Tunjang Perekonomian Daerah, Walikota Bandar Lampung Komitmen Dukung Program Sertifikasi Halal

JK, BANDAR LAMPUNG – Kewajiban sertifikasi halal menjadi peluang emas bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Bandar Lampung untuk meningkatkan daya saing produk. Dengan ratusan ribu unit UMKM aktif di kota ini, program sertifikasi halal diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk kuliner daerah .

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mendukung program sertifikasi halal sebagaimana diwajibkan oleh regulasi. Terlebih, Lampung kaya akan produk usaha makanan dan kuliner yang dipastikan akan menunjang perekonomian di daerahnya.

“Kami sudah instruksikan seluruh camat dan lurah untuk mendata ulang pelaku UMKM. Senin depan, semua pelaku usaha makanan akan kami kumpulkan dan bantu pengajuan sertifikasi halal,” ujarnya pada acara Lampung Halal Market di Taman UMKM Ir. Soekarno, Bandar Lampung, Minggu (03/08/2025).

“Target kami, seluruh usaha makanan di Bandar Lampung bersertifikat halal,” tegasnya.

Eva menyebut bahwa pihaknya telah mendata berbagai sektor usaha jasa makanan, dari restoran hingga angkringan, dan akan bekerja sama dengan BPJPH dalam memfasilitasi proses sertifikasinya.

Acara Lampung Halal Market sendiri merupakan bagian dari Road Show Halal-20 yang pada tahun 2025 digelar di Johannesburg Afrika Selatan, acara ini menjadi upaya penting BPJPH dalam memperkuat sinergi kolaborasi Jaminan Produk Halal (JPH) khususnya di provinsi Lampung, khususnya dalam edukasi sertifikasi halal bagi pegiat UMK di provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia, Ahmad Haikal Hasan, juga melakukan sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat, pelaku usaha dan Pendamping Proses Prodik Halal (P3H) di Kota Bandar Lampung. Edukasi dilaksanakan dalam dialog terbuka usai membuka gelaran Lampung Halal Market 2025.

“Bapak Ibu pegiat usaha mikro kecil di Provinsi Lampung yang belum punya sertifikat halal, segeralah mengurus sertifikat halal. (Karena) halal kini bukan sekadar simbol agama, tapi telah menjadi standar industri dan perdagangan yang menentukan kualitas produk.” ungkap Haikal Hasan.

“Dengan bersertifikat halal, produk akan memiliki nilai tambah secara ekonomi, harena halal itu bersih, sehat dan aman. Banyak sekali contoh produk UMK kita yang setelah bersertifikat halal mampu menembus ekspor.” lanjut Babe Haikal, sapaan akrab Ahmad Haikal Hasan.

“Ada UMK dari Surabaya yang dulu (produknya) tak bisa masuk koperasi atau toko retail modern. Tapi begitu dapat sertifikat halal, mereka diterima di mana-mana, bahkan rutin ekspor dua kontainer ke Eropa.” lanjut Babe Haikal.

Saat ini, lanjut Babe Haikal, kompetisi produk di tingkat global memang terkait standar. Sebagai standar, halal bukan hanya untuk umat Islam. Halal adalah untuk semua umat manusia, terlepas apapun latar belakang agama, kepercayaan, suku, bangsa dan kebudayaannya. Halal telah bertransformasi sebagai jaminan yang mencerminkan kebersihan, keamanan, dan kualitas.

Karenanya, Babe Haikal mendorong para pegiat usaha di Lampung segera mengurus sertifikat halal. Terlebih, saat ini masih tersedia sekitar 18.000 kuota sertifikat halal gratis bagi pelaku usaha di Provinsi Lampung dari total kuota 44.000 yang disediakan melalui program sertifikat halal gratis (Sehati) BPJPH tahun 2025.

Babe Haikal juga meminta LP3H dan P3H di Lampung untuk terus mengoptimalkan kinerjanya dalam pendampingan UMK bersertifikat halal. Tujuannya, agar para pegiat UMK terbantu dan memperoleh kemudahan melalui pendampingan sertifikasi halal. (kwt)

Pemerintah Kota Bandar Lampung Menggelar Pawai Budaya Tari Ngigel

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Pawai Budaya Tari Ngigel di Bundaran Tugu Adipura, Minggu (03/08/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-343 Bandar Lampung yang telah berlangsung sejak 17 Juni lalu.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan Pawai ini bertujuan mengenalkan Budaya Lampung kepada generasi muda.

“Generasi muda sekarang jadi tahu kalau budaya kita ini banyak sekali. Itu salah satu tujuan yang ingin disampaikan,” ujarnya.

Menurut Eva, Tari Ngigel merupakan warisan budaya Lampung yang mencerminkan keceriaan dan kekayaan masyarakat lokal.

Namun, tak banyak anak muda yang mengetahui makna di baliknya.

“Kami ingin anak-anak milenial dan Gen Z tahu sejarah nenek moyang kita. Kita punya Tari Ngigel, makanan khas seperti sekubal, dan kegiatan adat yang luar biasa,” katanya.

Pawai ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, berbagai elemen ikut terlibat, mulai dari komunitas lintas agama, tokoh adat, hingga pelajar.

Sejak pekan lalu, para camat juga mulai mengenakan topi adat Lampung sebagai kampanye budaya.

Eva menegaskan pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pelestarian budaya sebagai identitas dan kebanggaan warga.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar budaya kita tetap terjaga dan lestari,” pungkasnya. (kwt)

Pemerintah Kota Bandar Lampung Resmi Pembangunan Rumah Sakit Penyakit dalam Kota Bandar Lampung

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi memulai pembangunan rumah sakit penyakit dalam Kota Bandar Lampung, Sabtu (02/08/2025).

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan rumah sakit penyakit dalam ini rampung pada 2026.

“Karena, harapannya rumah sakit ini bisa segera menolong warga Bandar Lampung,” ujarnya.

Bunda Eva mengungkapkan, seluruh fasilitas yang dibutuhkan baik untuk operasi dan kelinik akan disiapkan seluruhnya, agar menjadi rumah sakit rujukan.

Untuk tenaga medis, Bunda Eva mengungkapkan, pihaknya sementara akan mengekspor dokter-dokter spesialis dari luar Bandar Lampung seperti Pelembang dan DKI Jakarta.

Tetapi, Pemerintan Kota sudah menyiapkan 10 kuota beasiswa bagi para dokter muda Bandar Lampung untuk lanjut ke sepesial penyakit dalam, agar tidak perlu lagi mengekspor dokter dari luar Bandar Lampung.

“Bagi yang mau, seluruh biaya baik pendidikan, kos hingga makan akan ditanggung Pemkot,” ujarnya.

Dengan adanya rumah sakit penyakit dalam ini, warga Bandar Lampung tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mendapatkan pengobatan.

“Khusus warga Bandar Lampung, untuk masyarakat kurang atau tidak mampu kita gratiskan seluruhanya, tapi untuk yang mampu akan ada potongan 20-30 persen,” ujarnya.

Selain itu, dirinya mengingatkan kepada Direktur RS A Dadi Tjokrodipo, Teti Herawati nantinya juga bisa menerima warga di luar Bandar Lampung.

“Warga kabupaten kota se-Lampung juga bisa berobat di sini,” katanya.

Selain itu, Bunda Eva mengungkapkan, di perayaan HUT ke-343 Kota Bandar Lampung ini pihaknya juga menggelar serangkaian kegiatan, seperti bakti sosial.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan pelayanan operasi gratis untuk penderita bibir sumbing, operasi katarak, sunatan massal, operasi wanita hingga skrining kanker payudara.

“Kegiatan semua ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi sesama,” kata Eva. (*)

Srawung Seni Sawah Siap Mendunia! Bupati Egi Dorong Jadi Ikon Wisata Baru Lampung Selatan

KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan kegiatan Srawung Seni Sawah…

Pelepasan Purna Bakti Kepala Biro Adpim: Momentum Apresiasi dan Teladan Pengabdian

LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin langsung pelepasan purna bakti Kepala Biro Administrasi Pimpinan…

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Hadiri Grand Launching Stadion Homebase Bhayangkara Presisi Lampung FC

JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri acara Grand Launching Stadion Homebase Bhayangkara Presisi Lampung FC yang dirangkaikan dengan peluncuran jersey resmi dan deklarasi suporter klub tersebut. Acara berlangsung meriah di Stadion Polda Lampung, Way Halim, Kota Bandar Lampung, pada Senin malam (28/07/2025), meskipun sempat diguyur hujan.

Peresmian stadion dilakukan langsung oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi atas sinergi antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam mendukung kemajuan olahraga nasional, khususnya sepak bola di Provinsi Lampung.

“Stadion ini bukan hanya menjadi kebanggaan Bhayangkara Presisi Lampung FC, tetapi juga masyarakat Lampung. Saya berharap fasilitas ini bisa mendorong prestasi klub dan menumbuhkan semangat sportivitas serta kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, serta unsur Forkopimda lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai sarana membangun karakter generasi muda dan mempererat persatuan masyarakat.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat mendukung setiap langkah positif dalam memajukan olahraga. Kehadiran stadion ini diharapkan menjadi pusat kegiatan positif dan kebanggaan warga Lampung,” ungkap Eva Dwiana dalam sesi wawancara dengan awak media.

Acara peluncuran berlangsung semarak dengan penampilan hiburan musik, parade jersey, dan perkenalan pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC. Ribuan suporter yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi, menandai awal baru bagi kiprah Bhayangkara FC di kancah sepak bola nasional dari Bumi Ruwa Jurai.(kwt)

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Melantik Pegawai PPPK Tahap I : Pelayanan Kemasyarakat Lebih ditingkatkan Lagi

JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Mengangkat Sekaligus Melantik Pada Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I, Di Aula Gedung Semergo Pemkot Bandar Lampung.

Sebanyak 266 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, pada hari Senin (28/07/2025).

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Wali Kota Hj. Eva Dwiana memberikan ucapan selamat kepada pegawai yang hari ini resmi dilantik dan menerima SK sebagai PPPK.

“saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari sekalian yang hari ini resmi dilantik dan menerima SK sebagai PPPK,” ujar Wali Kota Hj. Eva Dwiana.

Ia menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hal yang mudah, melainkan hasil dari proses panjang dan seleksi ketat yang meliputi tahapan administrasi hingga uji kompetensi.

Wali kota juga meminta agar para PPPK yang telah dilantik tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara dan daerah.

“Pelantikan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai abdi negara. Kalian dituntut menunjukkan profesionalisme, dedikasi, dan integritas tinggi dalam melaksanakan setiap tugas,” Tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya etika dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. meminta agar seluruh pegawai, khususnya PPPK yang baru diangkat, dapat menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jangan nodai kepercayaan yang telah diberikan negara. Jadilah contoh yang membanggakan, bukan hanya bagi institusi, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” Pungkasnya. (kwt)

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Membuka Acara Rekor MURI Senam Bersama dan Festival Segubal Terbesar di Tugu Adipura

JK, BANDAR LAMPUNG — Ribuan warga Bandar Lampung memadati kawasan Tugu Adipura pagi ini dalam rangka mengikuti Rekor MURI Senam Bersama dan Festival Segubal Terbesar, sebuah ajang kolosal yang mencatatkan sejarah baru bagi kota tapis berseri. di lokasi tugu Adipura. Minggu, (27/07/2025).

Acara yang digagas sebagai bagian dari upaya pemerintah kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kesehatan masyarakat serta melestarikan kuliner tradisional ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme masyarakat yang luar biasa.

“Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul dalam semangat sehat dan kebersamaan. Senam bersama ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi bukti bahwa masyarakat Bandar Lampung cinta akan gaya hidup sehat. Lebih dari itu, melalui Festival Segubal ini kita juga turut melestarikan kuliner khas Lampung yang penuh nilai budaya,” ujar Hj. Eva Dwiana di hadapan ribuan peserta.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana juga mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang berhasil diraih dalam dua kategori sekaligus: Senam Bersama dengan Peserta Terbanyak dan Penyajian Segubal Terbesar.

Acara ini melibatkan lebih dari ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas senam, hingga aparatur sipil negara. Festival segubal sendiri menampilkan kurang lebih dari ribuan loyang segubal yang dimasak secara serentak dan dibagikan kepada masyarakat secara gratis sebagai simbol kekayaan kuliner Lampung yang patut dibanggakan.

Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh pertunjukan seni budaya, stan UMKM lokal, dan hiburan rakyat yang menggambarkan semangat kebersamaan, keberagaman, dan cinta tanah air.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan kota kita, tidak hanya untuk pemecahan rekor, tapi juga sebagai ajang membangun kesehatan, ekonomi kreatif, dan rasa cinta terhadap budaya lokal,” tutup Wali Kota.

Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, Bandar Lampung tidak hanya mencetak prestasi nasional, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai kota yang aktif, sehat, dan berbudaya.(kwt).

Pemerintah Kota Bandar Lampung Menggelar Acara Spektakuler Bertajuk Begawi Bandar Lampung 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka memeriahkan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Kota Bandar Lampung Ke-343 Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menggelar acara spektakuler bertajuk “Begawi Bandar Lampung 2025” pada Minggu, 27 Juli 2025, di Tugu Adipura.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan ini adalah upaya pemecahan Rekor MURI Sekubal Terbesar, yakni makanan khas Lampung yang menjadi simbol kuliner tradisional masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai.

Acara ini juga akan diramaikan dengan Festival Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar, yang menghadirkan beragam kuliner khas daerah dari berbagai kecamatan di Kota Bandar Lampung. (kwt)

Warga Lampung Selatan Tanggapi Keras Kritik dari Luar Daerah: Dinilai Tak Berdasar dan Timbulkan Kegaduhan

Warga Lampung Selatan Tanggapi Keras Kritik dari Luar Daerah: Dinilai Tak Berdasar dan Timbulkan Kegaduhan

KALIANDA — Sejumlah organisasi di luar Kabupaten Lampung Selatan mendapat sorotan tajam dari warga setempat usai melontarkan kritik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Kritikan tersebut dinilai tidak berdasar, berpotensi menyesatkan opini publik, serta menciptakan kegaduhan di tengah upaya percepatan pembangunan daerah.

Wakil Ketua Aliansi Kearifan Lokal Lampung (AKLI), Marno, menegaskan bahwa sebagian kritik yang disampaikan berasal dari asumsi dan tidak didukung oleh data valid.

“Kritik itu sah, tapi harus disertai data yang bisa dipertanggungjawabkan. Jangan asal bicara tanpa indikator yang jelas, karena itu bisa menyesatkan,” kata Marno, Jumat (25/7/2025).

Ia menyayangkan tudingan yang justru datang dari pihak luar, yang dinilai tidak memahami situasi riil di lapangan. Menurutnya, hal tersebut hanya memperkeruh suasana dan melemahkan semangat gotong royong yang selama ini terbangun di Lampung Selatan.

“Kalau ada yang perlu dikritisi, sebaiknya selesaikan masalah di daerah masing-masing dulu. Jangan mengangkat isu dari luar wilayah hanya untuk mencari perhatian,” ujarnya.

Menanggapi isu dugaan pengondisian proyek lelang di Lampung Selatan, Marno membantah tuduhan tersebut. Ia menyebut proses pengadaan di daerahnya dilakukan secara terbuka dan kompetitif.

“Peserta lelang ada 15 sampai 20 perusahaan. Pemenangnya pun beragam, tidak didominasi pihak tertentu. Jadi tuduhan itu tidak berdasar,” jelasnya.

Marno menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dinilai terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi, bukan saling menjatuhkan.

“Kalau memang punya niat baik, mari bangun bersama. Kritik boleh, tapi jangan sampai jadi fitnah. Yang kami butuhkan sekarang adalah kerja nyata, bukan gaduh yang tak membawa solusi,” pungkasnya. (*)

Lampung Selatan Borong Penghargaan di Harganas 2025 Tingkat Provinsi, Bukti Kerja Keras Tenaga Lini Lapangan

BANDAR LAMPUNG – Tenaga lini lapangan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Lampung Selatan menorehkan prestasi membanggakan dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Lampung tahun 2025.

Penghargaan diberikan langsung oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dalam acara puncak Harganas yang berlangsung di Kantor BKKBN Provinsi Lampung, Jumat (25/7/2025).

Adapun capaian yang diraih Kabupaten Lampung Selatan antara lain:

  • Peringkat 1 Kategori Kader IMP Bangga Kencana

  • Peringkat 1 Kategori Pasangan KB Lestari 20 Tahun

  • Peringkat 2 Kategori PKB/PLKB Terbaik

  • Peringkat 3 Kategori Kader Tim Pendamping Keluarga

Kepala Dinas PPKB Lampung Selatan, Rika Wati, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi para tenaga lini lapangan dalam mendukung program Bangga Kencana di daerah.

“Apresiasi dari BKKBN ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan komitmen rekan-rekan di lapangan mendapat pengakuan. Semoga ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Tak lupa, Rika Wati menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egy Pratama, atas dukungan penuh yang selama ini diberikan terhadap program-program kependudukan dan keluarga berencana.

Ia berharap, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi tenaga lapangan lainnya untuk terus meningkatkan kinerja serta berkontribusi lebih besar dalam pembangunan sektor kependudukan dan keluarga di Lampung Selatan.

Bukan Sekadar Tinjau Jalan Rusak: Kolaborasi Epik Bupati Egi dan Bunda Eva, Lebur Sekat Wilayah Demi Warga Perbatasan

Bukan Sekadar Tinjau Jalan Rusak: Kolaborasi Epik Bupati Egi dan Bunda Eva, Lebur Sekat Wilayah Demi Warga Perbatasan

LAMSEL, Tanjung Bintang — Dalam langkah nyata menuntaskan persoalan infrastruktur lintas wilayah, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana melakukan peninjauan langsung kondisi ruas Jalan Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Kamis (24/7/2025).

Kunjungan kedua kepala daerah ini menjadi simbol kuat sinergi antarpemerintah daerah dalam menangani persoalan jalan rusak yang berada di wilayah perbatasan administratif antara Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung.

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari kajian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap kondisi jalan tersebut. Kini, langkah konkret diambil dengan menggandeng Pemerintah Kota Bandar Lampung guna mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur yang vital bagi mobilitas masyarakat dua wilayah.

“Ini adalah bentuk kerja sama konkret antara Lampung Selatan dan Bandar Lampung. Saya berterima kasih kepada Bunda Eva yang sangat suportif. Semoga sinergi ini memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Egi saat meninjau lokasi.

Tak hanya turun ke lapangan, suasana peninjauan berlangsung penuh kehangatan. Bupati Egi tampak menyapa warga yang melintas dan bahkan sempat membeli minuman di warung kelontong sekitar lokasi, menunjukkan kepedulian dan kedekatan langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana atau yang akrab disapa Bunda Eva, menegaskan bahwa kolaborasi lintas wilayah adalah kunci untuk menyelesaikan masalah-masalah krusial seperti infrastruktur jalan dan banjir yang kerap terjadi di area perbatasan.

“Harapan kita, kolaborasi ini bisa segera menyelesaikan berbagai permasalahan infrastruktur dan memberi manfaat nyata bagi warga dua wilayah,” tegas Bunda Eva.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat dari Pemkab Lampung Selatan, antara lain Asisten Ekobang, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, serta Camat Tanjung Bintang.

Kolaborasi lintas batas administratif ini dinilai sebagai terobosan penting dalam menciptakan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan warga, tanpa sekat wilayah. Pemkab Lampung Selatan dan Pemkot Bandar Lampung berkomitmen memperluas kerja sama serupa di sektor-sektor lainnya demi kesejahteraan masyarakat bersama.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Serahkan 3 Truk Sampah Baru ke DLH untuk Tingkatkan Kebersihan Kota

JK, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pengelolaan kebersihan kota. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi menyerahkan tiga unit truk pengangkut sampah baru kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di halaman Kantor Pemkot pada Rabu (23/07/2025).

Penambahan armada ini merupakan bagian dari upaya Pemkot dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah, khususnya untuk mengatasi penumpukan di titik-titik rawan sampah di Kota Tapis Berseri.

“Mobil ini tidak lain untuk menangani persoalan sampah di Bandar Lampung. Semoga dengan tambahan armada ini, kebersihan kota kita semakin terjaga,” ujar Wali Kota Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda Eva.

Lebih lanjut, Bunda Eva mengungkapkan bahwa pengadaan armada pengangkut sampah tidak berhenti sampai di sini. Pemerintah akan kembali mengalokasikan anggaran tambahan untuk kendaraan pengangkut sampah dalam Perubahan APBD tahun ini serta APBD murni tahun anggaran berikutnya.

Instruksi Tegas untuk Kepala UPT DLH

Dalam sambutannya, Wali Kota Hj. Eva Dwiana juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan DLH untuk bekerja lebih optimal dan responsif terhadap masalah kebersihan lingkungan.

“Setiap kepala UPT harus kerja cepat. Kalau ada titik sampah, harus bisa langsung diangkut. Jangan dibiarkan berlama-lama. Maksimal satu jam harus bersih,” tegasnya.

Bunda Eva juga menekankan pentingnya perhatian terhadap pengelolaan sampah di lingkungan permukiman dan gang-gang kecil, yang kerap luput dari pengawasan. Ia meminta agar petugas kebersihan, termasuk petugas sokli (penyapu jalan) mandiri di lingkungan perumahan, bekerja lebih tertib dan disiplin.

Evaluasi dan Modernisasi TPS

Menyoroti keberadaan Tempat Penampungan Sementara (TPS), Wali Kota menyampaikan rencana untuk menata ulang lokasi TPS yang dinilai kurang strategis atau sulit dijangkau.

“Kita minta tolong semua petugas di lapangan jangan buang sampah seenaknya. TPS-TPS yang tidak strategis atau jauh dari jangkauan akan kita pindahkan,” jelasnya.

Wali Kota juga menyampaikan harapannya agar ke depan Pemkot dapat mengadopsi sistem pengangkutan sampah modern sebagaimana yang diterapkan di DKI Jakarta.

Target Kota Bersih dan Bebas Sampah

Mengakhiri sambutannya, Bunda Eva menegaskan target Pemkot agar jalan-jalan protokol di Kota Bandar Lampung terbebas dari sampah.

“Terutama jalan protokol, saya minta tidak ada lagi sampah berserakan. Kebersihan kota ini adalah cerminan wajah kita semua,”pungkasnya.

Dengan penambahan armada dan peningkatan kinerja petugas, Pemkot Bandar Lampung optimistis mampu menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.(kwt)

Bupati Lampung Selatan Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di TK IT Al Mumtaza

LAMSEL, Kalianda – Suasana ceria menyelimuti Aula Sudirman TK Islam Terpadu (IT) Al Mumtaza, Kecamatan Kalianda, saat sekolah tersebut menjadi pusat kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Selasa pagi (22/7/2025). Kegiatan bertajuk Pertemuan Pagi Ceria itu disambut antusias ratusan anak-anak yang memenuhi aula sejak pagi hari.

Tak sekadar menjadi kegiatan seremonial, acara ini dikemas sebagai perayaan penuh keceriaan masa kanak-kanak yang tak tergantikan. Istimewanya lagi, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama turut hadir langsung dan berbaur bersama anak-anak dalam kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat.

Dengan senyum ramah dan gerakan energik, Bupati Egi tampak menikmati kebersamaannya dengan para siswa. Kehadirannya memberikan semangat tersendiri bagi anak-anak dan seluruh pihak yang hadir.

“Anak-anak semua harus semangat belajarnya. Harus bahagia, harus senang belajarnya. Selamat Hari Anak Nasional,” ucap Bupati Egi usai senam bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan pentingnya peran bersama dalam mendidik anak. Menurutnya, tanggung jawab membentuk karakter dan memberikan pendidikan terbaik kepada anak bukan hanya milik sekolah, tetapi juga keluarga dan seluruh elemen masyarakat.

“Mendidik anak bukan hanya tugas guru. Justru porsi terbesarnya ada di rumah,” tegasnya.

Ia menambahkan, masa usia dini merupakan golden age atau masa keemasan perkembangan anak. Oleh karena itu, perhatian dan pendampingan sejak dini sangat krusial dalam membentuk karakter dan potensi mereka.

“Kalau kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi hebat, maka investasinya harus dimulai sejak sekarang. Berikan mereka lingkungan yang positif dan penuh kasih,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Bupati Egi menyampaikan bahwa Pemkab Lampung Selatan akan memperkuat perhatian terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai pondasi dalam mewujudkan generasi cerdas dan berkarakter.

Kegiatan yang berlangsung di TK IT Al Mumtaza ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran akan hak-hak anak dan pentingnya memberikan ruang tumbuh yang aman, menyenangkan, dan penuh cinta kasih. Suasana keceriaan pagi itu bukan hanya menjadi kenangan manis bagi anak-anak, tapi juga pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga masa depan generasi penerus sejak dini.

Pemprov Lampung Gandeng UIN Raden Intan dalam Mencetak SDM Unggul, Menuju Indonesia Emas 2045

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung  menggandeng Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dalam mencetak…