JURNALKOTA, TULANG BAWANG — Pusat Penelitian dan Pengembangan Polisi Republik Indonesia (Puslitbang Polri) menggelar kegiatan berupa…
Kategori: Polri
Antisipasi Premanisme Dan Kenakalan Remaja, Polres Lamtim Melaksanakan Operasi Bina Kusuma 2023
JURNALKOTA, LAMPUNG TIMUR – “Mulai hari ini Polres Lampung Timur Polda Lampung melaksanakan Operasi Bina Kusuma…
Polda Lampung Laksanakan GO (Gelar Operasi) TW II 2023, Tekan Angka Kriminalitas
JURNALKOTA, LAMPUNG SELATAN – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, S.H.S.I.K.M.Si., Membuka pelaksanaan Gelar Operasi (GO)…
Sejumlah Pamen Polda Lampung Berganti Dalam Rangka Penyegaran Polri
JURNALKOTA, LAMPUNG SELATAN —Polda Lampung dalam surat telegram Kapolri Nomor Surat ST/ 1588/ VII/ KEP/ 2023…
Berantas Kejahatan Jalanan dan Aksi Premanisme, Puslitbang Polri Gelar FGD di Polresta Bandar Lampung
JURNALKOTA, BANDAR LAMPUNG – Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung menerima kunjungan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan…
Sindikat Jual Beli Ginjal Jaringan Internasional Berhasil Diringkus Reskrimum Polda Metro Jaya
JURNALKOTA, JAKARTA — Sindikat jual beli ginjal Internasional menjaring korbannya melalui akun media sosial facebook. Para…
Dibantu Warga, Polsek Kemiling Amankan 8 Remaja Kelompok Genk Motor Cakung
JURNALKOTA, BANDAR LAMPUNG — Kepolisian Sektor Kemiling Polresta Bandar Lampung mengamankan 8 remaja yang diduga sebagai…
Polda Lampung, Respon Cepat adanya laporan Masyarakat
JURNALKOTA, LAMPUNG SELATAN – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes…
Kapolda Lampung Terima Audiensi BPN Provinsi Lampung
JURNALKOTA, LAMPUNG SELATAN —Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menerima audiensi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN)…
Kapolda Lampung Pimpin Sidang Kelulusan Bintara Polri Tahun Anggaran 2023/2024
JURNALKOTA, LAMPUNG SELATAN – Kapolda Lampung Irjen pol Helmy santika, S.H.S.I K.M.SI., dan Wakapolda Lampung Brigjen…
Simpan Narkotika di Saku Baju, Warga Bawang Latak Ditangkap Polres Tulang Bawang
JURNALKOTA, TULANG BAWANG —Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap seorang pelaku penyalahgunaan…
Empat Anggota Polres Tulang Bawang di PTDH, Ini Penyebabnya
JURNALKOTA, TULANG BAWANG — Empat Anggota Kepolisian dari Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung di Pemberhentian…
Gelar Jum’at Curhat di Purwa Jaya, Polres Tulang Bawang Terima Lima Aduan Warga
JurnalKota, Tulang Bawang —Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, secara rutin menggelar kegiatan Jum’at Curahan Hati (Curhat) untuk mendengarkan secara langsung unek-unek, aspirasi, ataupun keluh kesah dari warga masyarakat yang ada di wilayah hukumnya.
Kali ini kegiatan Jum’at Curhat berlangsung di Balai Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, hari Jum’at (14/07/2023), pukul 09.00 WIB s/d pukul 10.30 WIB.
“Kedatangan kami ke Kampung Purwa Jaya ini adalah untuk mendengarkan langsung unek-unek, aspirasi, ataupun keluh kesah dari warga terutama terkait pelayanan publik dan kinerja dari personel Polres serta Polsek,” kata Kasat Binmas, Iptu Harun, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, saat memimpin langsung kegiatan.
Lanjutnya, apabila ada oknum Polri yang masih melakukan pungutan liar (pungli) atau mencari-cari kesalahan kepada supir ataupun pengendara sepeda motor, agar dicatat namanya, lalu laporkan ke Propam.
Kasat Binmas menerangkan, saat menggelar Jum’at Curhat di Kampung Purwa Jaya, ada lima orang warga yang menyampaikan unek-uneknya secara langsung.
“Unek-unek yang disampaikan diantaranya, masih adanya warga yang tidak aktif dalam kegiatan siskamling, agar warga yang tidak aktif tersebut diberikan sanksi, apabila kendaraan sudah mati pajak kemana harus membayarnya karena plat nomornya dari luar daerah, bisakah izin keramaian dipermudah dalam ngurusnya, dan kenapa proses pengambilan Plat Nomor kendaraan lama,” terang perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.
Menurutnya, agar kegiatan siskamling bisa kembali aktif nanti akan di kontrol langsung oleh Bhabinkamtibas bersama Babinsa dan aparatur kampung. Terkait sanksi yang akan diberikan kepada warga yang tidak aktif, harus dibuat terlebih dahulu kesepakatan bersama antar warga yang diketahui oleh aparatur kampung.
“Untuk kendaraan yang mati pajak dan plat nomornya dari luar, disarankan untuk balik nama atau mutasi dengan cabut berkas agar memudahkan membayar pajak, jika belum balik nama maka harus membayar pajak di samsat tempat asal kendaraan sesuai dengan plat nomornya,” tutur Iptu Harun.
Terkait penerbitan izin keramaian, saat ini memang diberlakukan satu pintu yakni di Polres, tujuan utamanya agar shohibul hajat bisa mentaati kesepakatan terkait batas waktu kegiatan hajatan terutama yang menggunakan musik dan orgen tunggal. Pastinya izin keramaian yang diterbitkan Polres tidak dipungut biaya sepeserpun atau gratis.
Dan untuk proses pengambilan Plat Nomor seharusnya memang sebentar, namun karena dari Samsat Rajabasa banyak antrian sehingga proses pembuatan Plat Nomor kendaraan menjadi agak lama.
“Semua unek-unek yang telah disampaikan oleh warga, kami catat akan disampaikan kepada pimpinan secara berjenjang guna perbaikan pelayanan publik pada institusi Polri di masa yang akan datang.” Tutup Kasat Binmas. (*)
PPPS Berikan Kado Terindah di HUT Bhayangkara Ke-77 Kepada Kapolsek Bangunrejo, Polres Lamteng
JurnalKota, Lampung – Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023, Pencatat Prestasi Polisi Selebriti (PPPS) memberikan kado istimewa kepada Kapolsek Bangunrejo dan Bhabinkamtibmas, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung.
Kado istimewa tersebut berupa piagam penghargaan sebagai apresiasi kepada Kapolsek dan Bhabinkamtibmas atas prestasi serta dedikasi Kapolsek Bangunrejo AKP Feriyantoni S.H., M.M., dalam melakukan rutinitas giat sosial kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Bangunrejo, Polres Lampung Tengah.
Sementara Piagam Penghargaan yang diberikan kepada Bhabinkamtibmas Bripka Leonardo Kiswanto atas Prestasi dan Dedikasi dalam melakukan rutinitas giat sosial sejak tahun 2016 hingga saat ini.
Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPPS Jeffry Noviansyah mewakili Direktur PPPS, Zandre Badak kepada Kapolsek Bangunrejo AKP Feriyantoni S.H., M.M., dan Bripka Leonardo Kiswanto di Mapolsek Bangunrejo, Polres Lampung Tengah, Senin (3/07/2023).
Dalam sambutannya, Jeffry Noviansyah mengatakan, bahwa PPPS memberikan apresiasi dan penghargaan kepada personil Polri yang dinilai mempunyai prestasi dan dedikasi yang tinggi.
“Polisi Selebriti dalam hal ini PPPS memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kapolsek Bangunrejo dan Bhabinkamtibmas atas prestasi dan dedikasinya dalam melakukan rutinitas giat sosial kepada masyarakat,” ujar pria yang biasa disapa Bang Jef.

Masih menurut Jeffry, PPPS sudah banyak memberikan penghargaan kepada Polri baik secara institusi maupun kepada personal Polri itu sendiri.
“Polisi Selebriti yang merupakan Mitra Divisi Humas Mabes Polri dan lembaga lainnya seperti MURI, Komnas Anak, dan Kak Seto Award telah banyak memberikan penghargaan kepada Polri baik secara institusi maupun kepada personal Polri itu sendiri, jika ada prestasi dan dedikasi berdasarkan penilaian oleh PPPS sehingga layak diberikan penghargaan,” ucap Jeffry.
Kedepannya menurut Jeffry, mudah-mudahan kinerja dan dedikasi polri dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat akan lebih baik lagi.
“Semoga kedepannya baik secara institusi maupun secara personal, polri akan lebih termotivasi untuk melakukan yang terbaik dalam menjalankan tugas sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat.” Pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kapolsek Bangunrejo, Polres Lampung Tengah, AKP Feriyantoni, mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan oleh Polisi Selebriti.
“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan dari Polisi Selebriti yang telah memberikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja kami sebagai anggota Polri dalam melayani dan mengayomi serta melindungi masyarakat, sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKP Feriyantoni.
Lanjut Kapolsek, “Ini merupakan kado terindah bagi kami dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023, yang baru saja diperingati pada tanggal 1 Juli 2023 yang lalu,” ucap Kapolsek.
Masih menurut Feriyantoni, dengan adanya apresiasi dan penghargaan ini akan menjadi motivasi kedepannya untuk lebih baik lagi dalam melakukan giat sosial untuk membantu masyarakat yang lemah.
“Penghargaan ini akan kami jadikan motivasi, agar kedepannya kami akan lebih meningkatkan giat sosial kepada masyarakat dalam membantu yang lemah,” imbuhnya.
Kedepannya menurut Kapolsek, mereka akan terus melakukan kegiatan sosial dengan menggandeng stakeholder yang ada dan juga relawan.
“Kedepan kami akan selalu berinovasi dalam melakukan giat sosial dengan menggandeng stakeholder yang ada, para relawan dan orang-orang baik untuk membantu kami dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.” Pungkasnya.
Selain Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, PPPS juga memberikan piagam penghargaan kepada Dik Dik Sodikin selaku Ketua Yayasan Love Kindness Forever Nusantara (LKFN) dan Wahyudi selaku Ketua Yayasan Tanggap Peduli Ummat Lampung atas prestasi dan dedikasinya dalam melakukan rutinitas giat sosial kepada masyarakat pra sejahtera. (red)
Terkatung Katung, Nasib 24 Perempuan Asal NTB Korban TPPO Minta di Pulangkan
JurnalKota, Lampung – Mulai dari terkatung-katung selama hampir 1 bulan hingga berpindah tempat persembunyian dalam ruang bawah tanah saat digerebek petugas.
Kisah yang di ceritakan NA (38) perempuan berasal dan berangkat dari NTB dengan harapan bekerja di Dubai serta impiannya untuk mendapat gaji hampir Rp 10 juta perbulan.
NA mengisahkan saat di NTB dia mengenal seorang perekrut dari pegawai pinatu (laundry). Diapun lalu didekati perekrut itu dengan janji manis bekerja di luar Negeri.
Setelah pembuatan komitmen, pada 3 Mei 2023 NA diberangkatkan ke Jakarta menggunakan pesawat bersama para calon pekerja migran lainnya yang tidak saling mengenal.
Sampai di Jakarta, tersangka DW menyambut para calon pekerja migran ini lalu membawa mereka ke wilayah Bogor, Jawa Barat.
“Kami Dua hari di Bogor, di perumahan, saya nggak tau tempatnya,dan milik siapa itu” ungkap NA di Mapolda Lampung, Senin (11/6/2023)
NA hanya tau sekitar 2 pekan dia dan calon pekerja lainnya tinggal di rumah tersebut tanpa ada kejelasan keberangkatan meski sudah memiliki paspor.
Bahkan, NA sempat sakit dan harus diinfus sebanyak dua botol.
Menurut NA, pada 31 Mei 2023 rumah itu digerebek petugas. Namun dia tidak mengetahui apakah itu petugas imigrasi atau kepolisian.
“Karena panik, kita dibawa sembunyi oleh teteh. Saya nggak tahu nama aslinya, dibawa ke ruangan bawah tanah,” kata NA.
Usai penggerebekan yang berhasil dihindari itu, para calon pekerja migran ini diperintahkan berbenah dan dibawa ke Lampung.
Keberangkatan menuju Lampung itu dilakukan secara terpisah. NA menyampaikan,ada yang menggunakan mobil berisikan 6 orang.
Kemudian Di sebuah SPBU sebelum Pelabuhan Merak, para korban ini lalu dikumpulkan dan diangkut menggunakan bus.
Bus lalu menyeberang ke Lampung dengan kapal Ferry.
NA mengatakan, pengawas yang ikut bersama mereka melarang agar para korban tidak turun dari bus selama penyeberangan.
“Di atas kapal itu kita semua dilarang untuk turun dari bus, tapi kami berontak karena kami ingin buang air kecil,” kata NA.
Setelah diperbolehkan turun dari bus, pengawas perempuan itu bahkan ikut masuk ke kamar mandi untuk mengawasi.
Perjalanan darat itu lalu berakhir di sebuah rumah besar tidak terurus yang belakangan di ketahui milik oknum polisi yang berada di Jalan Padat Karya, Kecamatan Rajabasa pada Jumat (2/6/2023).
NA menuturkan tetangga rumah sempat bertanya apakah mereka rombongan siswa sekolah atau TKW (tenaga kerja wanita).
“Ada satu orang yang jawab TKW,” kata NA.
Pengawas yang dipanggil Teteh itu sempat mendengar dan memarahi karena jawaban salah satu korban.
“Kenapa dijawab? Kenapa nggak diam aja?” kata NA menirukan ucapan pengawas itu.
Dua hari di rumah itu, anggota polisi dari Kepolisian Daerah Lampung datang dan mengevakuasi mereka.
NA mengaku lega dan bersyukur, begitu juga teman-teman nya yang lain lantaran mendapatkan kejelasan setelah terombang-ambing dan dilempar ke sana kemari oleh para pelaku.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Polda Lampung kami sudah diselamatkan, saya berharap bisa pulang secepatnya ke rumah,” kata NA.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 24 warga NTB diselamatkan dari upaya perdagangan orang saat transit di Lampung.
Para calon pekerja migran Indonesia (PMI) ini hendak diselundupkan ke wilayah Timur Tengah.
Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan 24 PMI tersebut diselamatkan dari rumah penampungan di wilayah Kecamatan Rajabasa pada Senin (5/6/2023). (Red)