Antisipasi Pungli di Jalinsum, Polres Lampung Utara Pasang Baner Himbauan

JurnalKota.net – Lampung Utara – Guna mengantisipasi terjadi pungli terhadap supir Truk yang melintas di Jalan Lintas Tengah, Polres Lampung Utara memasang banner himbauan pengaduan laporan pungli, Senin (22/7/24).

Pemasangan banner tersebut dilakukan di beberapa titik Jalan Lintas Teng salah satunya di Jembatan Way Sabuk Kecamatan Abung Barat Kabupaten Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan kegiatan pemasangkan banner laporan pungli ini bertujuan agar masyarakat ataupun sopir dapat berpartisipasi dalam pemberantasan pungli di Kabupaten Lampung Utara dengan cara memberikan informasi, pengaduan, pelaporan atau bentuk lainnya.

“Kami pasang banner pengaduan pungli di tempat-tempat yang dilalui mobil dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sehingga masyarakat akan tahu melapor kemana jika menemukan indikasi adanya pungli,” kata Kapolres.

Semoga dengan ada banner laporan pungli ini lanjut Kapolres AKBP Teddy, dapat mencegah niat dan kesempatan bagi para pelaku-pelaku yang akan melakukan aksinya.

“Polres Lampung Utara dan jajaran akan menindak secara tegas bagi pelaku pungli yang meresahkan masyarakat,” tegas Kapolres AKBP Teddy. (*)

Walikota Bandar Lampung Hadiri Sidang Paripurna Pansus DPRD Bandar Lampung Terhadap Pemeriksaan BPK

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kota Bandarlampung dalam rangka, penyampaian laporan pansus terhadap tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan BPK RI perwakilan Lampung atas laporan keuangan pemerintah Kota Bandarlampung 2023, senin (22/07/2024)

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh pimpinan DPRD kota Bandarlampung, serta 31 anggota DPRD kota Bandarlampung dari semua Fraksi, tak hanya dihadiri oleh walikota Bandarlampung Hj. Eva Dwiana, Juga dihadiri Wakil Walikota Bandar Lampung Hi. Deddy Amarullah, Plh. Sekdakot, Assisten 1, Asisten 2, Asisten 3, dan juga dihadiri seluruh jajaran pemerintah kota Bandarlampung pimpinan pratama dan seluruh camat se kota Bandar Lampung.

Pimpinan rapat  Hi. Edison Hadjar mengatakan berdasarkan paripurna laporan pansus dan pengambilan keputusan terhadap tindak lanjut pemeriksaan BPK RI perwakilan Lampung mengenai laporan keuangan pemerintah kota Bandarlampung tahun 2023, atas rekomendasi badan musyawarah serta ketentuan tata tertib maka DPRD kota Bandarlampung telah membentuk panitia khusus untuk melakukan pembahasan dan pengawasan terhadap tindak lanjut BPK RI.

Panitia khusus yang di wakili juru bicaranya menyampaikan atas laporan keuangan pemerintah kota Bandarlampung 2023, (07/24). Ia mengatakan panitia khusus melakukan serangkaian kegiatan melalui tahapan-tahapan yaitu 1. Melakukan rapat-rapat internal khusus, 2. Melakukan rapat untuk menindaklanjuti hasil temuan BPK RI, 3. Melakukan kunjungan kerja ke kementerian dalam negeri dan DPRD KI Jakarta guna mendapatkan masukan bahan pembanding, pengawasan-pengawasan tindak lanjut atas laporan keuangan kota Bandarlampung, 4. Meminta dokumen-dokumen tindak lanjut yang telah sedang yang akan dilakukan oleh OPD terkait dalam rangka tindak lanjut BPK RI.

Pansus mengapresiasi pemerintah Kota Bandarlampung yang didukung kooperatif dalam proses pembahasan tindak lanjut BPK tersebut, inspektorat kota Bandarlampung mendampingi OPD terkait, telah menjelaskan dan menyampaikan kongres penyelesaian terhadap temuan-temuan tersebut.

Ia juga menyampaikan temuan-temuan tersebut terdiri dari 124 jenis temuan administratif dan temuan yang bersifat keuangan, jelasnya.

Tak hanya itu pansus juga mengatakan sampai dengan finalisasi pembahasan LKP DI seluruh jenis temuan yang yang bersifat administratif telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi BPK RI, serta untuk jenis temuan yang bersifat keuangan tetap dalam monitoring proses penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku dan ditindaklanjuti yang dibuktikan dengan surat tanda skor atau STS ke kas negara, paparnya.

Bahkan pansus juga menyampaikan pendapat akhir fraksi yang telah di sampaikan oleh masing-masing fraksi pada rapat finalisasi pembahasan tentang panitia khusus bersama inspektorat kota Bandarlampung, fraksi partai PDI, fraksi partai Gerindra, fraksi partai PKS, fraksi partai PAN, fraksi partai Golkar, fraksi partai Nasdem, fraksi partai Demokrat, fraksi partai PPB menerima dan menyetujui pengawasan tindakan lanjutan BPK RI atas laporan keuangan pemerintah kota Bandarlampung tahun 2023 untuk dibahas di tingkat selanjutnya, terangnya

Ia juga menambahkan rencana fraksi dan kongres tindakan tindak lanjut yang yang telah dilakukan oleh pemerintah kota Bandarlampung serta pendapat akhir fraksi Kota Bandarlampung panitia khusus DPRD Kota Bandarlampung merekomendasikan kepada pemerintah kota Bandarlampung sebagai berikut, 1. Memperbaiki kinerja perencanaan program bagi semua OPD di semua pemerintahan Kota Bandarlampung, 2. Melaksanakan program dengan baik transparan dan profesional agar seluruh pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku, 3. Memperhatikan dengan cermat perhitungan pembayaran kepada penyedia jasa agar pola kelebihan membayar tidak terus berulang. Tutupnya

Eva Dwianan walikota Bandar Lampung dalam pernyataannya mengatakan terimakasih kepada DPRD yang sudah mengesahkan perubahan ini, dan harapannya dengan perubahan ini dalam waktu singkat terutama untuk program bisa berjalan dengan lancar.

“terimakasih kepada DPRD yang sudah mengesahkan perubahan ini, dan harapan kita dengan perubahan ini dalam waktu singkat terutama untuk program bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya (Adr)

4 Jam, Calon Walikota Bandarlampung Iqbal Ardiansyah Sapa Warga dan Nelayan Gudang Lelang

JurnalKota.net – Bandarlampung – Kunjungi nelayan di sekitaran Pasar Gudang Lelang Teluk Betung Selatan, Bakal Calon Walikota Bandarlampung Iqbal Ardiansyah serap aspirasi nelayan.

Selain itu, Iqbal Ardiansyah juga menyempatkan diri berkeliling untuk melihat kondisi wilayah setempat.

Kehadiran pria yang akrab disapa Bung Iqbal itu disambut antusias warga sekitar dan masyarakat yang tengah berbelanja ikan.

“Saya kira tadi siapa, ternyata Bung Iqbal saya gak nyangka kalau beliau ada disini, orang nya murah senyum sekali, ih gak nyangka mas pokoknya,” kata salah seorang pedagang Ikan di gudang lelang tersebut, Sabtu (21/07/2024).

Bung Iqbal juga berkeliling pasar untuk melihat beberapa UMKM dan jajanan pasar yang ada dilingkungan sekitar pasar.

“Ya kita lagi keliling pasar melihat UMKM dan jajan makanan juga ada surabi, ubi, otak-otak, banyak lah tadi, Alhamdulillah sembari kita menyerap aspirasi warga juga,” ucap Bung Iqbal Ardiansyah.

Selain itu, Iqbal juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi alat-alat operasional nelayan seperti perahu, dermaga, jaring dan alat tangkap ikan lainnya.

“Bukan mengecek ya, tapi melihat dan sharing-sharing dengan nelayan, apa yang kira-kira menjadi harapan nelayan kedepannya, selain itu kita mempelajari juga tata cara kemudian alat apa saja yang dipakai bagaimana cara pemakaian nya, ya kita harus memiliki pengetahuan juta meskipun sedikit, semoga harapan-harapan yang disampaikan tadi dapat kita realisasikan kedepannya, semoga saya bisa mewujudkan Bandarlampung Bahagia, do’akan ya,” tambahnya.

Beberapa titik yang dikunjungi oleh Bung Iqbal diantaranya, kantor koperasi dan operasional nelayan, pasar gudang lelang, dermaga nelayan, dan berkeliling permukiman warga gudang lelang.

Terlihat dalam pantauan awak media, warga dan nelayan begitu antusias menyambut kehadiran Bung Iqbal yang tidak disangka-sangka oleh mereka.

Terkahir Bung Iqbal juga menyampaikan bahwa banyak yang harus dievaluasi dan diperbaiki kedepannya, agar nelayan betul-betul merasakan kesejahteraan, “Kalau dikonsep dan dipikirkan betul-betul, dan pastinya ada keterlibatan pemerintah didalamnya, lingkungan sekitar pasar gudang lelang ini sangat memiliki Potensi untuk menciptakan ruang Wisata baru yang akan mencuri perhatian wisatawan untuk berkunjung kesini, sudah tergambar dipikiran saya tinggal bagaimana kita bangun persepsi bersama-sama saja,” ujarnya.

Apalagi ada budaya nelayan yang puluhan tahun masih dijaga hingga sekarang seperti sedekah laut.

“Budaya itu terjaga secara turun-temurun, Budaya seperti ini perlu di apresiasi juga, saya akan ikut andil karena merawat budaya itu lebih sulit daripada menciptakan, maka harus betul-betul serius agar tidak punah, saya apresiasi dan Suport nelayan disini,” pungkasnya.(*)

Soal Rencana Jokowi Ngantor di IKN, Moeldoko: Ditunggu, Pak Bas Sudah Beri Sinyal

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan Presiden Jokowi akan segera berkantor di IKN. Ia yakin Jokowi…

Pemasangan 4.650 Bilah Garuda Kantor Presiden di IKN Rampung

Kementerian PUPR mengumumkan telah merampungkan pemasangan bilah Garuda Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) di…

Dolar hingga Bursa Asia Kena Imbas Joe Biden Mundur dari Capres AS

Joe Biden mengundurkan diri dari pemilihan calon presiden Amerika Serikat pada Minggu (21/7). Biden memutuskan mendukung…

Seorang Wanita di Bandar Lampung Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Olah TKP

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polsek Kemiling dan Tim Inafis Polresta Bandar Lampung mengidentifikasi jasad mayat seorang wanita yang tewas diduga gantung diri, di rumah kontrakanya, di Jalan Darrussalam Gang Ratu, RT 4, Kelurahan Langkapura Baru, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Minggu, (21/7/2024) pagi.

Indentitas wanita tersebut yaitu Ajeng Tia Ivanka, (19), warga asal Desa Kali Asin, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Polisi yang datang ke lokasi sudah mendapati korban sudah tergeletak di bawah dan ditutupi selimut.

Kapolsek Kemiling Iptu Sutomo membenarkan perihal kejadian tersebut.

“Benar, saat ini korban masih dilakukan otopsi, sesuai permintaan dari keluarga korbn” Kata Kapolsek Kemiling Iptu Sutomo.

Sutomo menambahkan bahwa, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya yang bernama Daffa, melihat istrinya tewas tergantung di kusen pintu kamar, Daffa lantas memanggil tetangganya, Soleh.

“Dia (Daffa) minta tolong Soleh untuk membantu menurunkan jasad istrinya” Kata Sutomo.

Setelah itu, Daffa meminta tetangganya, Soleh dan Akbar untuk melaporkan peristiwa ini ke pihak Kepolisian.

“Daffa ini ngasih KTP sama STNK motor milik istrinya, untuk keperluan dalam pelaporan nantinya” Jelas Iptu Sutomo.

Saat petugas datang ke lokasi, pasca menerima laporan dari masyarakat, Daffa, suami korban sudah tidak ada lagi di rumah kontrakannya.

“Saat kami datang, jasad korban sudah diletakkan di bawah dan tubuhnya ditutupi selimut dan suami korban sudah tidak ada dilokasi” Kata Sutomo.

Polisi saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap Daffa, guna dimintai keterangannya.

“Masih kita upayakan lakukan pencarian, karena sampai saat ini, suami korban tidak bisa dihubungi” Jelas Sutomo.

Saat olah tempat kejadian, Polisi menemukan tali tambang dibawah tubuh korban, hand phone, KTP dan STNK milik korban.

“Hasil olah TKP sementara, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban selain bekas jeratan tali di leher korban, namun kita tetap menunggu hasil otopsi” Kata Sutomo. (*)

20 PAC Se-Kota Bandung Tolak Pengusungan Eks Sespri Prabowo

Gerindra bakal mengusung Ridwan Dhani Wirianata sebagai bacawalkot Bandung 2024. Dhani merupakan eks Sekretaris Pribadi Prabowo…

Didukung Biden, Kamala Harris Janji Kalahkan Donald Trump

Wakil Presiden AS Kamala Harris mengaku terhormat mendapat dukungan dari Presiden AS Joe Biden. Dia berjanji…

Biden Dukung Kamala Harris Maju Pilpres AS: Waktunya untuk Kalahkan Trump

Usai menyatakan mundur dari kandidat capres Amerika Serikat (AS), Joe Biden memberi dukungan kepada Wakil Presiden…

6 Orang Tewas, Mobil yang Ditumpangi Sekeluarga Tertabrak Kereta Api di Deli Serdang

Mobil Toyota Rush BK 1496 MAA tertabrak Kereta Api Sri Bilah Utama PLB U 51A di…

Elvira Terpilih Jadi Ketua IKA Faperta Unila 2024 – 2027

JurnalKota.net – LAMPUNG, — Tim Formatur Musyawarah Besar (Mubes) V Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung (IKA Faperta Unila) akhirnya sepakat memilih Elvira Umihani sebagai ketua periode 2024-2027 di Aula Faperta, Minggu sore (21/7/2024).

Elvira Umihani adalah alumni angkatan 1991 Jurusan Sosial Ekonomi yang kini jadi kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung. Sebelumnya, dia menjabat Kadis Perindag, dan Kepala Biro Perekonomian.

Dia mengucapkan terima kasih kepada para senior dan junior yang telah memberikan kepercayaan kepadanya jadi ketua IKA Faperta Unila. Menurutnya, amanah ini merupakan tanggung jawab besar.

Beberapa hari sebelumnya, ada dua nama yang muncul, yakni Yondri dari Angkatan 2004 yang sudah membentuk timses dan mendapatkan dukungan angkatan muda sedangkan Abdul Hakim dari Angkatan 1972 sudah siap dengan visi dan misinya.

Namun, pas Hari H Mubes, muncul nama-nama selain Yondri dan Abdul Hakim, yakni Edi Karizal, Almuheri Ali Paksi, Elvira Umihani, Revi Akmal Putra, Chrisna Putra, Ahmad Zahri, dan M Kahfi Ramadan, Fahruri, Panca Putra Kurniawan, dan Catur Agus.

Revi mundur sebagai calon ketua menilai tak etis dirinya masuk sebagai tim formatur.

Tim Formatur Mubes V 2024: Yusronida Suralaga (Pengurus Pusat), Irwan Effendi (1968-1975)
Abdul Hakim (1976-1983), Elvira Umihani (1984-1991), Ahmad Zahri (1992-1999).,Fitra Al Farizi (2000-2007), Mandala Putra (2008-2018).

Mubes Ke-V IKA Faperta Unila kali ini mengangkat tema “Kita Tingkat Peran Serta Alumni Dalam Pembangunan Pertanian Berkelanjutan”. Ketua IKA Faperta Unila Hamartoni bersyukur Mubes IKA dapat terlaksana sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan alumni.

“Tentu saya selalu Ketua IKA sudah dapat teguran dari para senior untuk melaksanakan Mubes, guna generasi organisasi yang berkelanjutan,” ungkap Hamartoni.

Hamartoni menegaskan, di Mubes kali ini kita sudah mempersiapkan baik teknis maupun non teknis, tidak hanya itu kami juga mempersilahkan di Mubes Faperta ini untuk memberikan ruang pemikiran untuk para Alumni Faperta dituangkan di Munes ini.

“Di Mubes Ke-V ini tentu untuk meneruskan nahkoda baru kedepan, sehingga dapat menghidupkan kembali forum silaturahmi antar alumni,” ujar Hamartoni.

Lebih lanjut Hamartoni mengatakan, untuk mempersatukan Alumni yang sudah banyak lulus dari Pertanian Unila yang dapat memberikan kontribusi kepada kampus tercinta.

Sementara itu, Dewan Pakar IKA Faperta Unila Muhajir Utomo mengatakan, Alumni adalah indikator penting untuk melihat keberhasilan pembelajaran kita di kampus.

“Dari Alumni itulah kita dapat melihat kiprah Alumni di masyarakat, kalo dimasyarakat kurang berhasil jadi kita harus mengevaluasi lagi,” jelas Muhajir Utomo.

Lebih lanjut Muhajir Utomo mengatakan, kita akan terus mengevaluasi proses pembelajaran. Tetapi Alumni kita semenjak 1968 sampai hari ini sudah banyak berkiprah di masyarakat.

“Alumni Pertanian tidak hanya di sektor Pertanian saja, tetapi Alumni kita merambah ke sektor Politik, Pemerintahan, hingga Akademisi ternama di Indonesia,” urai Muhajir Utomo yang juga mantan Rektor Universitas Lampung.

Jadi artinya, proses pembelajaran kita hanya sektor Pertanian tetapi di lapangan banyak para Alumni yang berkembang, itulah ciri khas para Alumni kita semua.

“Saya berpesan untuk para peserta mubes kali ini, Alumni menjadi branding keberhasilan. Oleh karena itu penting Alumni memberikan kontribusi untuk kampus kita tercinta,” tutupnya. (*)

Putusan Kasasi Pinjol: Konsumen Harus Dilindungi, Larang Data Pribadi Disebar

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi atas Gugatan Warga Negara (Citizen Lawsuit) yang dimohonkan 19 orang, terkait…

Cegah Judol, Polisi Razia Warnet

Usai Gerebek warung internet (warnet) yang menjadi sarang judi online di Pontianak beberapa waktu yang lalu,…

Kapal Pengangkut BTS BAKTI Kominfo Hilang Kontak di Perairan Papua

Kapal Cita XX yang membawa material Base Tranciever Station (BTS) BAKTI Kominfo dari Timika menuju Yahukimo…