seperti pada era 1980-an, ketika bangsa ini telah mampu memproduksi pesawat, pupuk, petrokimia, dan satelit.

Kedua, penguatan sumber daya manusia, melalui program makan siang gratis bagi 82 juta penerima manfaat, sebagai upaya membangun generasi unggul dan sehat untuk menghadapi persaingan global.

Ketiga, kedaulatan pangan dan energi nasional. Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi swasembada pangan, sekaligus berdaulat di bidang energi dengan mempercepat penggunaan biofuel B50 agar tidak lagi mengimpor solar mulai tahun depan, serta mulai menerapkan bensin campur etanol atau metanol sebesar 10 persen.

Zulkifli Hasan menjelaskan, langkah-langkah tersebut akan berdampak luas terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan industri pertanian. Permintaan terhadap jagung, singkong, dan tebu akan meningkat seiring tumbuhnya industri bioenergi. Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini Indonesia telah mencapai swasembada beras, dengan surplus sekitar 4–5 juta ton hingga akhir tahun.

Lebih lanjut, ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6 persen pada tahun 2026, apabila kebijakan hilirisasi, pangan, dan energi dapat berjalan secara konsisten dan kolaboratif.

Menko Zulkifli juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha untuk mempercepat realisasi program pembangunan ekonomi nasional.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara, pelaku usaha, dan mitra internasional atas dukungan mereka dalam menyukseskan Trade Expo Indonesia ke-40. Dengan semangat kerja sama dan inovasi, Indonesia diyakini akan semakin kokoh sebagai kekuatan ekonomi global yang berdaya saing tinggi.

TEI ke-40 menargetkan 1.500 peserta pameran dan 30.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri, dengan target transaksi sebesar USD 16,5 miliar. Hingga menjelang pembukaan, tercatat 1.015 peserta dan 6.847 buyer dari 106 negara telah terdaftar.

Selain pameran, kegiatan Trade Expo Indonesia 2025 juga diisi dengan seminar, talk show, workshop, hingga business matching. Tiga zona utama disiapkan untuk memudahkan pengunjung menjelajahi produk yaitu Zona Makanan, Minuman, Pertanian, Lisensi, dan Waralaba; Zona Manufaktur dan Jasa; serta Zona Fesyen, Gaya Hidup, dan Dekorasi Rumah.

Kehadiran Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di TEI 2025 bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi konkret Pemprov Lampung dalam memperkuat daya saing daerah di pasar ekspor global.

Sejumlah langkah nyata tengah dijalankan pemerintah provinsi, di antaranya program peremajaan dan hilirisasi komoditas pertanian dengan dukungan investasi senilai Rp180 miliar dari Kementerian Pertanian, yang diarahkan untuk memperluas kapasitas pengolahan hasil pertanian dan memperkuat rantai pasok lokal.

Pemprov juga mendorong ketahanan pangan terintegrasi melalui kolaborasi dengan Polda Lampung, BUMN, dan BUMD, guna mencapai target Swasembada Pangan Lampung 2025, termasuk diversifikasi tanaman pangan strategis seperti jagung dan singkong.

Selain itu, Lampung memperkuat ekosistem ekspor daerah dengan pelatihan ekspor bagi pelaku UMKM, peningkatan standar mutu dan sertifikasi produk, serta pengembangan kemasan dan promosi digital berbasis desa berorientasi ekspor.

Langkah-langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemprov Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam membangun ekonomi yang berbasis nilai tambah, berdaya saing global, dan berkelanjutan.*

BKPRMI Lampung Serahkan Grobak dalam Program UMKM EMAS: Wujud Nyata Gerakan Bangun Ekonomi Masjid

JurnalKota.net – Bandar Lampung, Ahad 12 Oktober 2025 — Pada momentum pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Lampung periode 2025–2029 di Gedung Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, BKPRMI meluncurkan program UMKM EMAS (Inkubasi UMKM Berbasis Masjid) melalui penyerahan Grobak BKPRMI kepada pelaku usaha remaja masjid.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan DPP BKPRMI untuk menggerakkan potensi ekonomi umat melalui Gerakan Bangun Ekonomi Masjid (Gerbang EMAS). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum DPP BKPRMI, H. Nanang Mubarok, kepada perwakilan Remaja Islam Masjid (RISMA) di Kelurahan Kedaung, Kota Bandar Lampung, usai prosesi pelantikan pengurus DPW BKPRMI Lampung.

Ketua DPW BKPRMI Lampung, Ahmad Khairudin Syam, menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat spiritual sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi umat. “Program ini adalah langkah nyata agar remaja masjid bisa berdaya, mandiri, dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Investasi BKPRMI, Trian Hermawan, menambahkan bahwa program UMKM EMAS akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Lampung. “Dari satu grobak ini kita mulai gerakan besar — menumbuhkan semangat wirausaha di lingkungan masjid,” pungkasnya.*

Gubernur Lampung Hadiri Pembukaan Trade Expo Indonesia ke-40, Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global

TANGERANG –  Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Opening Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun…

Dampingi Menko AHY, Kapolda Helmy Santika Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan di Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika turut mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Provinsi Lampung, Selasa (14/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengatakan, jajaran kepolisian siap mendukung penuh agenda pemerintah pusat, khususnya terkait percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas wilayah di Lampung.

“Polda Lampung berkomitmen memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan Menko IPK berjalan aman, tertib, dan lancar. Kami juga siap mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di daerah,”ujarnya di sela-sela kunjungan.

Helmy melanjutkan , pembangunan infrastruktur dilakukan pemerintah pusat dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di Sai Bumi Ruwa Jurai.

“Peningkatan infrastruktur tentu berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan,” kata dia.

“Polda Lampung akan terus bersinergi dengan seluruh pihak agar situasi kamtibmas tetap kondusif selama proses pembangunan berlangsung,” tanda jenderal polisi bintang dua tersebut.

Dalam lawatan Menko AHY diketahui menyambangi dua lokasi. Pertama, mengisi kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa di GSG Universitas Lampung (Unila). Kedua, mengecek dan meninjau langsung lokasi gedung sementara Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 di Kabupaten Lampung Selatan.

Kunjungan AHY ke Provinsi Lampung merupakan bagian dari agenda koordinasi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, terkait evaluasi dan percepatan program prioritas nasional di sektor infrastruktur dan kewilayahan.*

Tingkatkan Kesadaran Berkendara Aman, Satlantas Polresta Bandar Lampung Gelar Safety Campaign dan Safety Riding

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Satlantas Polresta Bandar Lampung menggelar kegiatan sosialisasi Safety Riding di Aula Mapolresta setempat, Selasa (15/10/2025).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay didampingi Kasat Lantas, Kompol Ridho Rafika serta diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Lampung, tim Penanggulangan Pertama Gawat Darurat (PPGD) RS Hermina Bandar Lampung, hingga komunitas ojek online yang menjadi mitra penting dalam aktivitas transportasi harian masyarakat.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran berkendara aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai teknik berkendara yang aman, etika berlalu lintas, serta berbagai faktor penyebab kecelakaan yang kerap terjadi di jalan raya.

Selain itu, tim PPGD RS Hermina turut memberikan pelatihan dasar penanganan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas. Materi ini meliputi cara mengamankan lokasi kejadian, penilaian awal kondisi korban, hingga teknik pertolongan pertama sebelum tim medis tiba di lokasi.

Perwakilan dari PT Jasa Raharja Lampung juga menyampaikan informasi terkait hak dan kewajiban pengguna jalan dalam memperoleh jaminan kecelakaan, serta proses klaim santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satlantas dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Bandar Lampung.

“Sosialisasi ini bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari kesadaran individu, khususnya bagi pengendara roda dua, Kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, menyebarkan pengetahuan yang didapat hari ini demi keselamatan bersama,” tegas Kompol Ridho.

Dalam kegiatan ini juga, para driver ojek online mendapatkan sertifikat dan brevet pelopor keselamatan berlalu lintas.*

Kuliah Umum di Unila, Ajak Mahasiswa Bangun Kolaborasi dan Inovasi untuk Masa Depan Bangsa

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengisi kuliah umum (Stadium General) yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung Tahun 2025, di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Bandar Lampung, Selasa (14/10/2025).

Acara kuliah umum bertema “Membangun Kepemimpinan Kolaboratif dan Inovatif untuk Masa Depan Bangsa” ini dibuka Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang sekaligus memberi motivasi mahasiswa untuk menguatkan karakter kepemimpinan menuju Indonesia maju.

Menko AHY menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan.

“Kami berdialog dan membangun harapan bersama untuk Indonesia yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Menko AHY.
“Hari ini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kita semua memiliki peran di jalur masing-masing, baik pusat maupun daerah, untuk mengawal pembangunan menuju Indonesia 2045,” tambahnya.

Menko AHY menekankan bahwa pembangunan Indonesia ke depan harus berlandaskan prinsip keadilan dan kesetaraan, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Indonesia akan menjadi Negara maju jika SDM-nya terus kita persiapkan. Jumlah penduduk kita besar dan produktif, tapi kualitasnya harus terus kita tingkatkan melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Menurut AHY, pendidikan memainkan peran fundamental dalam membangun kualitas SDM, termasuk peran penting perguruan tinggi seperti Unila. Ia berharap kualitas pendidikan dan fasilitas pendukung di kampus semakin meningkat.

Selain SDM, Menko AHY juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa peningkatan konektivitas, jalan, transportasi, serta fasilitas publik akan memperkuat produktivitas masyarakat dan mendukung ketahanan pangan, energi, dan air bersih.

“Kita ingin infrastruktur hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, agar petani lebih produktif, masyarakat lebih mudah mengakses pangan, energi, dan air bersih,” ujarnya.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya mengajak mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Mirza mengajak mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. “Kita butuh pemimpin muda yang bukan hanya cerdas, tapi juga terbuka dan mampu berkolaborasi lintas sektor dan generasi,” ujarnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa kepemimpinan di era kini tidak lagi diukur dari kekuasaan, tetapi dari kemampuan untuk bekerja sama dan memberdayakan orang lain. “Kepemimpinan hari ini bukan lagi tentang siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling mampu bekerja sama, mendengar, dan memberdayakan orang lain,” katanya.

Menurut Gubernur Mirza, kampus merupakan tempat penting bagi mahasiswa untuk belajar menjadi pemimpin dan agen perubahan. Ia menyebut mahasiswa sebagai sumber energi bagi kemajuan bangsa. “Kampus hari ini bukan hanya tempat menimba ilmu, tapi juga ruang untuk melatih kepemimpinan, berpikir kritis, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus melahirkan ide-ide kreatif yang bisa diterapkan dalam pembangunan daerah, termasuk dalam bidang inovasi teknologi dan ekonomi berbasis komunitas.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan infrastruktur sebagai kunci kemajuan Lampung.
Ia menyebut masih banyak potensi komoditas daerah yang masih dapat dioptimalkan. “Kami yakin, dengan SDM yang semakin berkualitas dan infrastruktur yang lebih baik, Lampung bisa tumbuh lebih cepat,” katanya.*

Jambore Pramuka Penggalang Lampung VII 2025 Dorong Semangat Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka Jambore Pramuka Penggalang Tingkat Daerah Lampung VII Tahun 2025 dalam upacara pembukaan yang berlangsung di Halaman Graha Bakti Pramuka, Komplek Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Bandarlampung, Selasa (14/10/2025).

Pada kesempatan itu, Wagub Jihan mengajak para Pramuka Penggalang untuk menjadi pramuka hebat yang berkarya, berprestasi, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini dilaksanakan 13-17 Oktober 2025.

Jihan mengatakan Jambore Daerah (Jamda) ini menjadi wadah untuk menempa diri, mengasah keterampilan, dan memupuk jiwa kepemimpinan para peserta.

“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam pendidikan nonformal di Indonesia. Pramuka bukan hanya ekstrakurikuler, tapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan saling menghargai,” ujar Jihan.

Wagub Jihan meminta agar nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Dasa Darma Pramuka dapat diimplementasikan oleh para penggalang.

Jihan yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Wamabida) Gerakan Pramuka Kwarda Lampung mengajak kader pramuka untuk menjadi pelopor perubahan di daerah masing-masing dan mempersiapkan diri dalam visi besar Indonesia Emas 2045 sejak dini.

“Tidak perlu melakukan hal besar, mulailah dari diri sendiri. Menjaga kebersihan, menanam pohon, atau mengajak orang sekitar menjaga alam. Semangat gotong royong harus menjadi ciri khas dan karakter pramuka untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Jihan menegaskan, tugas generasi muda sekarang adalah mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan dengan karya nyata. Tantangan global saat ini, seperti digitalisasi dan disrupsi, harus dijawab oleh para pramuka.

“Kami kakak-kakak siap mengawal supaya tantangan tersebut bisa kita pecahkan bersama. Insyaallah, kita akan berhasil menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Jihan.

Jihan menjelaskan melalui kegiatan kepramukaan, para peserta akan diajarkan cara berkarya yang tidak hanya terampil, tapi juga bermanfaat bagi orang lain.

“Pramuka memberikan kesempatan mengasah kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial yang sangat berguna untuk masyarakat,” katanya.

Wagub Jihan juga mendorong generasi muda untuk bisa berprestasi. Namun menurutnya, bahwa berprestasi bukan hanya soal menang kompetisi, melainkan tentang usaha, proses, ketekunan, dan semangat pantang menyerah.

“Jika tekun dalam mencapai tujuan, insyaallah kita akan meraih prestasi yang diinginkan. Tunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap kegiatan untuk menghadapi tantangan dengan semangat,” ujarnya.

Jihan menuturkan disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan peduli adalah modal utama menjadi pemimpin berintegritas.

Ia meminta gerakan pramuka untuk menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar, kesiapan menjaga alam dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

“Kelak kalian akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang berdaya saing, yang berkarakter dan siap membawa Indonesia maju menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.*

Tinjau SRMA 32 Lampung Selatan, Menko AHY dan Wagub Jihan Pastikan Fasilitas Pendidikan Siap

JurnalKota.net – LAMPUNG SELATAN — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan pada Selasa (14/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, AHY meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, dan asrama tempat tinggal siswa. AHY juga menyempatkan diri berbincang dengan para pelajar dan tenaga pengajar untuk mengetahui secara langsung proses belajar mengajar di sekolah yang menjadi bagian dari program nasional tersebut.

“Ini adalah program prioritas yang menjadi kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Kami mengawal serius agar bukan hanya infrastrukturnya siap, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung pendidikan lainnya, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” kata AHY usai meninjau sekolah.

Menurut AHY, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, siswa dapat fokus belajar sekaligus mendapatkan pembinaan karakter secara menyeluruh.

AHY menilai fasilitas di SRMA 32 Lampung Selatan sudah memadai. Asrama dan ruang belajar dinilai bersih, rapi, serta dilengkapi sarana laboratorium. “Guru-gurunya semangat dan anak-anaknya punya cita-cita tinggi. Ada yang ingin jadi guru, tentara, hingga pengusaha. Ini menandakan semangat mereka luar biasa,” ujar AHY.

Meski demikian, AHY menilai masih ada ruang untuk peningkatan fasilitas. Saat ini, bangunan SRMA 32 masih menempati area milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung dan bersifat sementara. Pemerintah Provinsi Lampung, menurut AHY, telah menyiapkan lahan seluas sekitar 10 hektare untuk pembangunan kompleks sekolah permanen di masa mendatang.

“Ini masih tahap transisi. Namun tadi Bu Wagub menyampaikan, Pemprov sudah menyiapkan lahan yang lebih luas agar nanti sekolah ini bisa berdiri permanen, termasuk dilengkapi fasilitas olahraga. Karena pembangunan karakter siswa tidak cukup dari sisi akademik saja,” jelas AHY.

Dalam kesempatan itu, AHY juga menekankan pentingnya sinergi antara kementerian dan pemerintah daerah. Kementerian Koordinator yang ia pimpin akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan infrastruktur, serta Kementerian Sosial yang membidangi pelaksanaan program sosial bagi masyarakat kurang mampu.

“Kita harus pastikan pembangunan berjalan terintegrasi, tidak masing-masing jalan sendiri. Untuk Lampung, kami akan kawal dengan semangat percepatan, tapi tetap sesuai perencanaan dan prosedur yang benar,” tegasnya.

Keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera di seluruh kabupaten dan kota. Siswa di SRMA 32 berasal dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Kunjungan AHY di Lampung menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Melalui pembangunan sekolah berasrama seperti SRMA, pemerintah berharap generasi muda dari keluarga pra-sejahtera dapat memperoleh pendidikan yang layak, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja di masa depan.*

Dalam mendukung program Pemerintah, Polsek Pesisir Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Polsek Pesisir Tengah Polres Pesisir Barat menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung pada Rabu, 15/10/2025, yang bertempat di Pasar Way Batu.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Pesisir Tengah menyediakan beras dengan harga lebih rendah dari pasaran. Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu meringankan beban ekonomi warga.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pesisir tengah AKP Hadly Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan implementasi nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat.

“Gerakan pangan murah ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di wilayah Pesisir tengah. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau serta menjaga kestabilan harga di pasaran,” ujarnya

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus didorong agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan warga.

Masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kegiatan yang ini bersama Polres Pesisir Barat, karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.*