Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Buka Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun Tingkat Kota Bandar Lampung

JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 Tahun tingkat Kota Bandar Lampung yang berlangsung di Gedung Semergou. Acara ini mengusung tema nasional “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur Tahun 2025”.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam memperkuat peran koperasi, khususnya Koperasi Merah Putih, sebagai tulang punggung perekonomian rakyat. Eva Dwiana mengumumkan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan menggulirkan bantuan pinjaman total sebesar Rp.3 miliar kepada koperasi merah putih yang tersebar di kota ini.

“Setiap koperasi merah putih akan kami bantu dengan dana sebesar Rp100 juta. Harapannya, bantuan ini dapat memperkuat modal koperasi dan memberikan dampak nyata bagi anggotanya,” ujar Eva Dwiana di hadapan para tamu undangan dan pelaku koperasi.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana juga menekankan bahwa fokus pembangunan koperasi akan diarahkan untuk mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, UMKM harus mendapatkan pelayanan yang lebih baik serta pengalaman yang lebih positif dibandingkan sebelumnya.

“Kita harus belajar dari pengalaman UMKM secara langsung, memahami tantangan mereka, dan mendorong mereka untuk memperjuangkan kepentingannya. Jika ada yang merasa tertinggal, kita hadir untuk membantu dan mengangkat kembali potensi mereka,” tegasnya.

Dalam upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran dana, Pemkot akan melibatkan aparat penegak hukum seperti Polresta Bandar Lampung, Kejaksaan Negeri (Kajari), serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung dalam proses pengawasan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, turut menyampaikan bahwa momentum Harkopnas ke-78 Tahun ini menjadi ajang penting dalam merefleksikan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat. Ia berharap koperasi terus berinovasi dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika zaman.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen untuk memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi di tingkat lokal,” ujar Riana.

Acara peringatan Harkopnas ke-78 tahun ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh dan pengurus koperasi, pelaku UMKM, serta masyarakat umum. Kegiatan ini juga ditutup dan diakhirin fhoto bersama dengan pengurus koperasi merah putih yang ada di bandar Lampung.(kwt).

Bukti! Bupati dan Kajati Lampung Tanam Perdana Jagung di Kalianda, Dorong Ketahanan Pangan dan Pendampingan Petani

Kalianda, Lampung Selatan — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, melakukan penanaman perdana benih jagung di Desa Margacatur, Kecamatan Kalianda, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang melibatkan kelompok tani dan didukung oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan.

Penanaman dilakukan di atas lahan seluas 5 hektare oleh Kelompok Tani Maju, menggunakan 75 kilogram benih jagung varietas NKSUMO, yang merupakan bantuan CSR dari PT Syngenta Indonesia.

Bupati Radityo menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejari Lampung Selatan dalam mendorong sinergi lintas sektor. Menurutnya, program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberi pendampingan hukum yang dibutuhkan oleh petani.

“Ini wujud nyata kolaborasi dalam membangun ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Lampung Selatan,” ujar Radityo.

Sementara itu, Kepala Kejari Lampung Selatan Afni Carolina menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian merupakan bagian integral dari stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga kelompok tani, untuk bersama-sama membangun ekonomi desa secara berkelanjutan.

Kajati Lampung, Danang Suryo Wibowo, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan oleh kejaksaan. Ia bahkan meminta jajarannya membentuk grup WhatsApp bersama petani agar komunikasi dan pembinaan dapat dilakukan secara langsung dan responsif.

“Kalau petani sudah dibantu banyak pihak tapi belum sejahtera, berarti ada yang perlu diperbaiki. Kita harus pastikan pendampingan benar-benar terjadi di lapangan,” tegas Danang.

Ia juga menyatakan bahwa Bulog, TNI, serta instansi terkait lainnya akan dilibatkan dalam distribusi hasil panen guna memperkuat rantai pasok pangan lokal.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten, Asisten Ekobang, serta kepala dinas terkait seperti TPHBUN, Ketahanan Pangan, PMD, Camat Kalianda, dan sejumlah undangan lainnya.

Langkah awal ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Lampung Selatan secara berkelanjutan.

Bukan Sekadar Seremoni! Plt Ketua Dekopinda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Bukan Sekadar Seremoni! Plt Ketua Dekopinda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

KALIANDA — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Lampung Selatan, TB. Rudi Topan, menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kelurahan Way Urang Kalianda dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Lampung Selatan, Minggu (20/7).

“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah wujud nyata dari semangat kemandirian ekonomi desa berbasis gotong royong dan nasionalisme,” tegas Rudi, didampingi Sekretaris III Dekopinda, Tedi Rudiana.

Menurut Rudi, kehadiran koperasi di tingkat desa dan kelurahan merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur ekonomi akar rumput. Lebih dari itu, koperasi diyakini dapat mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.

Ia pun menekankan bahwa Dekopinda bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, berkomitmen menjadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi lokal.

“Koperasi bukan sekadar instrumen ekonomi. Ia adalah fondasi dalam menciptakan pemerataan kesejahteraan dan peningkatan pendapatan asli desa (PADes),” kata Rudi.

Ia juga mendorong agar koperasi yang baru diluncurkan ini dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, agar benar-benar dapat menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Rudi menilai, peluncuran koperasi ini sejalan dengan semangat revitalisasi koperasi yang tengah diusung oleh pemerintah, serta dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam membangun kekuatan ekonomi dari bawah.

“Mari jadikan koperasi sebagai rumah besar ekonomi rakyat—yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Peluncuran Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya jaringan koperasi desa yang solid di seluruh wilayah Lampung Selatan, dengan semangat gotong royong dan keberpihakan terhadap ekonomi rakyat.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Menutup Bandar Lampung Expo 2025: Sukses Besar dan Antusiasme Tinggi Masyarakat

JK, BANDAR LAMPUNG – Perhelatan akbar Bandar Lampung Expo 2025 resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam sebuah seremoni yang berlangsung meriah di Gedung Graha Mandala, Sabtu (19/07/2025) malam. Acara penutupan yang berlangsung hingga pukul 23.00 WIB itu berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan seluruh tamu undangan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah tokoh penting, di antaranya:

Perwakilan Danrem 043/Gatam Kolonel Inf. Sumarlin Marzuki, S.E.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M.

Dandim 0410/KBL Letkol Arm Roni Hermawan, S.H., M.M.

Kapolres Bandar Lampung diwakili oleh AKBP Erwin Irawan, S.I.K.

Wakil Walikota Bandar Lampung

Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung

Danramil 410-06/KDT Mayor Cku Yudi Nugroho

Seluruh camat dan lurah se-Kota Bandar Lampung

Dalam sambutannya, Walikota Hj. Eva Dwiana mengungkapkan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan expo yang telah menjadi ajang promosi potensi daerah, ekonomi kreatif, UMKM, serta budaya lokal.

“Alhamdulillah, kita melihat keberhasilan yang luar biasa di Kota Bandar Lampung. Aktivitas masyarakat selama Bandar Lampung Expo 2025 ini menunjukkan semangat, kreativitas, dan kekompakan yang luar biasa. Ini merupakan pencapaian yang sangat mengesankan dan patut dikembangkan lebih lanjut,” ujar Eva Dwiana.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh stakeholder terkait, terutama dalam aspek perhubungan, ketertiban, dan pembangunan.

“Jika kita terus berusaha dan berkembang, saya yakin kita akan mampu melaksanakan semua kegiatan di kota ini dengan lebih baik. Semoga program-program ke depan berjalan dengan lancar, dan insyaAllah, Bandar Lampung akan terus tumbuh menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bandar Lampung Expo 2025 sebagai bentuk sinergi positif antara pemerintah kota dan masyarakat.

“Expo ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga platform strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Kita patut mengapresiasi seluruh elemen yang telah berkontribusi,” kata Marindo.

Bandar Lampung Expo 2025 digelar sebagai bagian dari agenda tahunan untuk menampilkan inovasi pembangunan, potensi pariwisata, dan produk lokal unggulan. Selama beberapa hari penyelenggaraan, ribuan pengunjung memadati area Bandar Lampung expo 2025 yang dilengkapi dengan pameran, pertunjukan seni, bazar UMKM, serta panggung hiburan rakyat.

Penutupan acara ditandai dengan penampilan seni budaya lokal dan pesta kembang api yang memukau seluruh pengunjung.

Dengan berakhirnya Bandar Lampung Expo 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap semangat kebersamaan, kreativitas, dan pembangunan yang ditunjukkan selama acara dapat terus berlanjut dan menjadi semangat baru untuk membangun kota yang lebih maju dan berdaya saing.(kwt)

Wakil Bupati Lampung Selatan Buka Seminar Sosial Emosional Guru: Dorong Kesadaran dan Aksi Nyata di Dunia Pendidikan

LAMPUNG SELATAN — Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, secara resmi membuka kegiatan Seminar Sosial Emosional…

Bupati Lampung Selatan Dikukuhkan Sebagai Bendahara Umum Apkasi 2025–2030

Saat pengukuhan di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (17/7/2025).

JAKARTA – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, resmi dikukuhkan sebagai Bendahara Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) periode 2025–2030. Pengukuhan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (17/7/2025).

Penunjukan ini menjadi sejarah baru bagi Lampung Selatan karena untuk pertama kalinya bupati daerah tersebut dipercaya mengisi posisi strategis di kepengurusan pusat Apkasi.

Bupati Egi akan mendampingi Bupati Lahat Bursah Zarnubi (Ketua Umum), Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda (Sekjen), dan Bupati Bandung Dadang Supriatna (Ketua Harian).

Dalam sambutannya, Mendagri Tito menekankan pentingnya soliditas antaranggota serta peran Apkasi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia berharap para pengurus mampu mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Sebagai Bendahara Umum, Bupati Egi bertanggung jawab menjaga tata kelola keuangan Apkasi secara transparan dan akuntabel. Ia menyebut amanah ini sejalan dengan misi pembangunan Lampung Selatan menuju Generasi Emas 2045, khususnya dalam memperkuat hubungan antardaerah dan tingkat nasional.

“Ini kebanggaan bagi Lampung Selatan. Semoga dapat membawa manfaat besar bagi daerah dan organisasi,” ujar Egi.

Upacara Penutupan Diksarmil Dan Manajerial SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir Tahun 2025

JK, PESAWARAN – TNI AL, Kormar, Brigif 4 Marinir, Yonif 9 Marinir. Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) dan Pelatihan Manajerial siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch III digelar dengan penuh khidmat di Satdik II E Yonif 9 Marinir, Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung. Sabtu (12/07/2025)

Upacara dipimpin langsung oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Dr. Muhammad Firsada, M.Si. yang membacakan secara langsung amanat Menteri Pertahanan yakni ‘menyampaikan apresiasi atas semangat dan disiplin para siswa selama menjalani pelatihan. Menhan juga berpesan agar materi yang telah di dapatkan ini menjadikan bekal membangun karakter dan memberi kontribusi yang besar bagi Bangsa Indonesia.

Dengan dilaksanakan Upacara Penutupan pada pelatihan ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pelatihan intensif yang telah dilaksanakan selama beberapa bulan oleh siswa SPPI Batch III Satdik II E di Yonif 9 Marinir. Putra bangsa yang telah terpilih merupakan sarjana-sarjana terbaik dari seluruh Indonesia, dan telah dibekali dengan pelatihan dasar militer, kepemimpinan, manajerial, serta pembentukan karakter untuk menjadi agen penggerak pembangunan Indonesia dengan tujuan membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, adaptif, dan memiliki integritas. Kegiatan dilanjutkan dengan serangkaian demo yang di tampilkan oleh siswa SPPI Satdik II E Yonif 9 Marinir kemudian di akhiri dengan foto bersama.

Komandan SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M. Tr.Opsla., menyampaikan,’Dengan berakhirnya upacara penutupan ini, para lulusan SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir diharapkan dapat menjadi pionir pembangunan yang berkarakter kuat dan siap berkontribusi di berbagai sektor kehidupan masyarakat untuk kemajuan Bangsa,’Ujarnya.(*)

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Membuka Pelatihan Manasik Umroh Kota Bandar Lampung Tahun 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka pelatihan manasik bagi calon jamaah umroh Kota Bandar Lampung tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, pada Senin pagi, (14/07/ 2025), dan dihadiri oleh ratusan calon jamaah umroh serta sejumlah tokoh agama dan pejabat pemkot Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap penyelenggaraan pelatihan ini sebagai bentuk pembekalan rohani dan teknis bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umroh ke tanah suci Mekkah.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat mendukung kegiatan manasik ini karena merupakan bagian penting dalam membekali calon jamaah agar memahami tata cara pelaksanaan ibadah umrah dengan baik dan benar. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan menjadi umrah yang mabrur,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.

Pelatihan manasik ini diikuti oleh lebih dari 100 calon jamaah umroh yang berasal dari berbagai kecamatan di Kota Bandar Lampung. Selama kegiatan, para peserta akan mendapatkan materi seputar tata cara pelaksanaan ibadah umroh, doa-doa penting, etika selama berada di tanah suci mekkah, serta informasi terkait regulasi perjalanan umroh tahun 2025.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, pimpinan biro perjalanan umroh, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandar Lampung. Dalam sambutannya, perwakilan Kemenag juga menekankan pentingnya manasik sebagai upaya untuk menghindari kesalahan dalam pelaksanaan ibadah umroh dan meningkatkan kekhusyukan jamaah.

Kegiatan pelatihan manasik dijadwalkan berlangsung selama 1 hari dengan metode ceramah, simulasi, serta sesi tanya jawab interaktif. Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap melalui pelatihan ini, para jamaah umroh tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga matang secara spiritual dalam menjalankan ibadah umrah.

Acara pembukaan diakhiri dengan doa bersama dan pemakaian atribut peserta secara simbolis oleh Wali Kota Hj. Eva Dwiana kepada perwakilan jamaah umroh, sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan.(kwt).

Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan Menghadiri Pembukaan Bandar Lampung Expo 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi membuka Acara Bandar Lampung Expo Tahun 2025 pada Sabtu Malam, (12/07/2025) berlokasi di Gedung Graha Mandala.

Pembukaaan Bandar Lampung Expo Tahun 2025 secara langsung dibuka, ditandai dengan pemukulan kolintang oleh Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana didampingi oleh Wakil Walikota H. Deddy Amarulah, Sekda Kota Bapak Iwan Gunawan, Forkopimda Kota Bandar Lampung dan Sekda Provinsi Lampung Bapak Marindo Kurniawan.

Turut hadir juga Walikota Surabaya, Bapak Eri Cahyadi selaku Ketua Apeksi periode 2025-2030 dan Direktur Eksekutif Apeksi, Bapak Alwis Rustam.

Bandar Lampung Expo kali ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-343 Kota Bandar Lampung. Acara ini juga menjadi ajang promosi produk lokal, hiburan rakyat, sekaligus ruang interaksi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam sambutan Walikota Hj. Eva Dwiana, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut meramaikan acara ini dan berharap Bandar Lampung Expo menjadi ajang untuk memperkuat perekonomian daerah.

“Kami ingin acara ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Walikota.

Beliau juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung agar program-program pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Lampung yang diwakili oleh Sekda Provinsi, Dr. Marindo Kurniawan, ST, MM, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kegiatan yang dinilai strategis dalam memajukan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik pelaksanaan Bandar Lampung Expo 2025. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam memperkuat potensi lokal dan membuka peluang investasi. Diharapkan Expo ini mampu menjadi etalase kemajuan pembangunan Kota Bandar Lampung,” tutur Marindo

Bandar Lampung Expo 2025 dijadwalkan berlangsung selama 8 hari, dari 12-19 Juli 2025. Selama acara berlangsung, masyarakat akan disuguhkan beragam hiburan musik, pameran UMKM, stand kuliner, hingga layanan publik dari berbagai dinas dan instansi. (kwt)

Walikota Bandar Lampung Secara Hj. Eva Dwiana Resmi Membuka Bandar Lampung Expo 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi membuka Acara Bandar Lampung Expo Tahun 2025 pada Sabtu Malam, (12/07/2025) berlokasi di Gedung Graha Mandala.

Pembukaaan Bandar Lampung Expo Tahun 2025 secara langsung dibuka, ditandai dengan pemukulan kolintang oleh Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana didampingi oleh Wakil Walikota H. Deddy Amarulah, Sekda Kota Bapak Iwan Gunawan, Forkopimda Kota Bandar Lampung dan Sekda Provinsi Lampung Bapak Marindo Kurniawan.

Turut hadir juga Walikota Surabaya, Bapak Eri Cahyadi selaku Ketua Apeksi periode 2025-2030 dan Direktur Eksekutif Apeksi, Bapak Alwis Rustam.

Bandar Lampung Expo kali ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-343 Kota Bandar Lampung. Acara ini juga menjadi ajang promosi produk lokal, hiburan rakyat, sekaligus ruang interaksi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam sambutan Walikota Hj. Eva Dwiana, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut meramaikan acara ini dan berharap Bandar Lampung Expo menjadi ajang untuk memperkuat perekonomian daerah.

“Kami ingin acara ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Walikota.

Beliau juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung agar program-program pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kota Bandar Lampung.

Bandar Lampung Expo 2025 dijadwalkan berlangsung selama 8 hari, dari 12-19 Juli 2025. Selama acara berlangsung, masyarakat akan disuguhkan beragam hiburan musik, pameran UMKM, stand kuliner, hingga layanan publik dari berbagai dinas dan instansi. (kwt)

Klarifikasi Tim 15 Terhadap Pemberitaan Diduga Hoaks Terkait Jual Beli Fasum Perum Griya Sukarame

JK, BANDAR LAMPUNG – Menanggapi pemberitaan yang beredar luas di media online maupun beberapa kanal berita daring terkait dugaan adanya praktik jual beli fasilitas umum (fasum) di Perumahan Griya Sukarame, Tim 15 menyampaikan klarifikasi resmi bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Jumat, (11/07/2025).

Pak Anton, selaku Ketua Tim 15, dengan tegas menyampaikan bahwa tidak pernah ada kegiatan jual beli fasum oleh pihak mana pun yang mengatasnamakan warga.

“Kami dari Tim 15 mewakili warga Perum Griya Sukarame menegaskan bahwa tidak pernah ada transaksi jual beli fasum dan fasos seperti yang diberitakan. Pemberitaan tersebut adalah hoaks dan sangat merugikan nama baik warga serta memecah belah keharmonisan lingkungan. Bahkan kami pun juga mengantongi surat pernyataan warga Griya Sukarame yang dibuat pada bulan juni 2025 disitu jelas bahwa warga Griya Sukarame setuju dan mendukung kami tim 15. Kami meminta agar pihak yang menyebarkan informasi Hoax tidak berdasar ini segera bertanggung jawab dan melakukan klarifikasi,” tegas Pak Anton

Tim 15 adalah tim perwakilan warga yang dibentuk secara resmi untuk mengawal dan memastikan pengelolaan fasilitas umum di lingkungan perumahan Griya Sukarame berjalan sesuai aturan dan kepentingan bersama.

Lebih lanjut, Acil, perwakilan dari pihak developer Griya Sukarame, juga membantah tegas bahwa telah terjadi transaksi jual beli atas fasum perumahan.

“Kami selaku developer tidak pernah melakukan penjualan fasum, fasos kepada siapa pun. Semua fasum dan fasos adalah aset bersama warga dan dikelola sebagaimana mestinya. Bahkan kami pihak developer sudah membuat kuasa menjual dengan nomor 22 Tanggal 18 Maret 2025 Notaris & PPAT Mursalin, SH, M.Kn atas nama Surya Hadi Apriyanto alias Acil bertindak sebagai Direktur PT. Dutagriya Adikarya kepada ketua dan sekretaris Tim 15 atas nama Ir. Anton Alpis Ketua Tim 15 Syafi’i Chaniago Sekretaris Tim 15 sebagai perwakilan warga Perum. Griya Sukarame. Dan kami juga tidak pernah menerima permintaan jual beli dalam bentuk apa pun. Pemberitaan yang menyebutkan adanya jual beli dengan keterlibatan pihak developer adalah fitnah dan menyesatkan serta tidak berdasar,” Ungkap Acil pihak Developer

Kami selaku developer tidak pernah melakukan penjualan fasum dan fasos kepada siapa pun. Semua fasum dan fasos adalah aset bersama warga dan dikelola sebagaimana mestinya. Kami juga tidak menerima permintaan jual beli dalam bentuk apa pun. Pemberitaan yang menyebut adanya jual beli dengan keterlibatan pihak developer adalah fitnah dan tidak berdasar,” ungkap Acil.

Tim 15 dan pihak developer menyayangkan adanya upaya oknum yang menyebarkan informasi keliru yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat khusus warga Griya Sukarame.

Sebagai langkah tindak lanjut, Tim 15 akan:

Mengklarifikasi berita hoaks ini kepada masyarakat agar menjadi edukasi dan pencerahan kepada masyarakat.

Melakukan sosialisasi langsung ke warga untuk mengedukasi pentingnya tabayun (klarifikasi) sebelum mempercayai informasi yang beredar yang belum jelas kebenarannya.

Tim 15 mengimbau seluruh warga Griya Sukarame agar tetap tenang, menjaga solidaritas, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoax yang belum jelas sumbernya.(Kwt)

Penandatanganan Raperda APBD 2024 dan Persetujuan RPJMD 2025-2029, Lampung Mantapkan Arah Pembangunan

LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menandatangani…

Lampung Mantapkan Arah Pembangunan Jangka Menengah, Gubernur Apresiasi Peran DPRD

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD Provinsi Lampung meneguhkan sinergi dan kolaborasi dalam membangun daerah.…

Bupati Parosil Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Rakor KPK: Lampung Barat Siap Bangun Pemerintahan yang Bersih

LAMPUNG BARAT — Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara pemerintah…

Penandatanganan Kesepakatan Bersama Tentang Akselerasi Asta Cita di wilayah Kota Bandar Lampung:

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Akselerasi Asta Cita sebagai komitmen strategis dalam mempercepat capaian tujuan pembangunan nasional yang berlandaskan nilai-nilai keadilan, tata kelola pemerintahan yang baik, dan kesejahteraan masyarakat.di Aula Semergou Rabu, (09/07/ 2025)

Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam sebuah acara yang digelar secara resmi di Aula Semergo, Balai Kota Bandar lampung. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, serta tokoh masyarakat dan akademisi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan Asta Cita delapan cita-cita pembangunan nasional yang meliputi antara lain peningkatan kualitas manusia Indonesia, penguatan sistem demokrasi, pembangunan ekonomi yang berkeadilan, serta reformasi birokrasi yang bersih dan melayani.

“Kesepakatan ini menjadi tonggak penting bagi kota bandar Lampung untuk mempercepat pelaksanaan program-program strategis yang selaras dengan agenda pembangunan nasional. Kita ingin setiap warga merasakan langsung dampak positif dari tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berpihak kepada rakyat.” ujar Eva Dwiana

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Surya Wibowo, S.H., LL.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kejaksaan akan mendukung penuh proses akselerasi pembangunan melalui penguatan aspek hukum dan pengawasan. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memastikan penggunaan anggaran dan implementasi program pembangunan dilakukan secara akuntabel dan tepat sasaran.

“Kejaksaan tidak hanya hadir sebagai institusi penegakan hukum, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan. Kami berkomitmen mendampingi pemerintah daerah agar setiap langkah yang diambil tetap berada dalam koridor hukum demi tercapainya kemajuan yang berkelanjutan,” ungkap Danang

Acara ini ditutup dengan penandatanganan dokumen Kesepakatan Bersama oleh Wali Kota Bandar Lampung dan perwakilan dari lembaga pendukung, sebagai simbol dimulainya fase baru akselerasi Asta Cita di Kota Bandar Lampung.

Dengan penandatanganan ini, diharapkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dapat bersatu dalam semangat membangun kota yang inklusif, produktif, dan berdaya saing.(Kwt)