Polsek Terbanggi Besar Bersama Warga Tangkap Pelaku Curat di Kandang Ayam, Tiga Lainnya Buron

Lampung Tengah – Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar bersama warga berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan…

Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang Tangkap Pelaku Curas Yang Sudah Beraksi di 6 TKP

Lampung Timur – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap…

Pemprov Lampung Dorong Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan SDM

LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pembangunan daerah secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi ekonomi…

Festival Krakatau 2025 Resmi Dibuka, Lampung Usung Semangat “Nemui Nyimah”

LAMPUNG – Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 tahun 2025 resmi dibuka secara meriah di Lapangan Korpri, Komplek…

Korem 043/Gatam Raih Juara pada Kejuaraan Menembak Eksekutif Bhayangkara Polda Lampung

Lampung – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Korem 043/Gatam kembali menorehkan prestasi membanggakan…

Tiga Wali Kota Oposisi Turki Ditangkap, Oposisi Kecam Sebagai Operasi Politik

ANKARA – Pemerintah Turki kembali menargetkan oposisi politik dengan menangkap tiga wali kota dari Partai Rakyat…

Mahasiswa IIB Darmajaya Raih Hibah Nasional PPK Ormawa 2025

BANDAR LAMPUNG – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menorehkan prestasi nasional. Sebanyak 15 mahasiswa…

Pimpin OC Sarasehan Pemuda, Naufal Caya Serukan Persatuan Generasi Muda Lampung

Bandar Lampung — Wakil Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung sekaligus Ketua DPW Barisan Muda Penegak Amanat…

Saling Tuding Soal Utang Rp1,8 T, Laskar Lampung Desak KPK Bongkar Dalangnya

Lampung — Polemik utang sebesar Rp1,8 triliun yang membelit keuangan Pemerintah Provinsi Lampung terus menjadi sorotan…

Gubernur Lampung Dorong Transformasi Digital UMKM di Sarasehan Pemuda KNPI

PALANGKARAYA – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menjadi narasumber dalam Sarasehan Pemuda Indonesia pada Rapat Pimpinan…

Anggota DPRD Lamsel Fraksi Gerindra Dwi Riyanto Jelaskan Pitu Vista Adalah Strategi Pembangunan Terintegrasi

LAMPUNG SELATAN — Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Dwi Riyanto, menegaskan bahwa program…

Pemkab Lampung Selatan dan Sumedang Jalin Kerja Sama Inovasi Pemerintahan Berbasis Teknologi

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait berbagi informasi serta inovasi daerah oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, di Gedung Command Center, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Jumat (4/7/2025).

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemkab Sumedang melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait berbagi informasi serta inovasi daerah.

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, di Gedung Command Center, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Jumat (4/7/2025).

Kolaborasi ini melibatkan 14 perangkat daerah dari Lampung Selatan, termasuk Bappeda, BPPRD, BRIDA, BKD, DPMPTSP, Dinas Kominfo, Dinas Perindag, Dinas Dalduk dan KB, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Disdukcapil, dan Disnaker.

Bupati Egi menyebut Sumedang sebagai contoh keberhasilan dalam menerapkan sistem pemerintahan modern berbasis teknologi. Ia berharap Lampung Selatan dapat meniru langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan daerah tersebut.

“Saya banyak mendapat masukan, kalau mau belajar tata kelola pemerintahan, datanglah ke Sumedang. Karena itu kami datang ke sini untuk belajar dan mengadopsi keberhasilan Sumedang dalam membangun birokrasi digital yang efisien,” ujar Egi.

Sementara itu, Bupati Dony Ahmad Munir menyambut hangat rombongan dari Lampung Selatan dan mengapresiasi semangat kolaborasi antar daerah. Menurutnya, kerja sama seperti ini penting untuk saling berbagi solusi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi kami, tetapi juga kesempatan berharga untuk saling belajar. Lampung Selatan juga pasti memiliki banyak hal yang bisa kami adopsi,” kata Dony.

Ia menjelaskan, reformasi birokrasi di Sumedang dilakukan secara menyeluruh, salah satunya melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Transformasi ini mencakup perubahan pola pikir, dari budaya dilayani menjadi melayani, serta digitalisasi seluruh layanan publik.

“Peran pemimpin adalah merancang kebijakan, tetapi pelaksanaannya dilakukan melalui platform digital. Mulai dari pelayanan hingga pemantauan semua berbasis teknologi,” jelasnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari penguatan sistem pemerintahan yang modern, efisien, dan kolaboratif, serta menjadi strategi bersama dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.

DPD KNPI Lampung Siapkan Peringatan Harlah ke-52 dengan Sarasehan Pemuda Lintas Generasi

Lampung – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Lampung tengah mempersiapkan peringatan…

DPW PGK Lampung Nyatakan Penolakan terhadap LGBT, Dukung Pembentukan Perda

Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPW-PGK) Provinsi Lampung menyatakan sikap tegas menolak…

DPW PGK Lampung Nyatakan Penolakan terhadap LGBT, Dukung Pembentukan Perda

Ketua DPW PGK Lampung, Andri Trisko, S.H., M.H.

Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPW-PGK) Provinsi Lampung menyatakan sikap tegas menolak keberadaan dan praktik LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) di wilayah Lampung. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPW PGK Lampung, Andri Trisko, S.H., M.H., pada Jumat (4/7/2025).

Dalam pernyataannya, Andri menilai bahwa perilaku LGBT merupakan penyimpangan yang dinilai dapat berdampak buruk terhadap generasi muda, terutama di lingkungan masyarakat Lampung. Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penerbitan Peraturan Daerah (Perda) yang secara tegas mengatur dan membatasi aktivitas LGBT di provinsi tersebut.

“Perilaku LGBT ini tumbuh secara senyap namun nyata. Di tengah keramaian kota, keberadaannya semakin terasa. Dan jika terus dibiarkan tanpa regulasi yang tegas, maka dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap moral generasi penerus bangsa,” ujar Andri.

Ia juga menyoroti bahwa selama ini isu LGBT hanya menjadi bahan diskusi tanpa solusi konkret. Karena itu, PGK mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah nyata, termasuk menerbitkan Perda yang bisa memberikan efek jera terhadap pelaku maupun penyebaran perilaku LGBT.

Andri menambahkan, pihaknya merasa prihatin karena fenomena ini disebut telah menyentuh dunia pendidikan, termasuk lingkungan kampus hingga pesantren. Menurutnya, nilai-nilai budaya timur yang menjunjung tinggi moral dan agama harus tetap dijaga dan diperkuat.

“PGK dengan tegas menolak perilaku menyimpang ini. Kami tidak ingin Lampung menjadi tempat berkembangnya praktik LGBT, terlebih jika telah merambah ke lembaga pendidikan,” tegasnya.

Selain mendorong regulasi, PGK Lampung juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif membimbing anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam perilaku menyimpang. Kesadaran dan pengawasan keluarga, menurut Andri, menjadi garda terdepan dalam menjaga moral generasi muda.

“Kami mengimbau masyarakat Lampung untuk bersama-sama menolak perilaku LGBT. Ini bukan soal kebencian, tapi soal menjaga masa depan moral dan budaya daerah kita,” pungkasnya. *